x
x

SGN Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat Melalui Program KUR Khusus

JATIMKINI.COM, Anak perusahaan PTPN III (Persero) Holding Perkebunan yang bergerak di bidang komoditas gula, PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) berkomitmen untuk memperkuat ekosistem tebu rakyat dengan memberikan askes permodalan usaha petani tebu.

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Utama SGN Mahmudi dalam workshop bertajuk ‘Proses Bisnis KUR Khusus dan Pengunggahan Data Kelompok Usaha dan Anggota Kelompok Usaha ke dalam SIKP sebagai syarat mengakses KUR Khusus’ di Surabaya pada, Jumat (16/8/2024).

“Ini menjadi komitmen SGN dan PTPN Group untuk memperkuat ekosistem tebu rakyat dengan memberikan akses pendanaan modal usaha untuk petani, kami mendukung pelaksanaan KUR (Kredit Usaha Rakyat) khusus program Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko) ini,” ujarnya dikutip dalam rilis, Sabtu (17/8/2024).

Dia mengatakan, saat ini petani yang telah mengakses pendanaan modal usaha melalui skema KUR dari berbagai lembaga perbankan tidak bisa lagi mengakses kembali program tersebut, dikarenakan batas plafon maksimal KUR sebesar Rp500 juta yang berlaku bagi perseorangan dan seumur hidup.

“Saat ini petani mitra yang telah mengakses KUR sebesar Rp500 juta sudah tidak bisa lagi mengajukan, padahal mereka perlu untuk modal usaha, biaya garap, pupuk, benih hingga tebang muat angkut, sehingga keberadaan KUR Khusus ini menjadi solusi bagi petani tebu,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui KUR adalah kredit pembiayaan modal kerja dan/atau investasi kepada debitur individu/perseorangan, badan usaha dan/atau kelompok usaha yang produktif dan layak namun belum memiliki agunan tambahan atau agunan tambahan yang belum cukup. 

KUR bertujuan untuk meningkatkan dan memperluas akses pembiayaan kepada usaha produktif, meningkatkan kapasitas daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja.

Sedangkan program Kemenko skema KUR Khusus merupakan KUR untuk kluster atau kelompok petani dengan tidak dibatasi akumulasi plafon untuk Sektor Produksi dengan suku bunga 6% secara terus menerus, sehingga petani dapat mengajukan pendanaan untuk modal usaha tanpa pembatasan akumulasi plafon.

Asisten Deputi Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Gede Edy Prasetya mengatakan KUR Khusus ini memiliki keunggulan, yakni calon penerima KUR Khusus di sektor produksi tidak dibatasi dengan total akumulasi plafon KUR Khusus, sehingga dapat mengakses KUR berulang dengan suku bunga 6% tidak dikenakan suku bunga naik berjenjang. 

“Ini merupakan wujud pemerintah hadir untuk meningkatkan keejahteraan petani melalui program ketahanan pangan,” katanya.

Adapun pelaksanaan skema KUR Khusus digadang-gadang menjadi solusi pendanaan modal usaha bagi petani tebu, pasalnya selain kemudahan yang ditawarkan dalam mengakses program ini, tingkat suku bunga dan tidak dibatasinya akumulasi plafon menjadi daya tarik bagi petani.

Diharapkan akses pendanaan modal kerja tersebut mampu meningkatkan produktivitas petani tebu. Setidaknya ada empat pihak terkait dalam pelaksanaan KUR Khusus di antaranya Pemeritnah Daerah, lembaga Perbankan, Penjaminan dan mitra usaha (off taker/avalis).

 

 

 

 

 

Berita Terbaru
Selasa, 08 Jul 2025 19:58 WIB

Kadin Jatim Sebut Tarif Impor AS 32% Justru Bikin Peluang Besar Ekspor Tekstil

JATIMKINI.COM, Kebijakan tarif impor sebesar 32% yang diterapkan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap produk dari berbagai negara Asia menciptakan
Selasa, 08 Jul 2025 18:06 WIB

Problem Pendidikan, SDN Sepi Peminat

Di tengah mimpi besar menuju Indonesia Emas 2045, negeri ini justru dihantui fenomena penuh tanda tanya, mengapa Sekolah Dasar Negeri makin ditinggalkan
Selasa, 08 Jul 2025 16:21 WIB

PLN Elektrifikasi 21 Ribu Petani Buah Naga di Banyuwangi, Dorong Ekonomi Kerakyatan

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian berkelanjutan melalui program electrifyin
Selasa, 08 Jul 2025 15:37 WIB

Frank & co., Hadirkan Kemewahan Intim di Tengah Kota Surabaya

Frank & co., membuka gerai kelima di Surabaya, yang mengusung berlian dengan konsep perpaduan keintiman dan kemewahan menyatu.
Selasa, 08 Jul 2025 14:35 WIB

Pelatihan SDM Jadi Kunci TPS Tingkatkan Kinerja Terminal

TPS menjawab tantangan tata kelola pelabuhan melalui pelatihan SDM guna mendorong transformasi terminal bertaraf internasional.
Selasa, 08 Jul 2025 13:17 WIB

Kelompok Mahasiswa 96 UPN Veteran Dampingi RW 5 Pilang Makmur. Tujuaannya Ini

Guna menyiapkan kegiatan Lomba Kelurahan Berseri tingkat Kota Surabaya kelompok mahasiwa KKN 96 Universitas Pembanguna Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur