x
x

Pendapatan Daerah Konsolidasian 2023 di Jatim Tumbuh 6,35%

JATIMKINI.COM, Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan Provinsi Jawa Timur mencatat realisasi pendapatan daerah di Jawa Timur secara konsolidasian dari 38 kota/kabupaten dan satu Provinsi Jatim sepanjang 2023 mencapai Rp127,02 triliun atau tumbuh 6,35% dibandingkan realisasi 2022.

Kepala Kanwil DJPb Kemenkeu Jatim, Taukhid mengatakan capaian pendapatan daerah konsolidasian tersebut setara dengan 99,98ri target, dan realisasinya pun mengalami kenaikan 2,69% dibandingkan 2022 (yoy).

“Proporsi Realisasi Transfer ke Daerah (TKD) terhadap realisasi pendapatan daerah sebesar 64,43%. Ini menunjukkan bahwa dukungan dana pusat melalui TKD menjadi faktor dominan sumber pendanaan APBD di pemda-pemda se-Jatim,” jelasnya, Senin (29/1/2024).

Sementara untuk realisasi belanja daerah konsolidasian di Jatim pada 2023,m lanjut Taukhid, terealisasi sebesar Rp123,60 triliun setara dengan 93,49ri target. Secara nominal, belanja daerah kita tumbuh 9,43% (yoy), dan realisasinya juga termasuk tumbuh 4,91%.

“Seperti sebelum-sebelumnya, lanjut Taukhid, belanja daerah paling banyak didominasi oleh belanja pegawai dengan porsi mencapai 32,98%,” imbuhnya.

Dia memaparkan, untuk surplus anggaran 2023 konsolidasian di Jatim tercatat Rp3,43 triliun dengan pembiayaan bersih sebesar Rp9,15 triliun menghasillkan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) hingga 31 Desember 2023 mencapai Rp12,58 triliun.

Ada 3 pemda yang nominal SiLPA-nya tertinggi yakni Pemprov Jatim Rp16,23 triliun, Pemkab Bojonegoro Rp4,50 triliun, dan Pemkab Tuban Rp2,15 triliun. Berdasarkan persentase SiLPA terhadap belanja daerah, persentase tertinggi terjadi pada Kabupaten Bojonegoro dengan SiLPA mencapai 156,83ri total belanja daerah, disusul Pemkab Tuban 121,36%, Pemprov Jatim 74,25%, dan Pemkab Madiun 71,68%.

Taukhid menambahkan, pada APBD 2024, DJPb Jatim mendorong agar pemda mempercepat akselerasi belanja daerah, meningkatkan kualitas belanja pemerintah, serta mendorong pemda se-Jatim untuk menyampaikan data realisasi per bulan kepada DJPK secara tepat waktu guna mendukung analisa dan rekomendasi kebijakan tahun berjalan.

“Kami juga mendorong optimalisasi potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna meningkatkan kemandirian fiskal daerah, serta optimalisasi penggunaan SiLPA agar dapat segera dimanfaatkan bagi kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

 

 

 

 

 

Berita Terbaru
Selasa, 08 Jul 2025 19:58 WIB

Kadin Jatim Sebut Tarif Impor AS 32% Justru Bikin Peluang Besar Ekspor Tekstil

JATIMKINI.COM, Kebijakan tarif impor sebesar 32% yang diterapkan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap produk dari berbagai negara Asia menciptakan
Selasa, 08 Jul 2025 18:06 WIB

Problem Pendidikan, SDN Sepi Peminat

Di tengah mimpi besar menuju Indonesia Emas 2045, negeri ini justru dihantui fenomena penuh tanda tanya, mengapa Sekolah Dasar Negeri makin ditinggalkan
Selasa, 08 Jul 2025 16:21 WIB

PLN Elektrifikasi 21 Ribu Petani Buah Naga di Banyuwangi, Dorong Ekonomi Kerakyatan

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian berkelanjutan melalui program electrifyin
Selasa, 08 Jul 2025 15:37 WIB

Frank & co., Hadirkan Kemewahan Intim di Tengah Kota Surabaya

Frank & co., membuka gerai kelima di Surabaya, yang mengusung berlian dengan konsep perpaduan keintiman dan kemewahan menyatu.
Selasa, 08 Jul 2025 14:35 WIB

Pelatihan SDM Jadi Kunci TPS Tingkatkan Kinerja Terminal

TPS menjawab tantangan tata kelola pelabuhan melalui pelatihan SDM guna mendorong transformasi terminal bertaraf internasional.
Selasa, 08 Jul 2025 13:17 WIB

Kelompok Mahasiswa 96 UPN Veteran Dampingi RW 5 Pilang Makmur. Tujuaannya Ini

Guna menyiapkan kegiatan Lomba Kelurahan Berseri tingkat Kota Surabaya kelompok mahasiwa KKN 96 Universitas Pembanguna Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur