x
x

Lumpia Sambongan, Kuliner Legendaris di Kawasan Pecinan Surabaya

JATIMKINI.COM, Kawasan Kya-Kya Kembang Jepun bukan sekadar jalan raya di jantung Kota Surabaya, melainkan sebuah lorong waktu yang membawa kita kembali ke masa kejayaan perdagangan di tepian Kalimas. 

Nama "Kya-Kya" sendiri diambil dari dialek Tionghoa yang berarti "jalan-jalan", sebuah istilah yang sangat pas untuk menggambarkan keriuhan kawasan ini sejak zaman kolonial. 

Sebagai pusat pemukiman etnis Tionghoa tertua di Surabaya, kawasan ini dulunya merupakan urat nadi ekonomi di mana para pedagang lintas budaya bertemu dan bertukar komoditas di bawah naungan arsitektur bergaya pecinan yang khas dan kokoh.

Sejarah panjang tersebut meninggalkan warisan yang tak ternilai, terutama dalam khazanah kuliner yang menjadi daya tarik utamanya hingga hari ini. Di sepanjang koridor Kembang Jepun, aroma sedap masakan otentik seolah bercerita tentang akulturasi budaya yang telah berlangsung selama ratusan tahun.

Di sini, pengunjung bisa menemukan harmoni rasa dalam sepiring Mie Kembang Jepun, Soto Ayam khas Surabaya, hingga kudapan tradisional seperti Cakue dan Kue Keranjang yang resepnya dijaga turun-temurun. 

Kuliner di Kya-Kya bukan sekadar pengganjal perut, melainkan simbol kerukunan dan sejarah hidup yang tersaji hangat di tengah kerlip lampion merah.

Tak hanya kuliner di malam hari, bahkan di pagi hari kita dapat menemui salah satu kuliner di sekitaran kawasan Kya-Kya. Salah satunya Lumpia Sambongan yang tepatnya berada di Jl. Bunguran No.57 Surabaya. Kedai lumpia kaki lima ini buka setiap Senin - Sabtu jam 06.00 - 12.00 WIB, atau Minggu dan tanggal merah tutup.

Owner Lumpia Sambongan, Anwar Ika menyebut, resep lumpia ini sudah dibuat turun-temurun dari kakek neneknya. Bahkan sejak 30 tahun lalu, ibunya telah meneruskan usaha lumpia ini dan kini dilanjutkan oleh Anwar Ika.

“Saya meneruskan resep rahasia di mbah dan ibu. Jadi Lumpia Sambongan ini saya mulai teruskan sejak 2017 di tepi jalan. Kalau dulu ibu jualan di dalam gang Sambongan,” ungkapnya kepada Jatimkini.

Anwar mengungkapkan, dari usaha lumpia Sambongan ini, ia bisa memperdayakan ibu-ibu di sekutar rumahnya kawasan Jl. Sambongan. Saat ini, ia memiliki 4 orang pekerja dapur, dan secara total memiliki 6 orang pekerja.

“Kami memproduksi lumpia ini sendiri, mulai dari produksi kulit lumpia sampai isiannya. Dan itu dikerjakan sejak 2 malam, jadi saat pagi hari, lumpia kami masih sangat fresh. Dalam sehari, kami bisa menjual sekitar 300- 400 pcs lumpia,” tambahnya.

Lumpia Sambongan yang dijual seharga Rp4.000/pcs ini memiliki Tampilan yang padat dan berisi. Ukurannya cenderung sedang, tidak terlalu kecil ataupun terlalu besar. 

Kulit lumpia ini menggunakan kulit lumpia tipis yang dibuat secara tradisional. Dengan tekstru bagian luar garing, sementara bagian dalamnya tetap lembap dan lembut karena isiannya yang melimpah.

Kunci kelezatan Lumpia Sambongan terletak pada keseimbangan rasa antara manis dan gurih. Isiannya dimasak dengan bumbu rahasia yang meresap sempurna dengan isian khasnya yakni Rebung (Bambu Muda). Ini adalah jiwa dari lumpia ini. 

Lumpia Sambongan ini disajikan dengan kondimen pendamping yakni Saus Kental (Saus Tauco), lalu daun bawang yang akan memberikan aroma segar dan sensasi pedas getir yang memotong rasa minya, serta cabai rawit hijau agar memberikan sengatan pedas bagi yang suka.

 

 

Berita Terbaru
Senin, 04 Mei 2026 18:43 WIB

Peluncuran JConnect Versi Terbaru Sukses Sedot 27.000 Pengunjung

JATIMKINI.COM, Bank Jatim sukses menggelar puncak acara launching JConnect dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung pada 1–3 Mei 2026 di Grand City S
Senin, 04 Mei 2026 10:48 WIB

Pengmas Unair Perluas Edukasi Literasi Keuangan Anak-anak di Jombang

Sebanyak 34 anak-anak di Jombang menerima edukasi literasi bijak mengelola keuangan agar lebih paham manfaat dan fungsi uang.
Senin, 04 Mei 2026 09:57 WIB

Bersama Pertamina Patra Niaga, Pesanggrahan Tumbuh Menuju Kampung Berkelanjutan

JATIMKINI.COM, Di sebuah sudut Kota Madiun, tepatnya di kawasan Pesanggrahan, Kelurahan Taman, terdapat kehidupan yang terasa hangat dari aktivitas para
Minggu, 03 Mei 2026 19:29 WIB

Dikemas Jagongan Budaya Sanggar Wayang Topeng Gelar Doa Untuk Kebangkitan Nusantara ‎

Sanggar Wayang Topeng Tri Purwo Budoyo di Desa Jatiduwur, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, menjadi ruang sakral untuk mendoakan kebangkitan Nusantara
Minggu, 03 Mei 2026 08:10 WIB

Per Erat Hubungan Media Anggota DPRD Surabaya Mancing Bersama

Kolaborasi Jurnalis Dewan Surabaya (Judes) bersama Sekretaris Dewan kota Surabaya
Jumat, 01 Mei 2026 10:10 WIB

Kinerja Tambang Emas Pani Kuartal I 2026 Mulai Terlihat, Produksi Awal 1.818 Ounces

Merdeka Gold Resources mengumumkan produksi emas pada kuartal pertama 2026, mencapai 1.818 ounces di Tambang Emas Pani.