x
x

Penyaluran Kredit UMKM dan KUR Jatim Tumbuh, KUR Capai Rp69,76 Triliun

JATIMKINI.COM, Penyaluran kredit UMKM dan KUR di Jawa Timur terus menjadi bagian penting dalam pembiayaan sektor usaha. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Timur per Juli 2026, outstanding kredit UMKM tercatat Rp235,16 triliun.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala OJK Provinsi Jawa Timur Horas Tarihoran menyampaikan, kredit UMKM tersebut memiliki porsi 36,68 persen dari total kredit perbankan. Sementara kredit non-UMKM mencapai Rp405,91 triliun atau 63,32 persen.

"Outstanding kredit UMKM tumbuh 0,70 persen secara tahunan (yoy) per Juli 2026. Namun, pertumbuhannya tercatat melambat. Rasio kredit bermasalah atau NPL UMKM berada di level 5,43 persen," ujarnya dalam media briefing, Rabu (16/9/2026).

Sebagian besar kredit UMKM disalurkan kepada segmen mikro dengan porsi 44,84 persen. Segmen kecil mencapai 34,90 persen, sedangkan segmen menengah sebesar 20,26 persen.

Berdasarkan sektor ekonomi, penyaluran kredit UMKM paling banyak mengalir ke sektor perdagangan besar dan eceran, dengan porsi mencapai 45,49 persen.

Berikutnya sektor pertanian, perburuhan, dan kehutanan sebesar 19,53 persen. Industri pengolahan 12,34 persen, jasa kemasyarakatan 5,30 persen, serta penyediaan akomodasi dan makan minum 3,98 persen. Sektor lainnya menyumbang 13,36 persen.

"Untuk penyaluran KUR juga menunjukkan perkembangan positif. Outstanding KUR Jawa Timur per Juli 2026 mencapai Rp69,76 triliun," lanjutnya.

Nilai tersebut menjadi bagian dari outstanding KUR Pulau Jawa yang mencapai Rp216,69 triliun dan KUR nasional sebesar Rp445,53 triliun. Rasio NPL KUR Jawa Timur tercatat 1,97 persen.

Pertumbuhan outstanding KUR Jawa Timur secara yoy mencapai 3,27 persen. Angka tersebut menunjukkan peningkatan dibanding periode sebelumnya. NPL KUR juga masih berada pada level yang terjaga.

Dari sisi sektor, penyaluran KUR kembali didominasi perdagangan besar dan eceran dengan porsi 42,20 persen. Pertanian, perburuan, dan kehutanan menyumbang 33,12 persen, industri pengolahan 8,44 persen, jasa kemasyarakatan 7,69 persen, serta akomodasi dan makan minum 4,76 persen. Sektor lainnya 3,80 persen.

OJK mencatat, baik kredit UMKM maupun KUR paling banyak disalurkan kepada sektor perdagangan besar dan eceran.

Berita Terbaru
Selasa, 15 Sep 2026 19:52 WIB

,Lima Unggulan Utama Tablet Lenovo Idea Tab Plus. Apa Saja

Dinamika kerja hybrid dan gaya hidup mahasiswa yang serba cepat menuntut hadirnya perangkat yang tidak hanya portabel
Selasa, 15 Sep 2026 15:17 WIB

Lenovo Tab Plus Gen 2 Tiba di Indonesia di Rancang Untuk Momen Liburan

Lenovo Tab Plus Gen 2 di Indonesia yang memiliki fitur cerdas melalui JBL9-unit Pro Speaker System, layar 12,1 inci 2,5K, serta kickstand 360 derajat
Selasa, 15 Sep 2026 14:44 WIB

Pertamina Goes to Campus 2026 : Menyiapkan Generasi Kreatif Energi Masa Depan

JATIMKINI.COM, Di tengah tantangan transisi energi dan kebutuhan energi nasional yang terus meningkat, Pertamina mulai membangun pondasi SDM sejak
Selasa, 15 Sep 2026 13:56 WIB

Khofifah Tegaskan Komitmen Percepat Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya di Jatim

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa secara tegas mengatakan, pemprov Jatim mempercepat pelaksanaan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya
Selasa, 15 Sep 2026 11:33 WIB

Hadir di Indonesia, Tablet Lenovo Tab Plus Gen 2 Berbasis Entertainment Andalkan Sound Bertenaga Jernih

Tablet berbasis entertainment dirancang khusus ini  untuk memberikan pengalaman baru dan berbeda dari tablet pada umumnya.
Selasa, 15 Sep 2026 10:04 WIB

Perkuat Rantai Pasok Kotawaringin Barat, TPK Bumiharjo Pererat Kolaborasi Ekosistem Logistik

JATIMKINI.COM, Dalam rangkaian peringatan Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 yang diselenggarakan pada Kamis (10/9) lalu, PT Pelindo Terminal Petikemas