x
x

Strategi Kadin Jatim Atasi Rasio Kewirausahaan Indonesia Masih Rendah. Begini...

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim terus berupaya melakukan percepatan peningkatan jumlah enterpreneur melalui perbagai kebijakan dan kesepakatan dengan banyak pihak, salah satunya menjalin kerja sama dengan Yayasan Sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI)

Menurut Ketua Umum Kadin Jatim, Adik Dwi Putranto, rasio kewirausahaan Indonesia, termasuk Jatim dinilai masih cukup rendah, hanya sekitar 3,47 persen dari jumlah penduduk Indonesia. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi seluruh stakeholder terkait, agar target peningkatan jumlah kewirausahaan Indonesia sebesar 4 persen di tahun 2024 bisa tercapai nantinya.

"Kadin Jatim sangat mengaprisiasi langkah yang diambil SPI, karena pertama, SPI diperuntukkan bagi murid yang tidak mampu atau yatim piatu, tanpa di pungut biaya (gratis). Kedua orientasi SPI adalah untuk mencetak wirausaha, ini senada dengan program Kadin Jatim yang ingin mencetak wirausaha sebanyak-banyaknya," terang Adik di Putranto dalam keterangan resminya di Surabaya Minggu, (6/3/2022).

Lebih lanjut Adik mengungkapkan, sejauh ini banyak orang yang beranggapan jika mulai berwirausaha itu membutuhkan investasi yang besar dan hanya bisa dilakukan oleh orang yang secara finansial mampu, padahal kenyataannya tidak. Anak yatim yang hanya memiliki dana pas-pasan pun bisa mulai berwirausaha.

"Syarat yang dibutuhkan untuk menjadi wirausaha itu bukan memiliki uang banyak, tetapi memiliki tekat dan kerja keras. Jika kedua hal tersebut dilakukan ditambah dengan inovasi, saya yakin akan ada banyak enterpreneur berhasil yang bermunculan," tegasnya.

Sebenarnya, kata Adik, berwirausaha adalah pilihan strategis bagi para milenial dan berpotensi mendorong perekonomian bangsa. Ini juga untuk mendorong peningkatan rasio kewirausahaan Indonesia yang saat ini masih kalah dari negara-negara tetangga seperti Thailand 4,26 persen, Malaysia 4,74 persen, dan Singapura 8,76 persen. Sementara rasio kewirausahaan di Indonesia masih sekitar 3,47 persen.

"Karakter milenial itu dinamis, inovatif dan pantang menyerah, sangat pas untuk menjadi seorang enterpreneur atau wirausaha muda dan ini harus kita tangkap dan kembangkan," ujar Adik.

Menanggapi hal itu, Kepala Sekolah SPI Risna Amalia mengatakan, pihaknya menyambut baik kolaborasi Kadin Jatim dengan Yayasan SPI dalam menghadirkan pendidikan Entrepreneurship yang berkualitas tidak terlepas dari banyaknya apresiasi akan prestasi Sekolah SPI dalam keberhasilannya mendidik murid dan mahasiswa untuk mengembangkan jiwa Entrepreneurship.

Menurutnya, keberhasilan dan pengakuan ini datang bukan hanya dari dalam negeri tetapi juga di kancah internasional, terbukti Sekolah Selamat Pagi Indonesia diundang untuk menjadi pembicara di acara 8th UNESCO APEID Conference on Entrepreneurship Education di Hangzhou China pada 2019 yang lalu.

Dalam peningkatan mutu sumber daya manusia dan mutu institusi, penting untuk dapat berkolaborasi. Dengan Sekolah SPI membangun kerjasama dengan Kadin Jatim tentunya, menjadi nilai tambah dalam peningkatan kualitas pelayanan pendidikan yang ada di Sekolah SPI. Dimana kita tahu bahwa Kadin Jatim adalah lembaga yang sangat expert dan berkompeten dalam bidang Entreprenership dan Mutu SDM," pungkas Risna Amalia.

Perlu diketahui, Sekolah SPI merupakan sekolah gratis setingkat SMA dan Sekolah Tinggi yang memberikan kesempatan mengenyam pendidikan 100 persen gratis bagi anak-anak Indonesia yang membutuhkan, dengan latar belakang yatim piatu ataupun berkekurangan secara ekonomi. Sementara untuk murid dan mahasiswa berasal dari seluruh Indonesia dan dari berbagai perwakilan suku dan agama. Sekolah ini menghadirkan pendidikan life skill dan entrepreneurship bagi anak-anak Indonesia yang membutuhkan.

Berita Terbaru
Kamis, 10 Jul 2025 18:48 WIB

Layanan Baru TPS Perkuat Jalur Perdagangan ke China Utara

TPS membuka layanan baru di awal semester kedua 2025 dengan mendapat kepercayaan untuk melayani rute Surabaya China Utara.
Kamis, 10 Jul 2025 10:24 WIB

ASEAN Perkuat Sentralitas dan Solidaritas Menuju Visi 2045 di AMM ke-58 Kuala Lumpur

Sentralitas ASEAN, koordinasi, kolaborasi dan solidaritas antara kebijakan luar negeri dan ekonomi mewujudkan "Visi ASEAN 2045 : Masa Depan Kita Bersama"
Rabu, 09 Jul 2025 19:25 WIB

Sempat Terganggu Pasca Insiden RTG, Layanan TPK Bitung Kembali Normal Sejak Awal Juli

JATIMKINI.COM, PT Pelindo Terminal Petikemas berkomitmen melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kinerja pelayanan peti kemas di TPK Bitung pasca insiden
Rabu, 09 Jul 2025 16:01 WIB

Produksi Melimpah Tapi Perut Rakyat Masih Keroncongan

Dibalik gegap gempita pernyataan pemerintah mengenai keberhasilan sektor pangan nasional, muncul satu ironi yang menggigit
Rabu, 09 Jul 2025 13:32 WIB

PTPN I Regional 5 Beri Bantuan Infrastruktur Pendidikan untuk Yayasan Yatim Kepodang Mandiri Sidoarjo

JATIMKINI.COM, Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap pendidikan masyarakat sekitar, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 5 memberikan bantuan Tanggung
Rabu, 09 Jul 2025 13:26 WIB

Perkembangan Pasar Modal: Stabil tapi Rawan

Perkembangan pasar modal dalam negeri masih resilien meski dihadapkan dengan sejumlah indikator global, yang bisa membawa dampak besar.