x
x

Kelompok Mahasiswa 96 UPN Veteran Dampingi RW 5 Pilang Makmur. Tujuaannya Ini

JATIMKINI.COM, Guna menyiapkan kegiatan Lomba Kelurahan Berseri tingkat Kota Surabaya kelompok mahasiwa KKN 96 Universitas Pembanguna Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur terus mendampingi RW 5 Pilang Makmur, Kelurahan Babatan, Surabaya. Adapun pendampingan itu seperti, membersihkan lingkungan, mengecat tembok jalan, membersihkan area balai RW, serta merawat Poktan Pilang Makmur.

Menurut ketua kelompok KKN 96 UPN Veteran Jawa Timur, Ihzal Rangga  aksi yang dilakukan kelompoknya menjadi bentuk kontribusi nyata dalam mendukung penilaian lomba yang menekankan aspek pengelolaan sampah, kebersihan saluran, dan tata lingkungan.

“Ini bagian kontribusi kami sebagai mahasiswa untuk menata lingkungan yang baik dan sehat bagi warga.  Selain itu, aksi ini juga menjadi komitmen mahasiswa untuk menjaga lingkungan agar tetap baik di lingkungan warga kota Surabaya,” ungkap Ihzal disela-sela kegiatan aksi persiapan Lomba Kelurahan Berseri tingkat Kota Surabaya.

Menanggapi aksi kelompok mahasiwa KKN 96 UPN  Veteran Jawa Timur, pengurus RW 5 dan Poktan Pilang Makmur, Iwan menjalaskan, pihaknya dan seluruh warga mengapresiasikan langkah aksi kelompok mahasiwa KKN 96 UPN  Veteran Jawa Timur.

"Terima kasih banyak sudah memilih RW 5 Pilang Makmur sebagai lokasi kegiatan KKN. Teman-teman mahasiswa sangat membantu, terutama dalam persiapan lomba kelurahan berseri," ucap Iwan.

Menurutnya, kegiatan  lomba Kelurahan Berseri merupakan program Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang mendukung peningkatan kualitas lingkungan hidup di tingkat kelurahan. Semantara itu kata Iwan, Untuk kelurahan Babatan mewakili Kecamatan Wiyung dalam kategori Madya, dengan jadwal penilaian antara 7 hingga 14 Juli 2025 nanti

"Tujuan utama dari lomba ini bukan soal hadiah, tapi bagaimana kami bisa mempertahankan dan meningkatkan kebersihan lingkungan, terutama pengelolaan sampah yang di Babatan cukup menantang," sambung Iwan.

Iwan juga menambahkan, bahwa sinergi antara warga, kelurahan, dan mahasiswa sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang berkelanjutan.

"Teman-teman mahasiswa ini nanti akan hidup di masyarakat, menjadi kepala rumah tangga serta ibu rumah tangga. Jadi pelajaran bersosialisasi seperti ini sangat berharga, karena ilmunya tidak hanya didapat di bangku perkuliahan. Penilaian saya terhadap mahasiswa sangat luar biasa baik," ungkapnya.

Iwan menilai, bahwa keterlibatan mahasiswa KKN 96 ini tidak hanya memberikan kontribusi langsung terhadap lingkungan, tapi juga mendapat pengalaman berharga dalam membangun relasi sosial di tengah masyarakat.

Ditulis oleh :  Deva Elmada Romadhana

Mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional ( UPN ) Veteran Jawa Timur

Berita Terbaru
Selasa, 08 Jul 2025 19:58 WIB

Kadin Jatim Sebut Tarif Impor AS 32% Justru Bikin Peluang Besar Ekspor Tekstil

JATIMKINI.COM, Kebijakan tarif impor sebesar 32% yang diterapkan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap produk dari berbagai negara Asia menciptakan
Selasa, 08 Jul 2025 18:06 WIB

Problem Pendidikan, SDN Sepi Peminat

Di tengah mimpi besar menuju Indonesia Emas 2045, negeri ini justru dihantui fenomena penuh tanda tanya, mengapa Sekolah Dasar Negeri makin ditinggalkan
Selasa, 08 Jul 2025 16:21 WIB

PLN Elektrifikasi 21 Ribu Petani Buah Naga di Banyuwangi, Dorong Ekonomi Kerakyatan

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian berkelanjutan melalui program electrifyin
Selasa, 08 Jul 2025 15:37 WIB

Frank & co., Hadirkan Kemewahan Intim di Tengah Kota Surabaya

Frank & co., membuka gerai kelima di Surabaya, yang mengusung berlian dengan konsep perpaduan keintiman dan kemewahan menyatu.
Selasa, 08 Jul 2025 14:35 WIB

Pelatihan SDM Jadi Kunci TPS Tingkatkan Kinerja Terminal

TPS menjawab tantangan tata kelola pelabuhan melalui pelatihan SDM guna mendorong transformasi terminal bertaraf internasional.
Senin, 07 Jul 2025 19:34 WIB

Pamer Lukisan Abstrak di Galeri Merah Putih

Seni lukis abstrak tampil dengan kesunyian yang menantang.