x
x

SGN Gandeng BRIN Bikin Riset Menuju Swasembada Gula Nasional

JATIMKINI.COM, Dalam rangka memperkuat kolaborasi strategis antara dunia industri dan lembaga penelitian nasional, PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) di Kantor Pusat BRIN, Gedung BJ Habibie, Jalan MH Thamrin, Jakarta pada 29 April 2025.

Penandatanganan MoU ini menjadi tonggak awal sinergi yang mendalam antara kedua institusi dalam mempercepat terwujudnya swasembada gula nasional melalui pemanfaatan riset dan inovasi dari hulu hingga hilir.

Direktur Utama Sinergi Gula Nusantara, Mahmudi mengatakan kolaborasi ini merupakan wujud keseriusan perusahaan dalam memperkuat landasan inovasi di sektor industri gula nasional.

Menurutnya, Research & Development merupakan fondasi penting dalam pengembangan SGN sebagai perusahaan yang adaptif, tangguh, dan berdaya saing. Kerja sama dengan BRIN akan membuka ruang terciptanya ekosistem riset yang progresif, mulai dari riset on farm, rekayasa genetika tebu, hingga pengembangan produk hilir dan energi terbarukan.

"Ini adalah langkah strategis membangun jembatan yang kokoh antara industri dan pemerintah," kata Mahmudi dalam rilis, Rabu (30/4/2025).

Lebih lanjut, Mahmudi menekankan pentingnya pendekatan ilmiah dan kolaboratif untuk menjawab tantangan industri gula yang kompleks dan dinamis.

"Kami percaya bahwa keberhasilan industri gula ke depan sangat bergantung pada bagaimana kita mengintegrasikan pengetahuan ilmiah dengan praktik industri. Inilah yang menjadi alasan utama kami menggandeng BRIN," tambahnya.

Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN, R. Hendrian memastikan BRIN telah siap mendukung kemajuan industri gula melalui pendekatan multidisipliner dan integratif.

Sebab, BRIN memiliki kapabilitas riset komprehensif yang mencakup aspek teknis pertanian, rekayasa proses, sosial-ekonomi, hingga pemanfaatan teknologi berkelanjutan.

"Dengan kerja sama ini, kami membuka akses fasilitas laboratorium dan sumber daya yang dimiliki BRIN untuk mendukung agenda besar menuju swasembada gula nasional," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kemitraan dengan industri seperti SGN merupakan contoh ideal dari pemanfaatan hasil riset untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

"Kami berharap kerja sama ini tidak hanya menghasilkan inovasi teknologi, tetapi juga memperkuat peran riset dalam pengambilan kebijakan berbasis data dan bukti ilmiah," tutup Hendrian.

Adapun Nota kesepahaman ini mencakup ruang lingkup kerja sama dalam pengembangan inovasi pertanian berbasis teknologi, efisiensi produksi gula, penguatan ketahanan pangan, pemanfaatan sumber daya hayati, serta hilirisasi hasil riset ke industri.

Kedua belah pihak berharap kerja sama ini dapat memberikan kontribusi konkret dalam menjawab tantangan industri gula nasional yang semakin kompleks, sekaligus mempercepat transformasi berbasis riset dan inovasi.

 

 

Berita Terbaru
Rabu, 09 Jul 2025 19:25 WIB

Sempat Terganggu Pasca Insiden RTG, Layanan TPK Bitung Kembali Normal Sejak Awal Juli

JATIMKINI.COM, PT Pelindo Terminal Petikemas berkomitmen melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kinerja pelayanan peti kemas di TPK Bitung pasca insiden
Rabu, 09 Jul 2025 16:01 WIB

Produksi Melimpah Tapi Perut Rakyat Masih Keroncongan

Dibalik gegap gempita pernyataan pemerintah mengenai keberhasilan sektor pangan nasional, muncul satu ironi yang menggigit
Rabu, 09 Jul 2025 13:36 WIB

Bertepatan Pembukaan Fortasi, SMAMX Beri Reward Siswa Peraih Medali Porprov IX Jatim

Kepala SMA Muhammadiyah 10 (SMAMX) Surabaya resmi memberikan penghargaan dan apresiasi pada 23 siswa peraih medali ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov ) IX
Rabu, 09 Jul 2025 13:32 WIB

PTPN I Regional 5 Beri Bantuan Infrastruktur Pendidikan untuk Yayasan Yatim Kepodang Mandiri Sidoarjo

JATIMKINI.COM, Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap pendidikan masyarakat sekitar, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 5 memberikan bantuan Tanggung
Rabu, 09 Jul 2025 13:26 WIB

Perkembangan Pasar Modal: Stabil tapi Rawan

Perkembangan pasar modal dalam negeri masih resilien meski dihadapkan dengan sejumlah indikator global, yang bisa membawa dampak besar.
Selasa, 08 Jul 2025 19:58 WIB

Kadin Jatim Sebut Tarif Impor AS 32% Justru Bikin Peluang Besar Ekspor Tekstil

JATIMKINI.COM, Kebijakan tarif impor sebesar 32% yang diterapkan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap produk dari berbagai negara Asia menciptakan