x
x

Fantastis! Pemkot Surabaya Terima Duit dari Pengembang Rp3,84 T

JATIMKINI.COM, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Surabaya berhasil menambah aset lahan fasilitas umum sepanjang tahun 2023. Fasum tersebut meliputi prasarana, sarana dan utilitas umum dari pengembang perumahan dan permukiman.

Setidaknya Pemerintah Kota Surabaya menerima 35 lokasi prasarana, sarana dan utilitas umum (PSU) dari pengembang dengan luas 618.883,45 meter persegi dengan total aset sebesar Rp 3,84 triliun.

“Ini melebihi target yang ditetapkan sepanjang 2023, yaitu 30 lokasi. Alhamdulillah sudah mencapai 35 lokasi PSU,” kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melalui keterangan tertulisnya, Selasa (9/1/2024).

Menurutnya, pengembang memiliki kewajiban menyerahkan PSU berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 Tahun 2009 dan Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 7 Tahun 2010. Ditambah Peraturan Walikota (Perwali) Kota Surabaya Nomor 14 Tahun 2016.

Dalam beberapa tahun terakhir ini pihaknya sangat gencar melakukan sosialisasi dan pendampingan kepada pengembang untuk melakukan penyerahan PSU. Hingga saat ini sudah banyak para pengembang yang menyerahkan PSU.

Rinciannya, sebelum tahun 2021 sebanyak 96 lokasi yang sudah diserahkan ke pemkot dengan luasan mencapai 1.208.267,16 meter persegi. Selanjutnya, 44 lokasi PSU diserahkan ke pemkot, dengan luas 220.953,88 meter persegi pada 2021. Penyerahan itu setara dengan perolehan aset sebesar Rp 624,4 miliar.

Sedangkan tahun 2022 sebanyak 30 lokasi PSU diserahkan ke pemkot dengan luas 606.640,68 meter persegi, dengan perolehan aset Rp 1,98 triliun.

“Ketika menyerahkan PSU, ada sejumlah catatan. Missal perumahan menengah ke atas, pengelolaan PSU jangan dilakukan Pemkot Surabaya, karena perawatan PSU-nya butuh duit besar. Duit pemkot bisa habis untuk merawat PSU saja,” Eri menambahkan.

Meski demikian, Eri Cahyadi memastikan bahwa PSU yang sudah diserahkan menjadi aset pemerintah. Hingga saat ini, sudah banyak aset pemkot yang dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

Value yang bisa dimanfaatkan untuk pelayanan Balai RW, lapangan olahraga, ruang terbuka hijau, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Sebut saja rumah padat karya, bozem, sentra kuliner, budidaya ikan, sayur, dan taman-taman bermain anak.

Berita Terbaru
Selasa, 08 Jul 2025 19:58 WIB

Kadin Jatim Sebut Tarif Impor AS 32% Justru Bikin Peluang Besar Ekspor Tekstil

JATIMKINI.COM, Kebijakan tarif impor sebesar 32% yang diterapkan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap produk dari berbagai negara Asia menciptakan
Selasa, 08 Jul 2025 18:06 WIB

Problem Pendidikan, SDN Sepi Peminat

Di tengah mimpi besar menuju Indonesia Emas 2045, negeri ini justru dihantui fenomena penuh tanda tanya, mengapa Sekolah Dasar Negeri makin ditinggalkan
Selasa, 08 Jul 2025 16:21 WIB

PLN Elektrifikasi 21 Ribu Petani Buah Naga di Banyuwangi, Dorong Ekonomi Kerakyatan

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian berkelanjutan melalui program electrifyin
Selasa, 08 Jul 2025 15:37 WIB

Frank & co., Hadirkan Kemewahan Intim di Tengah Kota Surabaya

Frank & co., membuka gerai kelima di Surabaya, yang mengusung berlian dengan konsep perpaduan keintiman dan kemewahan menyatu.
Selasa, 08 Jul 2025 14:35 WIB

Pelatihan SDM Jadi Kunci TPS Tingkatkan Kinerja Terminal

TPS menjawab tantangan tata kelola pelabuhan melalui pelatihan SDM guna mendorong transformasi terminal bertaraf internasional.
Selasa, 08 Jul 2025 13:17 WIB

Kelompok Mahasiswa 96 UPN Veteran Dampingi RW 5 Pilang Makmur. Tujuaannya Ini

Guna menyiapkan kegiatan Lomba Kelurahan Berseri tingkat Kota Surabaya kelompok mahasiwa KKN 96 Universitas Pembanguna Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur