x
x

Bersama Pertamina Patra Niaga, Pesanggrahan Tumbuh Menuju Kampung Berkelanjutan

JATIMKINI.COM, Di sebuah sudut Kota Madiun, tepatnya di kawasan Pesanggrahan, Kelurahan Taman, terdapat kehidupan yang terasa hangat dari aktivitas para perempuan yang dengan tekun mengelola sampah menjadi sumber nilai.

Dari lingkungan yang dahulu dihadapkan pada persoalan sampah organik dan anorganik, kini tumbuh gerakan kolektif melalui Program Kampung Iklim (Proklim) Pesanggrahan yaitu sebuah ruang belajar sekaligus ruang harapan bagi masyarakat.

Di bawah tangan-tangan terampil para perempuan, limbah rumah tangga bertransformasi menjadi produk bernilai seperti pupuk kompos, ecoenzym, ecobrick, hingga kerajinan tangan. Lebih dari sekadar aktivitas pengelolaan sampah, gerakan ini menjadi simbol kesadaran baru bahwa perubahan dapat dimulai dari rumah, dari hal-hal sederhana, dan dari kepedulian bersama. 

Semangat itu semakin terasa ketika Proklim Pesanggrahan menjadi lokasi pembelajaran bagi mahasiswa Pascasarjana Program Studi Penyuluhan Pembangunan Universitas Sebelas Maret dalam kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL).

Di sana para mahasiswa tidak hanya belajar, tetapi juga menyatu dengan kehidupan masyarakat dengan berdiskusi, berinteraksi, dan terlibat langsung dalam praktik pengelolaan lingkungan berbasis komunitas. 

“Kunjungan ini menjadi ruang pembelajaran langsung mengenai bagaimana kolaborasi antara perusahaan, masyarakat, dan akademisi dapat tumbuh menjadi gerakan bersama dalam menjaga lingkungan sekaligus memperkuat kapasitas masyarakat menghadapi dampak perubahan iklim,” ujar Ketua ProKlim Pesanggrahan, Kurnia Fidia Wati. 

Hal senada disampaikan Ketua Program Studi Pascasarjana Penyuluhan Pembangunan UNS, Hanifah Ihsaniyati. Menurutnya, pengalaman lapangan menjadi jembatan penting antara teori dan realitas sosial.

"Mahasiswa tidak hanya belajar teori pemberdayaan masyarakat, tetapi juga melihat bagaimana proses partisipasi dan kolaborasi benar-benar berjalan. Ini menjadi pembelajaran penting untuk memahami pembangunan berkelanjutan secara lebih utuh,” jelasnya. 

Bagi para mahasiswa, pengalaman ini membuka perspektif baru. Salah satunya disampaikan Deni S. Ramadhan, yang melihat bahwa perubahan besar justru sering lahir dari langkah-langkah kecil yang dilakukan bersama.

“Kami belajar bahwa ketika masyarakat, perusahaan, dan akademisi berjalan beriringan, maka dampak nyata bagi lingkungan dan kehidupan sosial dapat benar-benar terwujud,” ungkapnya. 

Keberhasilan Proklim Pesanggrahan tidak lepas dari peran aktif Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Madiun yang secara konsisten mendampingi dan memperkuat berbagai inisiatif lingkungan berbasis masyarakat.

Sinergi ini menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Fuel Terminal Manager Madiun, Kadek Dwi Ariyanto, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang telah terjalin.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh kelompok ProKlim Pesanggrahan atas dedikasi dan kerja kerasnya. Program ini tidak hanya berdampak secara lokal, tetapi juga mampu mengharumkan nama hingga tingkat internasional, termasuk dalam ajang penghargaan di Quanzhou, China. Kami juga mengapresiasi mahasiswa Universitas Sebelas Maret yang telah menjadikan tempat ini sebagai ruang belajar. Semoga kolaborasi ini terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas,” ujarnya. 

Sementara itu, Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan bahwa program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan terus diarahkan pada penciptaan dampak berkelanjutan melalui pendekatan kolaboratif.

"Kami meyakini bahwa keberhasilan pemberdayaan lahir dari kolaborasi. Ketika industri, akademisi, dan masyarakat saling menguatkan, maka akan tercipta ekosistem yang adaptif terhadap tantangan lingkungan sekaligus mampu membangun kemandirian masyarakat,” tutup Ahad.

Dengan semangat gotong royong yang terus dijaga, Pesanggrahan menunjukkan bahwa masa depan lingkungan yang berkelanjutan bukanlah sesuatu yang jauh untuk dicapai. Ia hadir, tumbuh, dan hidup di tengah masyarakat yang bergerak bersama.

 

 

Berita Terbaru
Senin, 04 Mei 2026 10:48 WIB

Pengmas Unair Perluas Edukasi Literasi Keuangan Anak-anak di Jombang

Sebanyak 34 anak-anak di Jombang menerima edukasi literasi bijak mengelola keuangan agar lebih paham manfaat dan fungsi uang.
Minggu, 03 Mei 2026 19:29 WIB

Dikemas Jagongan Budaya Sanggar Wayang Topeng Gelar Doa Untuk Kebangkitan Nusantara ‎

Sanggar Wayang Topeng Tri Purwo Budoyo di Desa Jatiduwur, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, menjadi ruang sakral untuk mendoakan kebangkitan Nusantara
Minggu, 03 Mei 2026 08:10 WIB

Per Erat Hubungan Media Anggota DPRD Surabaya Mancing Bersama

Kolaborasi Jurnalis Dewan Surabaya (Judes) bersama Sekretaris Dewan kota Surabaya
Jumat, 01 Mei 2026 10:10 WIB

Kinerja Tambang Emas Pani Kuartal I 2026 Mulai Terlihat, Produksi Awal 1.818 Ounces

Merdeka Gold Resources mengumumkan produksi emas pada kuartal pertama 2026, mencapai 1.818 ounces di Tambang Emas Pani.
Jumat, 01 Mei 2026 09:41 WIB

Cofiring Biomassa PLN NP Melejit! Triwulan I 2026 Hasilkan 245 GWh Energi Hijau

PLN Nusantara Power mencatat produksi cofiring biomassa 245 GWh pada triwulan I 2026, dorong energi bersih dan turunkan emisi.
Kamis, 30 Apr 2026 16:14 WIB

Mundakir Resmi Jadi Guru Besar Umsura, Soroti Layan Kesehatan Holistik

Persoalan keperawatan dan layanan kesehatan menjadi sorotan Mundakir dalam orasi ilmiah pengukuhan guru besar Universitas Muhammadiyah Surabaya.