JATIMKINI.COM, Manajemen Ascott Waterplace Surabaya menyampaikan duka cita yang mendalam atas kecelakaan kerja yang terjadi di lingkungan Waterplace Residents Surabaya pada Senin sore, 2 Maret 2026.
Melalui siaran pers, Selasa (3/3/2026), Senior Marcom Executive, Ascott Waterplace Surabaya,
Baca juga: Petugas Apartemen Ascott Waterplace Meninggal Tersapu Angin Kencang
Mohammad Syaroni menyebutkan bahwa peristiwa yang terjadi di saat hujan badai dan angin kencang tersebut terjadi di Tower D2 – Waterplace Residents.
"Perlu kami sampaikan bahwa Tower D2 merupakan apartemen dengan kepemilikan unit perseorangan yang berada di bawah manajemen Waterplace Area, berbeda dan terpisah sepenuhnya dari Tower D1, tempat The Ascott Limited mengoperasikan serviced apartment Ascott Waterplace Surabaya," katanya.
Lebih lanjut, Syaroni menjelaskan, Tower D1 dikelola secara profesional sebagai bagian dari jaringan internasional The Ascott Limited yang berkantor pusat di Singapura dan beroperasi layaknya akomodasi hotel yang setiap unitnya bukan milik perseorangan.
"Dengan demikian, kedua tower memiliki sistem manajemen, operasional, standar keamanan, serta tata kelola yang tidak saling berhubungan," imbuhnya.
Sebagai bagian dari jaringan global yang menaungi lebih dari 900 properti di lebih dari 40 negara, Ascott Waterplace Surabaya senantiasa berkomitmen menerapkan standar internasional dalam aspek keamanan dan keselamatan kerja di seluruh lini operasional.
Menurutnya, keselamatan tamu, karyawan, dan mitra kerja merupakan prioritas utama dalam setiap situasi dan kondisi.
Baca juga: Anak Usaha Pakuwon Kembangkan Properti Ascott Batam, Diproyeksi Rampung 2028
Insiden yang terjadi di area sekitar properti menjadi pengingat bagi seluruh pihak akan pentingnya evaluasi menyeluruh, peningkatan pengawasan, serta penerapan standar keselamatan kerja yang ketat guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
"Kami berharap seluruh pihak dapat mengambil langkah preventif dan korektif secara maksimal demi terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif bagi semua," tutupnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa terjadi kecelakaan kerja akibat angin kencang di Apartemen Ascott Waterplace. Data informasi tersebut sebelumnya diperoleh Jatimkini melalui Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya.
Angin kencang disertai hujan lebat melanda Kota Surabaya. Satu petugas yang sedang dalam pengerjaan tersapu angin hingga nyawa petugas yang diketahui warga Tambak Wedi Surabaya meninggal dilokasi kejadian.
Baca juga: Akibat Kurangnya Budaya K3 Angka Kecelakaan Kerja Masih Tinggi. Penyebabnya Ini…
Eddy Suparno (51) siang itu berada di lantai 26 apartemen Tower D2 – Waterplace Resident Jalan Pakuwon Indah Lontar Timur Surabaya. Tubuh Eddy terekam bergelantungan tersapu angin.
"Semula ada 2 gondola, saat hujan lebat dan angin kencang gondola satunya turun. Tubuh Eddy terpelanting dan ngga bisa turun lagi karena angin kencang,"ujar Ribut Boediyanto rekan kerja Eddy yang selamat, Senin (2/2/2026).
Eddy dinyatakan meninggal setelah tubuhnya tersapu angin kencang dan bergelantungan selama 3 jam.
Editor : Peni Widarti