JATIMKINI.COM, Angin kencang disertai hujan lebat melanda Kota Surabaya. Satu petugas yang sedang dalam pengerjaan tersapu angin hingga nyawa petugas yang diketahui warga Tambak Wedi Surabaya meninggal dilokasi kejadian.
Eddy Suparno (51) siang itu berada di lantai 26 apartemen Ascott Waterplace Jalan Pakuwon Indah Lontar Timur Surabaya. Tubuh Eddy terekam bergelantungan tersapu angin.
"Semula ada 2 gondola, saat hujan lebat dan angin kencang gondola satunya turun. Tubuh Eddy terpelanting dan ngga bisa turun lagi karena angin kencang," ujar Ribut Boediyanto rekan kerja Eddy yang selamat, Senin (2/2/2026).
Sementara tim Rescue Wiyung Kota Surabaya menerima informasi dari netizen Surabaya yang juga melaporkan kejadian tersebut di radio swasta Surabaya. Dari video yang diterima wartawan Jatimkini, tubuh tersebut bergelantungan dan tersapu angin kencang. Sehingga badannya terbanting kanan dan kiri, begitu juga gondola yang terbawa angin.
Tim rescue Wiyung tiba di lokasi kejadian sesat setelah menerima laporan. Tiba ditempat kemudian melakukan kordinasi dan evakuasi, selama 3 jam tepatnya pukul 17.05 tubuh korban berhasil diturunkan.
Eddy dinyatakan meninggal setelah tubuhnya tersapu angin kencang dan bergelantungan selama 3 jam. Korban selamat, Ribut saat ini dirujuk di RS William Booth.
Atas kejadian tersebut, petugas Rescue menurunkan 2 tim. Dua unit Team Rescue dan 1 Unit Team Rescue Wiyung. Dibantu penanganan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya.
Editor : Peni Widarti