x
x

Pusat Penelitian Kebijakan Ekonomi Universitas Brawijaya Berikan Solusi Gini Rasio di Kota Malang

Pusat Penelitian Kebijakan Ekonomi (PPKE) Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, memberikan masukan agar gini rasio di Kota Malang bisa ditekan. Pasalnya, ketimpangan di kota berjuluk Kota Pendidikan ini selama lima tahun terakhir terus melebar.

"Ketimpangan ini dapat disebabkan perbedaan sumber daya modal, kepemilikan aset, dan skill di masyarakat," tegas Peneliti Senior PPKE Universitas Brawijaya Joko Budi Santoso, Rabu (15/3).

Kinerja ekonomi Kota Malang tahun 2022 memang moncer dengan capaian pertumbuhan 6,32%. Bahkan, pertumbuhan ekonomi itu disebut mengesankan lantaran tertinggi dalam 10 tahun terakhir, termasuk mengungguli nasional dan Jatim.

Namun, ekonomi yang tumbuh itu belum inklusif. Sebab, belum berdampak pada akselerasi penurunan kemiskinan dan pengangguran. Akibatnya, kue ekonomi hanya dinikmati sebagian kecil masyarakat.

Lalu, apa yang bisa dilakukan untuk menangani gini rasio?. Joko menyatakan harus ada upaya sistematis dan berkelanjutan. Kebijakan pemerataan akses dan memudahkan warga dalam mendapatkan perumahan dengan harga terjangkau harus segera dilakukan. Solusinya, rumah susun untuk generasi milenial diperlukan karena kenaikan gaji tak sebanding dengan peningkatan harga properti.

"Selanjutnya, memperluas akses layanan pendidikan dan kesehatan berkualitas sesuai standar pelayanan minimal," katanya.

Bantalan sosial pun diperkuat terutama bagi yang miskin ekstrem. Pemkot Malang harus melanjutkan stabilisasi harga pangan, dan memastikan ketersediaan pangan strategis.

Dalam rilis BPS Kota Malang pada Senin (6/3), ketimpangan penduduk Kota Malang semakin melebar, bahkan angkanya tertinggi di Jatim, yakni 0,421 ketimbang 2021 sebesar 0,407.

Kepala BPS Kota Malang, Erny Fatma Setyoharini menyatakan angka kemiskinan turun, tapi indeks kedalaman dan keparahan meningkat. Terjadi gap dari sisi perbedaan pendapatan yang cukup lebar. Sehingga yang kaya makin kaya, yang miskin bertambah miskin.

Hal itu terjadi lantaran keuntungan ekonomi dikuasai sebagian kecil masyarakat dari kalangan pengusaha, pemodal besar, pemilik aset, kaum elit dan sosialita. Di sisi lain, ada yang miskin kronis.

"Ini perlu penanganan," ujarnya.

Menyikapi hal itu, Wali Kota Malang Sutiaji berupaya menangani ketimpangan dengan memacu pembelian produk UMKM lokal. Ia meluncurkan aplikasi Malang Beli Produk Lokal (Malpro) tujuannya untuk mengurangi ketebalan gini rasio.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang Eko Sri Yuliadi mengatakan sudah memfasilitasi UMKM agar naik kelas. Penjualan produk mereka akan ditingkatkan di pasar, toko modern, hotel dan resto.

"Sahabat UMKM dilibatkan dalam meningkatkan daya beli produk UMKM," tutur Eko.

Berita Terbaru
Selasa, 08 Jul 2025 19:58 WIB

Kadin Jatim Sebut Tarif Impor AS 32% Justru Bikin Peluang Besar Ekspor Tekstil

JATIMKINI.COM, Kebijakan tarif impor sebesar 32% yang diterapkan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap produk dari berbagai negara Asia menciptakan
Selasa, 08 Jul 2025 18:06 WIB

Problem Pendidikan, SDN Sepi Peminat

Di tengah mimpi besar menuju Indonesia Emas 2045, negeri ini justru dihantui fenomena penuh tanda tanya, mengapa Sekolah Dasar Negeri makin ditinggalkan
Selasa, 08 Jul 2025 16:21 WIB

PLN Elektrifikasi 21 Ribu Petani Buah Naga di Banyuwangi, Dorong Ekonomi Kerakyatan

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian berkelanjutan melalui program electrifyin
Selasa, 08 Jul 2025 15:37 WIB

Frank & co., Hadirkan Kemewahan Intim di Tengah Kota Surabaya

Frank & co., membuka gerai kelima di Surabaya, yang mengusung berlian dengan konsep perpaduan keintiman dan kemewahan menyatu.
Selasa, 08 Jul 2025 14:35 WIB

Pelatihan SDM Jadi Kunci TPS Tingkatkan Kinerja Terminal

TPS menjawab tantangan tata kelola pelabuhan melalui pelatihan SDM guna mendorong transformasi terminal bertaraf internasional.
Selasa, 08 Jul 2025 13:17 WIB

Kelompok Mahasiswa 96 UPN Veteran Dampingi RW 5 Pilang Makmur. Tujuaannya Ini

Guna menyiapkan kegiatan Lomba Kelurahan Berseri tingkat Kota Surabaya kelompok mahasiwa KKN 96 Universitas Pembanguna Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur