x
x

Kejegur Got Dapat Hikmah

Andai saja sebelum diprogram untuk dilahirkan aku diberi kesempatan tawar menawar dengan Tuhan tentu aku nggak mau. Ngapain kalo hidup penuh dengan lika liku lika, ruwete masa'ala. Kalo boleh nawar aku minta dilahirkan pada keluarga yang kaya raya. Tiap bangun tidur devidene  tambah terus. Tapi kan nggak ada kesempatan bergaining seperti itu, tiba-tiba mak bedhundhuk  mecungul dari rahim emakku. Tapi ya wis lah, bubur sudah kadung mateng nggak bisa jadi nasi kembali.

Banyak hal yang kudu dilakukan diantaranya mempelajari agama warisan. Lagi-lagi nggak ada kesempatan tawar menawar. Moro-moro kudu beragama seperti ebesku. Emakku yang awalnya beragama Kapitayan juga berganti model. Ya wis lah, bubur sudah kadung mateng nggak bisa jadi nasi kembali.

Saking nggethue sinau agama sampik gak karu-karuan, sampik kenthir barang, sampik rumangsa koyok wong yes. Untung rodok  waras. Kalo nggak ketulungan bisa jadi pengasong agama ato paling apes ndukun. (Saking asiknya belajar agama sampai over dosis, sampi merasa paling berhak masuk surga. Untuk agak waras. Kalau saja nggak ketulungan guru spiritual yang sudah matang luar dalam bisa-bisa jadi pengasong agama, paling apes jadi dukun)

Semenjak aku mulai belajar agama, aku tidak pernah merasa kasihan pada diriku sendiri, aku tidak pernah bisa berbuat apa-apa, aku selalu merasa seperti orang yang yes man. Untungnya, dia waras. Jika Anda tidak mendapatkan bantuan, Anda bisa menjadi pemimpin agama.

Itu masa lalu, wis pernah ngelakoni sing aneh2, wis mblenger. Jadi kalo ada teman yang sedang mabuk agama, gak kaget. Jangankan mabuk agama, mabuk pekbicu, topi miring, topi jejeg, cimeng, ubas sak sebangsanya sudah katam. Wis tuwuk.

Sebagai bekas pesakitan ngguyu ae kalo lihat orang mabuk agama. Tutugno sak tutug2e, ojok nanggung jal. Mendem nanggung iku lara kabeh, mesisan sampik kejegur got biar dapat hikmah. Kalo nggak dapet berarti kebacut!

Ditulis oleh : Rokimdakas

Kanal Podium adalah halaman khusus layanan bagi masyarakat untuk menulis berita lepas

Redaksi Jatimkini.com tidak bertanggungjawab atas tulisan tersebut

 

Berita Terbaru
Selasa, 08 Jul 2025 19:58 WIB

Kadin Jatim Sebut Tarif Impor AS 32% Justru Bikin Peluang Besar Ekspor Tekstil

JATIMKINI.COM, Kebijakan tarif impor sebesar 32% yang diterapkan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap produk dari berbagai negara Asia menciptakan
Selasa, 08 Jul 2025 18:06 WIB

Problem Pendidikan, SDN Sepi Peminat

Di tengah mimpi besar menuju Indonesia Emas 2045, negeri ini justru dihantui fenomena penuh tanda tanya, mengapa Sekolah Dasar Negeri makin ditinggalkan
Selasa, 08 Jul 2025 16:21 WIB

PLN Elektrifikasi 21 Ribu Petani Buah Naga di Banyuwangi, Dorong Ekonomi Kerakyatan

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian berkelanjutan melalui program electrifyin
Selasa, 08 Jul 2025 15:37 WIB

Frank & co., Hadirkan Kemewahan Intim di Tengah Kota Surabaya

Frank & co., membuka gerai kelima di Surabaya, yang mengusung berlian dengan konsep perpaduan keintiman dan kemewahan menyatu.
Selasa, 08 Jul 2025 14:35 WIB

Pelatihan SDM Jadi Kunci TPS Tingkatkan Kinerja Terminal

TPS menjawab tantangan tata kelola pelabuhan melalui pelatihan SDM guna mendorong transformasi terminal bertaraf internasional.
Selasa, 08 Jul 2025 13:17 WIB

Kelompok Mahasiswa 96 UPN Veteran Dampingi RW 5 Pilang Makmur. Tujuaannya Ini

Guna menyiapkan kegiatan Lomba Kelurahan Berseri tingkat Kota Surabaya kelompok mahasiwa KKN 96 Universitas Pembanguna Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur