x
x

Mosok Onok Hari Pembalasan ?

Kadang kalo keliru mbukak YouTube ada penceramah agama nggedobos soal hari pembalasan. Katanya sesudah mati yang dianggap pendosa akan diganjar dengan siksaan yang teramat pedih saat hari pembalasan. Gitu ya banyak yang percaya malah diimani hare.

Ngimani kek gitu apa uripe gak girap-girap? Mongsok Tuhan yang maha kasih sayang diceritakan sesangar itu. Sing temen ae jal! Aku sih gak percaya blas!!

Mati ya wis mati ajalah, nggak usah mikirin sing aneh-aneh. Menghadap Tuhan itu yang ikhlas,  seikhlas ikhlasnya, pede aja, berserah diri secara total.  Nggak usah nggandholi harta benda, bojo ta kebo, biarin semuanya. Ruh lepas dari casingnya, innalillahi,  berpisah dengan Tuhan, wa inna ilaihi rojiun, dan bakal menyatu kembali  dengan Tuhan.

Andai seorang pelacur dalam vaginanya masih terdapat mani orang yang menyetubuhi tiba-tiba mati, ya sudah. Tatag aja menyongsong kematian dengan percaya diri dan ikhlas. Tuhan sangat tau apapun, dan Dia penuh cinta kasih. Tuhan tidak seseram  gedabrusan pendongeng agama yang macak macam Tuhan.

Andai ada yang yang bertakon-takon, kapan hari pembalasan itu? Hanya satu kata jawabannya: Sekarang! Bukan besok sesudah mati. Sesudah mati ya wis, kiamat. Kisah kehidupannya kiamat (sementara), entar bakal ada siklus kehidupan baru, wa inna ilaihi rojiun.

Semua yang terjadi sekarang adalah hari pembalasan. Balasan dari yang kita perbuat atau yang kita ciptakan. Sesungguhnya balasan itu merupakan akibat dari suatu sebab.

Hari pembalasan itu berlangsung setiap saat. Sebab baik akan menimbulkan nilai baik, ujung-ujungnya  kebahagiaan. Begitupun sebaliknya, jika tindakannya buruk akan menimbulkan sesuatu yang buruk sehingga  menderita.

Berdasar pemahaman  hakekat seperti ini maka orang menjadi lebih berhati-hati. Hidup serasa enjoy. Masiotala orang yang korupsi belum ketemon tapi dalam ceruk bathinnya dia tidak bisa mengingkari hati nurani bahwa jiwanya tersiksa.

Kelihatannya aja dia bisa kelon sama puluhan wanita tapi itu hanya pelarian palsu atas siksaan api neraka yang membakar  batin. Itulah bentuk pembalasan sepanjang sisa waktu kehidupannya.

Sawangane ae koyok wong yes .. dikerubuti teman-temane kayak  laler gong, mujaer, iwak keting, macam-macem jenise  gemberuduk ngudang lalu ngeploki.  Saat sing dikudang merasa tersanjung lalu  jogat-joget,  begitu  dompete mrusut lalu  dicopet rame-rame ...Horeeeee .....

Ditulis oleh : Rokimdakas

Kanal Podium adalah halaman khusus layanan bagi masyarakat untuk menulis berita lepas.

Redaksi Jatimkini.com tidak bertanggungjawab atas tulisan tersebut

Berita Terbaru
Selasa, 08 Jul 2025 19:58 WIB

Kadin Jatim Sebut Tarif Impor AS 32% Justru Bikin Peluang Besar Ekspor Tekstil

JATIMKINI.COM, Kebijakan tarif impor sebesar 32% yang diterapkan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap produk dari berbagai negara Asia menciptakan
Selasa, 08 Jul 2025 18:06 WIB

Problem Pendidikan, SDN Sepi Peminat

Di tengah mimpi besar menuju Indonesia Emas 2045, negeri ini justru dihantui fenomena penuh tanda tanya, mengapa Sekolah Dasar Negeri makin ditinggalkan
Selasa, 08 Jul 2025 16:21 WIB

PLN Elektrifikasi 21 Ribu Petani Buah Naga di Banyuwangi, Dorong Ekonomi Kerakyatan

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian berkelanjutan melalui program electrifyin
Selasa, 08 Jul 2025 15:37 WIB

Frank & co., Hadirkan Kemewahan Intim di Tengah Kota Surabaya

Frank & co., membuka gerai kelima di Surabaya, yang mengusung berlian dengan konsep perpaduan keintiman dan kemewahan menyatu.
Selasa, 08 Jul 2025 14:35 WIB

Pelatihan SDM Jadi Kunci TPS Tingkatkan Kinerja Terminal

TPS menjawab tantangan tata kelola pelabuhan melalui pelatihan SDM guna mendorong transformasi terminal bertaraf internasional.
Selasa, 08 Jul 2025 13:17 WIB

Kelompok Mahasiswa 96 UPN Veteran Dampingi RW 5 Pilang Makmur. Tujuaannya Ini

Guna menyiapkan kegiatan Lomba Kelurahan Berseri tingkat Kota Surabaya kelompok mahasiwa KKN 96 Universitas Pembanguna Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur