x
x

Lukisan Triyoso Yusuf, Potret Kekayaan Wonosalam Jombang

JATIMKINI.COM, Tinggal di Wonosalam, lereng Gunung Anjasmoro, Jombang, memberikan inspirasi tak terbatas bagi pelukis  Triyoso Yusuf. Lingkungan hijau dengan kebun durian, salak, alpukat, rambutan, nanas dan pisang menjadi sumber ide yang tak henti mengalir.

Ia tidak sekadar merekam pemandangan melainkan menangkap esensi kehidupan di dalamnya. Suasana hangat, kebersamaan dan tradisi yang terawat. Melalui karya-karyanya, Triyoso Yusuf membuktikan bahwa seni bukan sekadar ekspresi pribadi tetapi juga cara untuk merayakan kehidupan dan mengabadikan kekayaan alam serta budaya dalam bentuk yang tak lekang oleh waktu.

Segala kenangan yang menghiasi masa kecil dan pertumbuhan Triyoso Yusuf kini menjelma menjadi karya seni penuh warna. Melalui kanvas, ia mengabadikan keindahan alam, kehidupan masyarakat serta kesenian tradisional dengan gaya ekspresif dan figuratif.

Dari tanggal 8 hingga 13 Februari, Galeri Merah Putih di Komplek Balai Pemuda, Surabaya menjadi saksi perjalanannya. Ruang pameran ini memiliki sejarah panjang, semula berupa sekretariat Angkatan 66 kemudian workshop kesenian hingga sekretariat Festival Seni Surabaya, sebelum akhirnya menjadi ruang apresiasi seni rupa. Kini, di tempat bersejarah itu, Triyoso memamerkan karya-karya yang menghidupkan kembali nuansa masa lalu dengan sapuan warna yang dinamis.

SUASANA GEMBIRA

Mengamati karya Triyoso, kesan pertama yang muncul adalah pengaruh  Hendra Gunawan. Triyoso tak menampik hal itu. Ia memang berkiblat pada tiga pelukis besar, yaitu  Affandi, Antonio Blanco, dan Hendra Gunawan, para maestro Indonesia. 

Figurasi objek-objeknya kental dengan nuansa karikatural, sementara goresannya ekspresif, memperlihatkan dominasi warna coklat dengan aksentuasi biru langit dan kuning kunyit. Kombinasi ini menghadirkan kesan komposisi yang padat dan bertenaga.

Triyoso bukan sekadar melukis, ia menangkap suasana, menghadirkan keceriaan dalam setiap karyanya. Salah satu lukisan yang mencuri perhatian dalam pameran ini adalah Bancakan Salak, menggambarkan orang-orang berkumpul mengelilingi ‘tumpeng’ buah salak dengan penuh tawa. Nuansa serupa juga tampak dalam Kenduren Wonosalam, Jazz Jawi, dan berbagai adegan pagelaran wayang kulit.

Salah satu karya yang langsung mendapatkan apresiasi adalah Kenduren Wonosalam yang menggambarkan pesta durian di Wonosalam, Jombang. Lukisan berukuran 100 x 150 cm itu terjual kepada seorang kolektor bernama Ibu Endah. "Melihat lukisan ini, saya merasa larut dalam suasana perayaannya," ujarnya.

DIGITAL KE KANVAS

Triyoso Yusuf bukan nama baru di dunia seni. Ia adalah alumni SMKN 12 Surabaya yang selama 18 tahun berkiprah sebagai desainer produk, termasuk merek biskuit UBM dan AIM. Dalam rentang waktu itulah dia lebih dikenal sebagai pelukis digital. Namun, pada 2016 memutuskan beralih ke media kanvas.

Keputusannya tak sia-sia. Karya-karyanya bertema wayang purwa langsung mendapat respons positif di Pasar Seni Lukis Indonesia (PSLI) Surabaya. Delapan lukisan pertamanya laris terjual. Sejak itu Triyono semakin menekuni seni lukis konvensional.

Figur Semar kerap menjadi inspirasinya. Bahkan, dua karyanya kini menjadi koleksi Presiden SBY setelah dipamerkan di Malang pada 2023. Karya lainnya juga dikoleksi Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, serta kolektor dari Malaysia, Singapura, dan Belanda.

 

Berita Terbaru
Selasa, 08 Jul 2025 19:58 WIB

Kadin Jatim Sebut Tarif Impor AS 32% Justru Bikin Peluang Besar Ekspor Tekstil

JATIMKINI.COM, Kebijakan tarif impor sebesar 32% yang diterapkan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap produk dari berbagai negara Asia menciptakan
Selasa, 08 Jul 2025 18:06 WIB

Problem Pendidikan, SDN Sepi Peminat

Di tengah mimpi besar menuju Indonesia Emas 2045, negeri ini justru dihantui fenomena penuh tanda tanya, mengapa Sekolah Dasar Negeri makin ditinggalkan
Selasa, 08 Jul 2025 16:21 WIB

PLN Elektrifikasi 21 Ribu Petani Buah Naga di Banyuwangi, Dorong Ekonomi Kerakyatan

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian berkelanjutan melalui program electrifyin
Selasa, 08 Jul 2025 15:37 WIB

Frank & co., Hadirkan Kemewahan Intim di Tengah Kota Surabaya

Frank & co., membuka gerai kelima di Surabaya, yang mengusung berlian dengan konsep perpaduan keintiman dan kemewahan menyatu.
Selasa, 08 Jul 2025 14:35 WIB

Pelatihan SDM Jadi Kunci TPS Tingkatkan Kinerja Terminal

TPS menjawab tantangan tata kelola pelabuhan melalui pelatihan SDM guna mendorong transformasi terminal bertaraf internasional.
Selasa, 08 Jul 2025 13:17 WIB

Kelompok Mahasiswa 96 UPN Veteran Dampingi RW 5 Pilang Makmur. Tujuaannya Ini

Guna menyiapkan kegiatan Lomba Kelurahan Berseri tingkat Kota Surabaya kelompok mahasiwa KKN 96 Universitas Pembanguna Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur