JATIMKINI. COM, Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Berani Nusantara ( DPD GBRAN ) seluruh Indonesia dihadiri oleh Joko Widodo berjalan dengan khidmat dan lancar. Ratusan pengurus DPD yang diwakili ketua, organisasi massa ini menerima bendera pataka GBRAN sebagai simbol kebesaran organisasi di hotel Discovery Ancol Jakarta, Sabtu(08/08/2026)
Joko Widodo dalam sambutannya, menyatakan, bahwa saat ini semua kepala negara kesulitan membangun negara. Dunia telah mengalami perubahan iklim dan geopolitik, semua itu berpengaruh pada ekonomi negara- negara didunia.
"Dunia telah mengalami perubahan iklim, bencana kebakaran, banjir dan gempa bumi. Geopolitik, terjadinya perang di timur tengah sampai sekarang belum selesai,", ungkapnya.
Jokowi menuturkan, GBRAN lahir untuk memenuhi asas kebenaran. Jangan sampai rakyat terus menerus diberi informasi tentang kebohongan dan kebencian yang menjurus sikap pesimistis.
"GBRAN lahir untuk memberikan penjelasan- penjelasan kepada masyarakat tentang situasi dalam berkehidupan sosial dan politik. Saya titip kepada bapak dan ibu sekalian agar dapat mendampingi masyarakat, apabila mendapat persoalan kesusahan", ujarnya.
Presiden ke 7 itu menambahkan, perlunya mengunjungi masyarakat baik dalam suasana suka maupun duka. Semua itu akan mengenang GBRAN atas perhatian dan kebaikannya.
"Pendekatan- pendekatan GBRAN akan dikenang masyarakat. Tentunya dengan organisasi yang kuat". tegasnya
Pembina GBRAN Prof. Iyyas Subiakto menjelaskan bahwa dilantiknya Dewan Pimpinan Daerah (DPD) organisasi GBRAN sebagai keseimbangan antara kebenaran dan situasi yang tidak lazim disampaikan beberapa orang atas kebencian terhadap pimpinan negara. Anggota GBRAN berupaya mencounter kebohongan yang menjurus fitnah kepada seseorang, khususnya Jokowi.
" Pelantikan ini adalah untuk menguatkan organisasi GBRAN. dalam memperkuat akar rumput yang berpandangan masih benar. Bahayanya adanya disinformasi, kebohongan dan fitnah , jangan sampai hal itu berkembang" tuturnya.
Iyyas menandaskan, organisasi ini dibangun untuk mencintai bangsanya. Menjadikan manusia yang optimis menuju kejayaan sebuah negara, yaitu Indonesia. Semangat berbangsa dari saudara Aceh sampai Papua harus kita hargai.
"Bahwa organisasi ini dibangun dari rakyat untuk rakyat. Harapan kita, GBRAN dapat diterima di masyarakat, karena masyarakat jangan larut dalam kebencian", tabahnya.
Menjawab apakah nantinya organisasi ini akane ingkar menjadi organisasi partai politik? Iyyas menjawab, itu tergantung dari dinamika politik. Dan semua itu atas restu pak Jokowi.Sekarangpun siap jika diperintahkan.
"Kalau dibuat sudah siap", pungkasnya
Editor : Ali Topan