x
x

Hari Ibu, Warisan Sejarah Pejuang

Ketika merayakan peringatan Hari Ibu setiap 22 Desember, perempuan Indonesia memiliki banyak alasan untuk bersyukur. Kemajuan Indonesia dalam memberikan ruang tanpa batas bagi pemberdayaan perempuan menjadi bukti nyata bahwa kesetaraan gender semakin terwujud. Berbagai peran strategis kini diemban perempuan, baik dalam keluarga, masyarakat hingga pemerintahan.

Kontras dengan beberapa negara Timur Tengah seperti Iran dan Afghanistan dimana perempuan masih sering diperlakukan sebagai warga kelas dua, kondisi di Indonesia menghadirkan optimisme. Perempuan Indonesia tidak hanya menjadi pelengkap tetapi sekaligus penggerak perubahan menuju masa depan yang lebih baik.

Hari Ibu 2024 bertema “Perempuan Menyapa, Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045”. Tajuk yang diusung Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA)  menegaskan peran strategis perempuan dalam mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045.

Menteri PPPA, Arifah Fauzi, menggarisbawahi bahwa perempuan bukan hanya subjek pembangunan, tetapi juga agen perubahan yang mampu membawa bangsa ini menuju masa keemasan.

DIILHAMI PEJUANG


Peringatan Hari Ibu di Indonesia memiliki kekhasan tersendiri. Berbeda dengan perayaan Hari Ibu internasional yang lebih fokus pada peran ibu dalam keluarga. Hari Ibu di Indonesia adalah penghargaan atas perjuangan panjang perempuan dari masa ke masa.

Hari Ibu di Indonesia memiliki akar sejarah yang panjang, dimulai sejak perjuangan perempuan di abad ke-19. Peran tokoh-tokoh seperti Tjut Njak Dien, Nyi Ageng Serang, dan RA Kartini telah membuka jalan bagi kebangkitan perempuan Indonesia. Perjuangan tersebut mengilhami pembentukan  organisasi seperti Aisyiyah, Wanita Katolik, Putri Merdeka, dan lain-lain.

Momen penting terjadi pada Kongres Perempuan Pertama pada 22-25 Desember 1928, yang menghasilkan berbagai keputusan strategis, seperti pembentukan organisasi 'Perikatan Perempuan Indonesia' dan mosi untuk meningkatkan pendidikan anak perempuan serta memperbaiki aturan pernikahan. Kongres ini menjadi tonggak penting yang akhirnya melahirkan deklarasi Hari Ibu pada 22 Desember 1938 dalam Kongres Perempuan Ketiga di Bandung.

Melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959, Hari Ibu resmi menjadi hari nasional yang diperingati setiap tahun. Hingga 2024, Hari Ibu telah mencapai peringatan yang ke-96 tahun. Hampir seabad perjalanan perempuan Indonesia dalam memperjuangkan hak dan kesetaraannya.

MAKNA HARI IBU


Hari Ibu adalah momen untuk menghormati perjuangan dan kontribusi perempuan bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara. Ini juga menjadi pengingat bahwa perjuangan emansipasi perempuan belum selesai. Di tengah tantangan global, seperti diskriminasi berbasis gender dan ketidakadilan sosial, perempuan Indonesia terus melangkah maju dengan semangat dan keberanian.

Peringatan Hari Ibu 2024 menjadi panggilan bagi seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama mendukung pemberdayaan perempuan. Dengan meningkatkan akses pendidikan, memperluas peluang kerja, dan memastikan perlindungan hukum, perempuan Indonesia dapat menjadi kekuatan utama dalam membangun bangsa.

Sebagai bangsa yang kaya akan sejarah dan budaya, Indonesia memiliki kesempatan besar untuk menjadi contoh di dunia dalam mewujudkan kesetaraan gender. Peringatan Hari Ibu bukan hanya seremonial tetapi juga refleksi dan langkah nyata menuju masa depan yang lebih cerah bagi perempuan Indonesia serta seluruh rakyat.

Penulis : Rokimdakas
Wartawan & Penulis

Kanal Kolom adalah halaman khusus layanan bagi masyarakat untuk menulis berita lepas.

Redaksi Jatimkini.com tidak bertanggungjawab atas tulisan tersebut

Berita Terbaru
Rabu, 09 Jul 2025 13:36 WIB

Bertepatan Pembukaan Fortasi, SMAMX Beri Reward Siswa Peraih Medali Porprov IX Jatim

Kepala SMA Muhammadiyah 10 (SMAMX) Surabaya resmi memberikan penghargaan dan apresiasi pada 23 siswa peraih medali ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov ) IX
Rabu, 09 Jul 2025 13:32 WIB

PTPN I Regional 5 Beri Bantuan Infrastruktur Pendidikan untuk Yayasan Yatim Kepodang Mandiri Sidoarjo

JATIMKINI.COM, Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap pendidikan masyarakat sekitar, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 5 memberikan bantuan Tanggung
Rabu, 09 Jul 2025 13:26 WIB

Perkembangan Pasar Modal: Stabil tapi Rawan

Perkembangan pasar modal dalam negeri masih resilien meski dihadapkan dengan sejumlah indikator global, yang bisa membawa dampak besar.
Selasa, 08 Jul 2025 19:58 WIB

Kadin Jatim Sebut Tarif Impor AS 32% Justru Bikin Peluang Besar Ekspor Tekstil

JATIMKINI.COM, Kebijakan tarif impor sebesar 32% yang diterapkan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap produk dari berbagai negara Asia menciptakan
Selasa, 08 Jul 2025 18:06 WIB

Problem Pendidikan, SDN Sepi Peminat

Di tengah mimpi besar menuju Indonesia Emas 2045, negeri ini justru dihantui fenomena penuh tanda tanya, mengapa Sekolah Dasar Negeri makin ditinggalkan
Selasa, 08 Jul 2025 16:21 WIB

PLN Elektrifikasi 21 Ribu Petani Buah Naga di Banyuwangi, Dorong Ekonomi Kerakyatan

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian berkelanjutan melalui program electrifyin