Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meminta pada masyarakat tidak perlu panik dan melalukan aksi borong minyak terkait ke langkaan minyak goreng di beberapa wilayah Jatim.
"Jadi tidak perlu melakukan pembelian berlebih dengan cara mengajak anak, suami atau istri, dan saudara untuk membeli minyak goreng dengan jumlah tidak wajar. Beli sewajarnya saja sesuai kebutuhan," pesan wanita nomer satu di Jatim ini.
Dalam setuasi begini kata Khofifah, Pemprov Jatim terus berupaya mengatasi masalah terkait kelangkaan minyak goreng yakni dengan mensuplai minyak goreng curah dan premiun guna memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Saat ini kami akan didistribusikan kembali sebanyak 1.042 ton minyak goreng atau sejumlah 1.146.200 liter. Sehingga total kurang lebih 3,8 juta liter minyak yang didistribusikan ke 38 kabupaten/kota di Jatim," jelas wanita nomer satu ini.
Untuk itu, lanjut Khofifah, masyakat tidak perlu kuatir dan panik soal kelangkaan minyak goreng selama ini.
"Sekali lagi saya minta tidak perlu panik dan melakukam aksi borong. Jika melakukan aksi borong jelas akan terjadi kelangkaan nantinya," ingat Khofifah
Editor : Redaksi