x
x

Jatim Perlu Gali Pasar Baru Ekspor di Tengah Menguatnya Tekanan Geopolitik

JATIMKINI.COM, Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jawa Timur menilai sektor usaha dan industri di Jatim perlu mencari pasar baru khususnya di Asia lantaran kondisi tekanan geopolitik atau perang antar negara tahun ini semakin menguat.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jatim, Erwin Gunawan Hutapea mengatakan 2024 menjadi tahun yang lebih challenging atau menantang lantaran dunia diperhadapkan dengan tekanan geopolitik seperti perang antara Rusia - Ukraina, Israel - Palestina, Iran - Israel, termasuk perang dagang China - Amerika Serikat yang tak kunjung turun.

“Geopolitik kok bukannya membaik dari 2023, tp kelihatan tanda tensinya meninggi. Rusia - Ukraina belum selesai, Israel - Palestina tidak ada tanda-tanda selesai, lalu krisis Laut Merah tentunya ini berimplikasi terhadap perdagangan internasional, ongkos transportasi akan lebih mahal karena shippingnya berputar,” jelasnya dalam Media Briefing Penguatan Sinergi untuk menjaga Stabilitas dan Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Jatim, Senin (22/4/2024).

Kondisi tersebut, lanjutnya, tentu akan memberikan tantangan terhadap perekonomian Indonesia terutama dari sisi kinerja ekspor yang selama ini menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi.

“Kondisi global yang melambat ini tentunya akan menimbulkan tekanan, di Jatim sedikit banyak juga didukung oleh kinerja ekspor. Untuk itu yang perlu kita lakukan tentu mencari pasar-pasar baru, dengan lebih mendorong strategi pemasaran khususnya di Asean,” ujarnya.

Sementara itu, kata Erwin, konflik antara Iran - Israel juga dapat menimbulkan persoalan harga energi mengingat Iran, termasuk Irak merupakan salah satu negara produsen minyak terbesar di dunia. 

“Kalau persoalan energi merambah naik, tentu akan berimplikasi pada harga BBM di dalam negeri. Hal ini perlu menjadi perhatian kita bersama,” imbuhnya.

Erwin menambahkan, meski kondisi global sangat menantang tetapi Indonesia, termasuk Jatim memiliki kekuatan lain yang bisa dioptimalkan yakni sektor konsumsi baik konsumsi rumah tangga, pemerintah maupun Lembaga Non-Profit yang melayani Rumah Tangga (LNPRT).

Selain itu, menurutnya, gelaran pemilihan umum presiden, legislatif yang telah berlangsung serta pemilu kepala daerah pada November mendatang sedikit banyak akan memberikan dorongan konsumsi dengan harapan stabilitas harga atau inflasi bisa terkendali.

“Bank Indonesia memperkirakan ekonomi Jatim pada kuartal I/2024 ini akan lebih lebih baik dibandingkan kuartal IV/2023. Dengan kondisi global yang kelihatannya masih cukup menantang, kita akan bergantung pada permintaan dalam negeri khususnya konsumsi rumah tangga,” kata Erwin.

Ditambah lagi, tambah Erwin, masih terus berlangsungnya proyek Proyek Strategis Nasional (PSN) yang akan jadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi. BI pun memperkirakan ekonomi Jatim di tahun ini masih akan tumbuh sesuai target antara 4,7% hingga 5,5%, dengan tren inflasi yang cenderung sedikit lebih tinggi tetapi masih dalam rentang 2,5% +- 1%.

Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim mencatat, kinerja ekspor Jatim pada Februari 2024 mulai mengalami penurunan secara bulanan. Pada Februari, ekspor non migas tercatat sebesar US$1,72 miliar turun dibandingkan Januari 2024 yakni US$1,90 miliar.

Kepala BPS Jatim, Zulkipli mengatakan nilai ekspor non migas turun secara bulanan, begitu pula pada emua sektor. Tercatat kinerja selama Februari 2024 untuk sektor pertanian sebesar US$0,07 miliar turun -9,67%, ekspor industri pengolahan US$1,64 milair turun -9,79%, serta sektor pertambangan dan lainnya turun -23,14%.

“Golongan barang utama yang masih menjadi primadona pasar ekspor dari Jatim yakni perhiasan/permata, tembaga, kayu dan barang dari kayu,” katanya.

Adapun selama Januari - Februari 2024, pangsa ekspor non migas Jatim telah dikontribusi oleh Amerika US$0,53 miliar, Tiongkok US$0,45 miliar, Jepang US$0,45 miliar, Malaysia US$0,22 miliar, serta sejumlah negara di Asean US$0,71 miliar dan Uni Eropa US$0,25 miliar.

 

 

Berita Terbaru
Kamis, 10 Jul 2025 18:48 WIB

Layanan Baru TPS Perkuat Jalur Perdagangan ke China Utara

TPS membuka layanan baru di awal semester kedua 2025 dengan mendapat kepercayaan untuk melayani rute Surabaya China Utara.
Kamis, 10 Jul 2025 10:24 WIB

ASEAN Perkuat Sentralitas dan Solidaritas Menuju Visi 2045 di AMM ke-58 Kuala Lumpur

Sentralitas ASEAN, koordinasi, kolaborasi dan solidaritas antara kebijakan luar negeri dan ekonomi mewujudkan "Visi ASEAN 2045 : Masa Depan Kita Bersama"
Rabu, 09 Jul 2025 19:25 WIB

Sempat Terganggu Pasca Insiden RTG, Layanan TPK Bitung Kembali Normal Sejak Awal Juli

JATIMKINI.COM, PT Pelindo Terminal Petikemas berkomitmen melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kinerja pelayanan peti kemas di TPK Bitung pasca insiden
Rabu, 09 Jul 2025 16:01 WIB

Produksi Melimpah Tapi Perut Rakyat Masih Keroncongan

Dibalik gegap gempita pernyataan pemerintah mengenai keberhasilan sektor pangan nasional, muncul satu ironi yang menggigit
Rabu, 09 Jul 2025 13:36 WIB

Bertepatan Pembukaan Fortasi, SMAMX Beri Reward Siswa Peraih Medali Porprov IX Jatim

Kepala SMA Muhammadiyah 10 (SMAMX) Surabaya resmi memberikan penghargaan dan apresiasi pada 23 siswa peraih medali ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov ) IX
Rabu, 09 Jul 2025 13:32 WIB

PTPN I Regional 5 Beri Bantuan Infrastruktur Pendidikan untuk Yayasan Yatim Kepodang Mandiri Sidoarjo

JATIMKINI.COM, Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap pendidikan masyarakat sekitar, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 5 memberikan bantuan Tanggung