x
x

Kejar Penjualan Rp1,5 Triliun di Surabaya, Pakuwon Optimalkan Insentif PPNDTP di Spektaexpo

JATIMKINI.COM, Pengembang properti Pakuwon Group kembali menggelar pameran tunggal bertajuk Spektaexpo yang berlangsung selama15 - 19 Mei 2024 di Pakuwon Mall di Surabaya Barat.

Head of Marketing Pakuwon, Liliani Harsono mengatakan pameran ini menjadi yang pertama di gelar tahun ini. Biasanya Pakuwon rutin menggelar pameran tunggal setidaknya 3 kali dalam setahun.

“Ini merupakan salah satu upaya Pakuwon untuk mencapai target penjualan tahun ini sekaligus mengerjar potensi pemanfaatan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPNDTP) 100% yang berlangsung sampai Juni nanti,” jelasnya dalam konferensi pers, Rabu (15/5/2024).

Dia memaparkan, banyak produk unggulan Pakuwon Group tersebar di berbagai kota besar di Indonesia, antara lain Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Solo, Semarang, Bali, dan Batam dengan total lebih dari 812.000 sqm Net Leasable Area untuk shopping mall, 1.700 Ha kawasan perumahan, 15 hotel, 290.000 sqm GSA gedung perkantoran, dan lebih dari 17.000 unit apartemen.

“Selama pameran, ada banyak promo seperti free DP (hanya bayar Rp25juta, langsung huni), free PPN hingga Rp220 juta, free BPHTB, free biaya KPR/KPA, free service charge dan cicilan mulai Rp2 jutaan untuk hunian prestisius,” imbuhnya.

Adapun dalam pameran itu, Pakuwon Group didukung seluruh bank-bank ternama penyedia fasilitas Kredit, antara lain BCA, Bank Mandiri, Bank CIMB Niaga, UOB, Bank Danamon, Bank OCBC NISP, Bank Permata, BNI, BRI, BTN, Bank Mestika, PaninBank.

Direktur Pakuwon Group, Fenny mengatakan tahun ini Pakuwon menargetkan penjualan proyek properti di Surabaya sebesar Rp1,5 triliun. Sedangkan potensi penjualan dari proyek yang ready stock dan bisa menggunakan insentif PPNDTP mencapai Rp1,3 triliun.

“Sejalan dengan PPNDTP, kita punya properti yang ready unit dengan nilai harga penjualan total Rp1,3 triliun. Dari jumlah itu ada proyek highrise 60%, dan landed house 40%. Khusus selama pameran ini target penjualannya Rp250 miliar," katanya.

Fenny optimistis Pakuwon dapat mencapai target penjualan tahun ini karena tantangan sektor properti tampaknya sudah terlewati, di antaranya seperti gelaran pemilu presiden serta momen Ramadan dan Lebaran yang telah berlalu.

“Pemilu, Ramadan dan Lebaran sudah terlewati, nanti akhir tahun ada pemilihan kepada daerah seperti tidak terlalu berpengaruh, karena biasanya untuk konsumen dari pengusaha-pengusaha memiliki wait and see ketika beli properti,” imbuhnya.

 

 

Berita Terbaru
Selasa, 08 Jul 2025 19:58 WIB

Kadin Jatim Sebut Tarif Impor AS 32% Justru Bikin Peluang Besar Ekspor Tekstil

JATIMKINI.COM, Kebijakan tarif impor sebesar 32% yang diterapkan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap produk dari berbagai negara Asia menciptakan
Selasa, 08 Jul 2025 18:06 WIB

Problem Pendidikan, SDN Sepi Peminat

Di tengah mimpi besar menuju Indonesia Emas 2045, negeri ini justru dihantui fenomena penuh tanda tanya, mengapa Sekolah Dasar Negeri makin ditinggalkan
Selasa, 08 Jul 2025 16:21 WIB

PLN Elektrifikasi 21 Ribu Petani Buah Naga di Banyuwangi, Dorong Ekonomi Kerakyatan

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian berkelanjutan melalui program electrifyin
Selasa, 08 Jul 2025 15:37 WIB

Frank & co., Hadirkan Kemewahan Intim di Tengah Kota Surabaya

Frank & co., membuka gerai kelima di Surabaya, yang mengusung berlian dengan konsep perpaduan keintiman dan kemewahan menyatu.
Selasa, 08 Jul 2025 14:35 WIB

Pelatihan SDM Jadi Kunci TPS Tingkatkan Kinerja Terminal

TPS menjawab tantangan tata kelola pelabuhan melalui pelatihan SDM guna mendorong transformasi terminal bertaraf internasional.
Selasa, 08 Jul 2025 13:17 WIB

Kelompok Mahasiswa 96 UPN Veteran Dampingi RW 5 Pilang Makmur. Tujuaannya Ini

Guna menyiapkan kegiatan Lomba Kelurahan Berseri tingkat Kota Surabaya kelompok mahasiwa KKN 96 Universitas Pembanguna Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur