x
x

Kadin Jatim Sebut Kepercayaan Pengusaha dan Masyarakat Pada Pemerintah Kian Menipis

JATIMKINI.COM, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur menyebut bahwa saat ini tingkat kepercayaan pengusaha dan masyarakat umum terhadap pemerintah kian menipis. Hal ini seiring banyaknya kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak kepada pelaku usaha dan rakyat.

"Makin menipis karena kebijakan yang dikeluarkan justru sering membuat pelaku usaha dan masyarakat susah," kata Ketua Umum Kadin Jawa Timur Adik Dwi Putranto di Surabaya, Jumat (28/3/2025).

Rumitnya regulasi yang masih kerap dirasakan serta ketidakpastian aturan tersebut akhirnya mengakibatkan iklim usaha di Indonesia, termasuk di Jawa Timur cenderung kurang kondusif.  

"Harusnya pemerintah melakukan kajian dulu sebelum ditetapkan. Melakukan diskusi dengan berbagai pihak, mulai dari pelaku usaha terkait hingga akademisi agar aturan yang dibuat bisa mengayomi dan diterima oleh semua pihak, Tidak seperti saat ini," katanya.

Adik menilai, sejumlah kebijakan yang dikeluarkan pemerintah Prabowo Gibran justru menyengsarakan pelaku usaha yang berkaitan. Salah satu contohnya pembatasan kendaraan angkutan saat idul Fitri tahun ini dengan durasi yang cukup lama.

"Kebijakan itu ckup memusingkan kami sebagai pelaku usaha karena untuk aktifitas ekspor impor ini kan sudah terjadwal semuanya," ujarnya. 

Oleh karena itu, hal yang harus dilakukan Prabowo Gibran adalah mengembalikan kepercayaan tersebut dengan memperbaiki sistem yang ada.

"Jika masyarakat tidak lagi merasa terbebani, maka kepercayaan mereka kepada pemerintah bakal kembali tinggi karena sebenarnya pengusaha ini selalu menekankan optimisme dalam berusaha," lanjutnya.

Di sisi lain, Kadin juga berharap pemerintah bisa maksimal menjaga inflasi dan daya beli. Menurut Adik, saat ini daya beli masyarakat cenderung turun. Hal ini tercermin dari terjadinya deflasi pada bulan Januari dan Februari 2025. Pada Januari 2025, Jatim mengalami deflasi sebesar 1,13n di Februari 2025 deflasi mencapai 0,54%. 

"Padahal Februari itu momen mendekati Ramadan, biasanya justru inflasi cukup tinggi. Artinya, daya beli masyarakat sedang terganggu. Ini harus segera diatasi," kata Adik. 

Kepala Badan Pusat Statistik Jatim, Zulkipli menjelaskan, deflasi yang terjadi selama dua bulan berturut-turut, Januari dan Februari 2025 ini, apabila terus berkelanjutkan akan menimbilkan dampak perlambatan ekonomi, penurunan pendataan usaha, dan potensi resesi.

 Perlambatan ekonomi akan membuat masyarakat dan pelaku usaha cenderung menunda belanja dan investasi karena berharap harga akan semakin turun. Sementara penurunan pendapatan usaha, terbentuk turun ya harga barangs, laba perusahaan juga menurun, yang dapat menghambat ekspansi bisnis dan berujung pada PHK.

"Sementara potensi resesi bakal terjadi jika deflasi berlangsung lama dan menyebabkan penurunan produksi serta investasi, maka perekonomian bisa masuk ke dalam fase resesi," kata Zulkipli.

Pada kesempatan yang berbeda, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Iwan mengatakan bahwa saat ini pemerintah provinsi Jawa Timur bersama seluruh instansi terkait sedang menjaga stabilisasi harga dalam rangka menjaga inflasi.

"Karena pada Februari sudah deflasi 0,54%, mudah-mudahan deflasi ini tidak terlalu dalam dan harapan kami bulan Maret ini akan normal kembali, tidak ada daya beli masyarakat yang kurang dan lain sebagainya sehingga di bulan Ramadan ini kami terus menjaga menjaga stabilitas harga dan pasokan kebutuhan pokok agar iklim berusaha tetap terjaga," pungkas Iwan.

 

Berita Terbaru
Selasa, 08 Jul 2025 18:06 WIB

Problem Pendidikan, SDN Sepi Peminat

Di tengah mimpi besar menuju Indonesia Emas 2045, negeri ini justru dihantui fenomena penuh tanda tanya, mengapa Sekolah Dasar Negeri makin ditinggalkan
Selasa, 08 Jul 2025 16:21 WIB

PLN Elektrifikasi 21 Ribu Petani Buah Naga di Banyuwangi, Dorong Ekonomi Kerakyatan

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian berkelanjutan melalui program electrifyin
Selasa, 08 Jul 2025 15:37 WIB

Frank & co., Hadirkan Kemewahan Intim di Tengah Kota Surabaya

Frank & co., membuka gerai kelima di Surabaya, yang mengusung berlian dengan konsep perpaduan keintiman dan kemewahan menyatu.
Selasa, 08 Jul 2025 14:35 WIB

Pelatihan SDM Jadi Kunci TPS Tingkatkan Kinerja Terminal

TPS menjawab tantangan tata kelola pelabuhan melalui pelatihan SDM guna mendorong transformasi terminal bertaraf internasional.
Selasa, 08 Jul 2025 13:17 WIB

Kelompok Mahasiswa 96 UPN Veteran Dampingi RW 5 Pilang Makmur. Tujuaannya Ini

Guna menyiapkan kegiatan Lomba Kelurahan Berseri tingkat Kota Surabaya kelompok mahasiwa KKN 96 Universitas Pembanguna Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur
Senin, 07 Jul 2025 19:34 WIB

Pamer Lukisan Abstrak di Galeri Merah Putih

Seni lukis abstrak tampil dengan kesunyian yang menantang.