x
x

Dampak Kenaikan Harga Beras Jatim Alami Inflasi 0,11 Persen

JATIMKINI.COM, Komoditas beras dan sejumlah bahan pangan lainnya yang mengalami kenaikan harga telah menyumbang laju inflasi di Jawa Timur pada Agustus 2023 sebesar 0,11 persen (month to month atau mtm).

Menurut catata Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, ada 10 komoditas penyumbang inflasi Agustus 2023 yakni beras yang mengalami kenaikan harga sebesar 2,13 persen (mtm), biaya perguruan tinggi naik 2,64 persen, cabai rawit 4,66 persen, tahu mentah 1,67 persen, jagung manis 8,45 persen, cabai merah 6,23 persen, apel 2,83 persen, kopi bubuk 1,54 persen, angkutan udara 0,42 persen, dan rokok kretek filter 0,32 persen.

Fungsional Statistik Ahli Madya BPS Jatim, Umar Sjarifudin memaparkan, selama Agustus lalu terdapat fenomena yang mempengaruhi tingkat inflasi di Jatim yakni kelompok pendidikan khususnya biaya perguruan tinggi.

“Komponen pendidikan sebagai penyumbang inflasi terjadi di perguruan tinggi, sedangkan bulan sebelumnya yakni Juli, penyumbang inflasi dari kelompok pendidikan yakni dipengaruhi oleh biasa SD, SMP dan SMA/SMK,” jelasnya dalam BRS Jatim, Jumat (1/9/2023).

Selain itu, penyebab inflasi Jatim juga disumbang kelompok pangan seperti beras yang mengalami peningkatan harga pada Agustus. Menurutnya, ada beberapa faktor yang menyababkan harga beras naik, di antaranya seperti faktor musim tanam, penurunan luas panen karena dampak El Nino dan adanya kebijakan menyetop impor beras oleh India.

“Perubahan harga di sektor pangan juga terjadi pada komoditas gula. Hal ini disebabkan oleh adanya penyesuaian harga gula konsumsi sesuai peraturan Badan Pangan Nasional No.17 Tahun 2023 pada 21 Juli 2023. Harga acuan pembeli produsen yakni Rp12.500/kg, dan harga acuan konsumen menjadi Rp14.500/kg (wilayah Jatim),” jelasnya.

Selain itu, tambah Umar, selama Agustus juga terjadi penyesuaian harga BBM seperti Pertamax Turbo dari Rp14.000/liter menjadi Rpp14.400/liter, Pertamax Dex dari Rp13.550/liter menjadi Rp14.350/liter.

Namun begitu, kata Umar, terdapat komoditas lain yang berhasil menahan laju inflasi atau bisa disebut deflasi yakni bawang merah mengalami penurunan harga -18 persen, daging ayam ras -3,66 persen, telur ayam ras -4,31 persen, bawang putih -3,45 persen, jeruk -3,45 persen, semangka -5,21 persen, telepon selular -1 persen, anggur -3,32 persen, kacang panjang -6,65 persen dan emas perhiasan 0,41 persen.

“Dari 8 kota yang menghitung Indeks Harga Konsumen (IHK) di Jatim, kata Umar, seluruhnya mengalami inflasi. Tertinggi terjadi Sumenep 0,16 persen (mtm) dan terendah terjadi di Madiun 0,02 persen (mtm),” imbuhnya.

Umar menambahkan, inflasi Jatim secara tahun berjalan (year to date) atau Agustus 2023 dibandingkan Desember 2022 telah mengalami inflasi 1,72 persen. Sedangkan inflasi secara tahunan yakni Agustus 2023 terhadap Agustus 2022, Jatim telah mengalami inflasi sebesar 4,13 persen (Yoy).

Berita Terbaru
Selasa, 08 Jul 2025 19:58 WIB

Kadin Jatim Sebut Tarif Impor AS 32% Justru Bikin Peluang Besar Ekspor Tekstil

JATIMKINI.COM, Kebijakan tarif impor sebesar 32% yang diterapkan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap produk dari berbagai negara Asia menciptakan
Selasa, 08 Jul 2025 18:06 WIB

Problem Pendidikan, SDN Sepi Peminat

Di tengah mimpi besar menuju Indonesia Emas 2045, negeri ini justru dihantui fenomena penuh tanda tanya, mengapa Sekolah Dasar Negeri makin ditinggalkan
Selasa, 08 Jul 2025 16:21 WIB

PLN Elektrifikasi 21 Ribu Petani Buah Naga di Banyuwangi, Dorong Ekonomi Kerakyatan

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian berkelanjutan melalui program electrifyin
Selasa, 08 Jul 2025 15:37 WIB

Frank & co., Hadirkan Kemewahan Intim di Tengah Kota Surabaya

Frank & co., membuka gerai kelima di Surabaya, yang mengusung berlian dengan konsep perpaduan keintiman dan kemewahan menyatu.
Selasa, 08 Jul 2025 14:35 WIB

Pelatihan SDM Jadi Kunci TPS Tingkatkan Kinerja Terminal

TPS menjawab tantangan tata kelola pelabuhan melalui pelatihan SDM guna mendorong transformasi terminal bertaraf internasional.
Selasa, 08 Jul 2025 13:17 WIB

Kelompok Mahasiswa 96 UPN Veteran Dampingi RW 5 Pilang Makmur. Tujuaannya Ini

Guna menyiapkan kegiatan Lomba Kelurahan Berseri tingkat Kota Surabaya kelompok mahasiwa KKN 96 Universitas Pembanguna Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur