x
x

Biaya Pendidikan dan Liburan Sekolah Picu Jatim Alami Inflasi 0,15 Persen

JATIMKINI.COM, Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat kenaikan biaya pendidikan telah menjadi salah satu penyebab terjadinya inflasi bulanan di Jatim sebesar 0,15 persen (month ton month).

Kepala BPS Jatim, Zulkipli mengatakan secara year on year (yoy) atau Juli 2023 terhadap Juli 2022, Jatim mengalami inflasi 4,11 persen, sedangkan secara year to date (ytd) atau Juli 2023 terhadap Desember 2022 mengalami inflasi sebesar 1,60 persen.

“Inflasi tertinggi terjadi di Malang sebesar 0,19 persen, dan inflasi terendah terjadi di Banyuwangi 0,04 persen. Dari 8 kota yang menghitung Indeks Harga Konsumen (IHK) di Jatim, hanya Sumenep yang mengalami deflasi yakni sebesar 0,08 persen,” ujarnya, Selasa (1/8/2023).

Adapun komoditas penyumbang inflasi di Jatim pada Juli 2023 ini di antaranya adalah daging ayam ras mengalami kenaikan harga 5,45 persen, disusul bawang putih naik 15,32 persen, telur ayam ras 1,53 persen, susu bubuk untuk balita 1,37 persen, air kemasan 1,03 persen, angkutan udara 1,34 persen, mobil 0,38 persen, serta biaya SD naik 2,16 persen, SMA 0,78 persen dan SMP 1,23 persen.

Sementara komoditas penghambat laju inflasi atau yang disebut deflasi Jatim yakni cabai rawit mengalami penurunan harga -14,16 persen, bawang merah -7,46 persen, tomat -18,37 beras -0,18 persen, emas perhiasan -0,61 persen, jeruk -2,81 persen, cabai merah -5,85 persen, daging sapi -0,69 persen, kopi bubuk -1,53 persen dan melon -4,50 persen.

Zulkipli mengatakan, bulan Juli - Agustus merupakan tahun ajaran baru di sektor pendidikan. Biasanya pada momen tahun ajaran baru ini juga terjadi kenaikan biaya pendidikan yang naik rata-rata 10  hingga 20 persen per tahun.

“Kenaikan biaya pendidikan ini sudah menjadi fenomena tahunan yang akan berpengaruh terhadap inflasi kita,” katanya.

Selain biaya pendidikan, tambah Zulkipli, pada Juli 2023 juga terdapat liburan sekolah yang masih mempengaruhi kenaikan harga tiket pesawat, serta adanya cuaca ekstrem akibat gangguan atmosfer yang dapat memicu hujan lebat seperti petir dan angin kencang di sebagian wilayah Jatim.

“Dari sektor makanan, komoditas daging ayam ras dan telur ayam masih menjadi penyumbang inflasi kita dalam 5 bulan terakhir,” imbuhnya.

 

Berita Terbaru
Selasa, 08 Jul 2025 19:58 WIB

Kadin Jatim Sebut Tarif Impor AS 32% Justru Bikin Peluang Besar Ekspor Tekstil

JATIMKINI.COM, Kebijakan tarif impor sebesar 32% yang diterapkan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap produk dari berbagai negara Asia menciptakan
Selasa, 08 Jul 2025 18:06 WIB

Problem Pendidikan, SDN Sepi Peminat

Di tengah mimpi besar menuju Indonesia Emas 2045, negeri ini justru dihantui fenomena penuh tanda tanya, mengapa Sekolah Dasar Negeri makin ditinggalkan
Selasa, 08 Jul 2025 16:21 WIB

PLN Elektrifikasi 21 Ribu Petani Buah Naga di Banyuwangi, Dorong Ekonomi Kerakyatan

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian berkelanjutan melalui program electrifyin
Selasa, 08 Jul 2025 15:37 WIB

Frank & co., Hadirkan Kemewahan Intim di Tengah Kota Surabaya

Frank & co., membuka gerai kelima di Surabaya, yang mengusung berlian dengan konsep perpaduan keintiman dan kemewahan menyatu.
Selasa, 08 Jul 2025 14:35 WIB

Pelatihan SDM Jadi Kunci TPS Tingkatkan Kinerja Terminal

TPS menjawab tantangan tata kelola pelabuhan melalui pelatihan SDM guna mendorong transformasi terminal bertaraf internasional.
Selasa, 08 Jul 2025 13:17 WIB

Kelompok Mahasiswa 96 UPN Veteran Dampingi RW 5 Pilang Makmur. Tujuaannya Ini

Guna menyiapkan kegiatan Lomba Kelurahan Berseri tingkat Kota Surabaya kelompok mahasiwa KKN 96 Universitas Pembanguna Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur