x
x

Perhelatan Profesi Keuangan Expo (Expo) 2023 di Buka. Pesan Sri Mulyani Begini…

JATIMKINI.COM, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dalam menyelenggarakan Profesi Keuangan Expo (Expo) 2023 di Gedung Dhanapala Jakarta secara tegas mengatakan, profesi keuangan kepada para pemangku kepentingan dan masyarakat umum. Dengan demikian, diharapkan dapat mendorong penguatan peran profesi keuangan dalam rangka akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional dan kawasan.

“Saya ingin menyampaikan begitu pentingnya profesi keuangan untuk mengembangkan perekonomian dan keniscayaan bahwa ekonomi yang semakin maju memang semakin canggih, sophisticated, dan kompleks. Profesi keuangan harus siap mengawal perekonomian Indonesia. Mengawal berarti profesi keuangan memiliki kompetensi yang makin memadai, mampu melihat dan menata risiko, mampu menyampaikan data dan informasi secara akurat dan kredibel, serta memiliki integritas profesi,” tegas Sri Mulyani

Menurutnya, dalam hal penguatan profesi keuangan, Indonesia memiliki industri keuangan yang berkembang pesat. Pemerintah menunjukkan keseriusannya dalam mendukung penguatan profesi keuangan dengan meluncurkan berbagai inisiatif untuk memperkuat regulasi keuangan dan meningkatkan akses keuangan bagi masyarakat. Salah satunya pengesahan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) pada tanggal 12 Januari 2023 menjadi momentum penting dalam reformasi sektor keuangan di Indonesia.

Masih kata Sri Mulyani , profesi keuangan tentu memiliki keterkaitan erat dengan sektor keuangan. Peran penting dari profesi keuangan adalah menyediakan informasi dan membantu proses bisnis dengan tingkat kepercayaan yang tinggi kepada publik. Dengan adanya UU P2SK mendorong kebutuhan terhadap jasa profesi keuangan dan memberikan peluang kepada profesi keuangan untuk lebih berkontribusi terhadap perekonomian negara.

Oleh karena itu lanjutnya, para profesi keuangan wajib memberikan jasa secara profesional, bergabung dalam asosiasi profesi, menaati kode etik, dan menjaga independensi. UU P2SK juga memberikan amanat kepada pemerintah dan otoritas sektor keuangan untuk mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas profesi keuangan. Harapannya, profesi keuangan dan asosiasi profesi sebagai bagian dari ekosistem sektor keuangan pada UU P2SK ini dapat mewujudkan sektor keuangan yang dalam, inovatif, efisien, inklusif, dapat dipercaya, kuat, dan stabil.

“Anda akan tahu sekarang profesi keuangan akan makin penting di dalam reformasi sektor keuangan yang merupakan salah satu fondasi Indonesia untuk maju terus menjadi negara middle-upper income dan high income country. Kita tidak mungkin naik tanpa adanya reformasi sektor keuangan dan reformasi sektor keuangan tidak akan berjalan tanpa profesi keuangan memiliki kesiapan dan mindset yang sama”, ujar Menkeu dalam kutipannya disitus resmi Kemankeu di Jakarta

Sri Mulyani meminta kepada para profesi keuangan untuk memperkuat dan memaksimalkan kontribusi profesi keuangan. Pesan Menkeu agar menjadikan profesionalisme sebagai prinsip panduan dalam menjalankan tugas setiap hari. Selain itu, profesi keuangan dapat menjadi contoh yang menginspirasi dalam sikap, perilaku, dan dedikasi terhadap profesi keuangan. Sinergi harus sebagai landasan utama dalam kerja tim dan hubungan antar profesi keuangan. Saling mendukung, berbagi pengetahuan, dan mengatasi perbedaan untuk mencapai tujuan bersama. Dengan bersatu dan bekerja secara sinergi, Indonesia akan mencapai keberhasilan yang lebih besar dan membawa industri keuangan ke level yang lebih tinggi.

Tidak hanya itu, Menkeu pun terus mengingatkan bahwa integritas adalah prinsip kunci yang membentuk reputasi dan kepercayaan dalam profesi keuangan. Kejujuran dalam segala hal harus dijaga serta hindari konflik kepentingan dan praktik yang meragukan. Jangan pernah tergoda untuk melakukan tindakan curang, manipulatif, atau melanggar hukum. Menkeu menegaskan bahwa tindakan tidak etis tidak hanya merugikan orang lain, tetapi juga merusak reputasi dan kepercayaan dalam profesi keuangan secara keseluruhan. Di samping itu, profesi keuangan diharapkan dapat mendorong semakin banyak generasi muda yang menekuni bidang sektor keuangan dengan dengan tetap memegang teguh integritas dan profesionalisme.

“Saya harap Kemenkeu terus menerus menekankan aspek pentingnya profesi keuangan untuk menjaga kompetensi profesionalitas dan integritas tersebut”, pungkas Menkeu.

Perlu diketahui, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) selaku Pembina Profesi Keuangan menyelenggarakan Profesi Keuangan Expo (Expo) 2023 yang mengambil tema “Penguatan Profesi Keuangan: Indonesia Sebagai Bagian Titik Episentrum di ASEAN dan Internasional” dimulai dari tanggal 25 hingga 26 Juli 2023 di Gedung Dhanapala Jakarta. Dalam perhelatan tahunan ini Kemenkeu juga melibatkan kolaborasi dan sinergi dari 13 Asosiasi Profesi Keuangan.

 

Berita Terbaru
Rabu, 09 Jul 2025 16:01 WIB

Produksi Melimpah Tapi Perut Rakyat Masih Keroncongan

Dibalik gegap gempita pernyataan pemerintah mengenai keberhasilan sektor pangan nasional, muncul satu ironi yang menggigit
Rabu, 09 Jul 2025 13:36 WIB

Bertepatan Pembukaan Fortasi, SMAMX Beri Reward Siswa Peraih Medali Porprov IX Jatim

Kepala SMA Muhammadiyah 10 (SMAMX) Surabaya resmi memberikan penghargaan dan apresiasi pada 23 siswa peraih medali ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov ) IX
Rabu, 09 Jul 2025 13:32 WIB

PTPN I Regional 5 Beri Bantuan Infrastruktur Pendidikan untuk Yayasan Yatim Kepodang Mandiri Sidoarjo

JATIMKINI.COM, Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap pendidikan masyarakat sekitar, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 5 memberikan bantuan Tanggung
Rabu, 09 Jul 2025 13:26 WIB

Perkembangan Pasar Modal: Stabil tapi Rawan

Perkembangan pasar modal dalam negeri masih resilien meski dihadapkan dengan sejumlah indikator global, yang bisa membawa dampak besar.
Selasa, 08 Jul 2025 19:58 WIB

Kadin Jatim Sebut Tarif Impor AS 32% Justru Bikin Peluang Besar Ekspor Tekstil

JATIMKINI.COM, Kebijakan tarif impor sebesar 32% yang diterapkan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap produk dari berbagai negara Asia menciptakan
Selasa, 08 Jul 2025 18:06 WIB

Problem Pendidikan, SDN Sepi Peminat

Di tengah mimpi besar menuju Indonesia Emas 2045, negeri ini justru dihantui fenomena penuh tanda tanya, mengapa Sekolah Dasar Negeri makin ditinggalkan