JATIMKINI.COM, Pengembang properti PT Intiland Development Tbk masih meyakini kondisi pasar properti di tahun ini akan tetap stabil di tengah tantangan geopolitik yang dikhawatirkan dapat menggangu pasar.
Intiland berkolaborasi dengan PT Graha Abdael Sukses (GAS) sendiri masih terus merencanakan pengembangan klaster baru di proyek perumahan Amesta Living Surabaya Timur pada tahun ini.
Direktur PT Graha Abdael Sukses (GAS), David Hosea mengatakan saat ini pasar properti sangat mengandalkan program Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPNDTP) yang akan berlangsung sampai 2027.
“Pemerintah sudah tancap gas untuk memberikan PPNDTP itu. Kalau dulu konsumen kan menunggu berlakunya fasilitas itu. Jadi meskipun ada geopolitik, kita berharap itu tidak berlangsung lama. Saat ini Pakistan sudah coba menjembatani antara Iran dan AS dan kelihatannya berproses, meski kelihatannya harga saham naik cukup tinggi 4%, tapi kalau perang pulih, harapannya pasar properti juga pulih,” paparnya dalam Halal Bihalal Intiland, Kamis (9/4/2026).
Ia menambahkan, Amesta Living sedang meerencanakan klaster baru, setidaknya satu klaster hunian sambil melihat kondisi yang ada. Saat ini di Amesta Living masih terdapat stok rumah siap huni yang bisa memanfaatkan program PPNDTP.
“Rumah ready stock di Amesta Living saat ini ada 20 unit yang berada di berbagai klaster. Ada juga beberapa unit yang on progress, kurang lebih akan cukup sampai akhir tahun ini untuk mengejar supaya dapat PPNDTP dengan harga rumah di kisaran Rp1 miliar - Rp2 miliaran,” ujarnya.
Amesta Living sendiri menawarkan aksesibilitas yang mudah, mulai dari koneksi langsung ke OERR, akses cepat menuju Bandara Internasional Juanda, hingga kedekatan dengan berbagai institusi pendidikan, fasilitas kesehatan, dan pusat perbelanjaan di Surabaya Timur.
Hingga kuartal I/2026, sudah lebih dari 400 unit rumah yang terjual dan terdapat lebih dari 250 keluarga yang sudah menetap dan beraktivitas di Amesta Living.
Head of Marketing and Sales Amesta Living Hartono Chang menambahkan, pihaknya juga telah menyiapkan proyek rumah usaha ‘Verge Space’ dengan 2 lantai yang bisa digunakan untuk tempat tinggal dengan 2 kamar + 2 kamar mandi, serta tempat usaha. Proyek ini disiapkan sebanyak 14 unit dengan harga mulai Rp1,5 miliar dan ukuran mulai 5x17 meter hingga 5x21 meter.
“Proyek ini sesuai dengan permintaan pasar di sekitar yang ingin punya rumah tapi ada space untuk tempat usaha online, atau yang ngetrend seperti salon/MUA yang memang tidak butuh lahan parkir banyak, serta harganya lebih terjangkau dari ruko dengan target market di usia 25 - 35 tahun,” jelasnya.
Baru-baru ini, Amesta Living juga telah membangun fasilitas bernama Setara Community Center untuk meningkatkan kualitas hidup bagi penghuni Amesta Living.
Dikembangkan di lahan seluas 900 m2, Setara Community Center dilengkapi bangunan dua lantai yang menyediakan beragam fasilitas seperti kolam renang, aula multifungsi, hingga fasilitas meeting point yang juga dapat berfungsi sebagai coworking space maupun tempat pertemuan komunitas.
Editor : Peni Widarti