x
x

Solusi DPRD Kota Malang Tuntaskan Kemacetan

JATIMKINI.COM, DPRD Kota Malang, Jawa Timur, memberikan sejumlah solusi mengatasi kemacetan selain mendesak Pemkot Malang segera membuat terobosan guna mengatasi persoalan tersebut.

"Sampai hari ini saya masih cukup prihatin terutama kemacetan dan banjir. Itu gambaran Kota Malang yang terpotret hari ini. Kami berharap APBD 2024 fokus utamanya menangani hal itu," tegas Sekretaris Komisi C DPRD Kota Malang Ahmad Wanedi, Rabu (29/11).

Menurut Wanedi, kemacetan masih menjadi problem, sedangkan menambah infrastruktur jalan amat sangat sulit. Di sisi lain, volume kendaraan dan pertambahan kendaraan bermotor cukup tinggi.

Karena itu diperlukan solusi setidaknya ada jembatan layang meski ia pesimistis terealisasi pada 2024. Yang diperlukan kini perbaikan moda transportasi umum yang sifatnya massal.

Namun, pembangunan juga harus mengakomodir hasil Musrenbang. Sebab, persoalan pembangunan itu bukan saja di tengah kota, melainkan juga berada di 57 kelurahan. Semua itu menjadi tanggung jawab DPRD Kota Malang dan Pemkot Malang di tengah keterbatasan anggaran. Kendati demikian, pembangunan harus merata dan menjangkau seluruh kelurahan.

"Mudah-mudahan dengan pekerjaan rumah ini, ada peningkatan pendapatan asli daerah, kolaborasi dengan pemerintah pusat, Pemilu berjalan aman dan damai sehingga tidak mengganggu proses pembangunan di Kota Malang," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Malang Asmualik mengatakan pembangunan harus berkelanjutan guna mengatasi problem banjir dan kemacetan.

"Kita harapkan pembangunan berlangsung tahap demi tahap teruraikan. Perlu kebijakan lima tahunan berkelanjutan," ucapnya.

Terkait persoalan kemacetan, lanjutnya, Dinas Perhubungan Kota Malang harus mengatur parkir dan titik tikung rawan macet. Selanjutnya, sistem moda transportasi diperbaiki. Modernisasi angkutan kota menjadi keharusan lantaran sudah waktunya berbasis online.

Dengan demikian, penumpang bisa bayar nontunai. Penerima layanan juga harus diperhatikan sehingga saat naik angkot tanpa menunggu lama. Angkot yang beradaptasi dengan era digital dan kekinian menjadi salah satu sulusi mengurai kemacetan.

"Arahnya, Dishub harus membuat aplikasi selain peremajaan angkot," tuturnya.

Sementara itu, Penjabat Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan Pemkot Malang telah melakukan berbagai upaya penanganan kemacetan, yakni operasi gabungan menertibkan parkir liar. Termasuk akan membangun fasilitas parkir di areal Stadion Gajayana dan eks Dinas Lingkungan Hidup.

Dishub pun telah membuat kajian persoalan kemacetan sehingga penanganan nanti bisa terintegrasi dan berkelanjutan. Dishub juga melakukan pengkajian subsidi untuk transportasi angkutan kota.
Kajian meliputi lembaga penerima subsidi dan penyusunan Peraturan Walikota Malang tentang Tata Cara Pemberian Subsidi.

Berita Terbaru
Selasa, 08 Jul 2025 19:58 WIB

Kadin Jatim Sebut Tarif Impor AS 32% Justru Bikin Peluang Besar Ekspor Tekstil

JATIMKINI.COM, Kebijakan tarif impor sebesar 32% yang diterapkan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap produk dari berbagai negara Asia menciptakan
Selasa, 08 Jul 2025 18:06 WIB

Problem Pendidikan, SDN Sepi Peminat

Di tengah mimpi besar menuju Indonesia Emas 2045, negeri ini justru dihantui fenomena penuh tanda tanya, mengapa Sekolah Dasar Negeri makin ditinggalkan
Selasa, 08 Jul 2025 16:21 WIB

PLN Elektrifikasi 21 Ribu Petani Buah Naga di Banyuwangi, Dorong Ekonomi Kerakyatan

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian berkelanjutan melalui program electrifyin
Selasa, 08 Jul 2025 15:37 WIB

Frank & co., Hadirkan Kemewahan Intim di Tengah Kota Surabaya

Frank & co., membuka gerai kelima di Surabaya, yang mengusung berlian dengan konsep perpaduan keintiman dan kemewahan menyatu.
Selasa, 08 Jul 2025 14:35 WIB

Pelatihan SDM Jadi Kunci TPS Tingkatkan Kinerja Terminal

TPS menjawab tantangan tata kelola pelabuhan melalui pelatihan SDM guna mendorong transformasi terminal bertaraf internasional.
Selasa, 08 Jul 2025 13:17 WIB

Kelompok Mahasiswa 96 UPN Veteran Dampingi RW 5 Pilang Makmur. Tujuaannya Ini

Guna menyiapkan kegiatan Lomba Kelurahan Berseri tingkat Kota Surabaya kelompok mahasiwa KKN 96 Universitas Pembanguna Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur