JATIMKINI.COM, Program Nasi Berkah Ramadan yang digagas Malang Autism Center (MAC) sekaligus pelatihan keterampilan bagi anak-anak autisme yang belajar di pusat terapi tersebut kembali digelar.
Selama program berlangsung selama kurun waktu 15 hari yang dilakukan sejak 19 Februari hingga 5 Maret 2026, tim MAC telah menyalurkan 15.700 paket nasi berkah untuk disalurkan pada masyarakat
Founder MAC, Mohammad Cahyadi, mengatakan, kegiatan berbagi tersebut sekaligus menjadi bagian dari pembelajaran keterampilan hidup bagi para siswa.
“Program Nasi Berkah bukan hanya tentang berbagi makanan. Anak-anak belajar memasak, mengemas, hingga mendistribusikan makanan. Proses tersebut melatih kerja sama, tanggung jawab, dan kemandirian mereka,” jelas Cahyadi dalam keterangan resminya
Lebih lanjut Cahyadi mengungkapkan, bahwa seluruh proses produksi melibatkan anak-anak autisme yang didampingi terapis. Mereka mempraktikkan berbagai tahap kerja, mulai dari menyiapkan bahan, memasak, mengemas nasi berkah, hingga mengantarkannya ke lokasi distribusi.
Untuk Ramadan tahun ini lanjutnya, pihaknya, juga memperkenalkan inovasi baru berupa MAC Water, produk air minum dalam kemasan yang proses pengisiannya juga menjadi bagian dari pelatihan keterampilan.
Setiap hari sekitar 10 siswa terlibat langsung dalam kegiatan produksi. Masing-masing mendapat pembagian tugas berbeda agar terbiasa bekerja secara terstruktur.
Menurut Cahyadi, kegiatan tersebut merupakan langkah membangun learning center yang memberi ruang bagi anak autisme untuk belajar keterampilan kerja.
“Anak-anak memiliki potensi besar untuk berkembang. Dengan kesempatan dan pendampingan yang tepat, mereka dapat berkarya dan memberi kontribusi bagi masyarakat,” katanya.
MAC juga mengapresiasi dukungan para donatur dan relawan yang membantu keberlanjutan program tersebut.
Dukungan berbagai pihak membuat kegiatan berbagi sekaligus pelatihan bagi anak autisme dapat terus berlangsung setiap tahun.
Melalui program Nasi Berkah Ramadan, MAC berharap masyarakat melihat bahwa anak autisme mampu berpartisipasi dalam kegiatan sosial dan menjadi bagian aktif dari lingkungan sekitarnya. Program tersebut membawa pesan sederhana: satu nasi, seribu doa, mengalirkan keberkahan.
Editor : Ali Topan