JATIMKINI.COM, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Branch Office (BO) Surabaya Jemursari terus berkomitmen untuk memperluas jaringan kolaborasi guna mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi daerah.
Hal ini diwujudkan melalui pertemuan strategis antara manajemen BRI BO Surabaya Jemursari dengan perwakilan Lintas Asosiasi Jawa Timur guna menciptakan ekosistem usaha yang lebih kuat dan berdaya saing tinggi di tingkat regional.
Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Branch Office Head BRI BO Surabaya Jemursari, Octarez Abi Ibrahim, bersama dengan Ketua Lintas Asosiasi Jatim, M. Fikri.
Agenda utama dari pertemuan ini adalah menyelaraskan program kerja lintas sektor serta membuka peluang kerja sama yang saling menguntungkan. Kedua belah pihak berkomitmen mengintegrasikan potensi bisnis guna merespons tantangan ekonomi global saat ini.
Branch Office Head BRI BO Surabaya Jemursari, Octarez Abi Ibrahim, menyatakan bahwa BRI senantiasa siap mendukung sektor usaha dan komunitas yang tergabung dalam Lintas Asosiasi Jatim.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui berbagai layanan perbankan yang inovatif, berbasis digital, dan terintegrasi. Sebagai bank dengan jaringan terluas, BRI fokus mempermudah inklusi keuangan bagi para pelaku usaha setempat.
"Sinergi ini diharapkan mampu memberikan kemudahan akses permodalan serta layanan finansial yang efisien bagi para pelaku usaha di Jawa Timur," ujar Octarez Abi Ibrahim dalam rilis, Jumat (3/7/2026).
Ia juga menambahkan bahwa transformasi digital BRI akan menjadi motor penggerak utama dalam efisiensi operasional bisnis para anggota asosiasi.
Ketua Lintas Asosiasi Jatim, M. Fikri, menyambut baik inisiatif dan dukungan penuh yang ditunjukkan oleh BRI BO Jemursari Surabaya.
Menurutnya, kolaborasi strategis antara sektor perbankan dan asosiasi industri merupakan kunci utama dalam mendorong roda perekonomian.
Kerja sama ini diyakini mampu membuka ruang pasar yang lebih luas serta memperkuat daya saing para pelaku industri di segmen masing-masing.
Melalui kemitraan ini, kedua belah pihak optimistis dapat menciptakan multiplier effect (efek berganda) yang positif bagi iklim investasi dan penyerapan tenaga kerja di Jawa Timur.
Akses pembiayaan yang lebih fleksibel dari BRI diharapkan dapat memacu produktivitas sektor UMKM hingga industri skala menengah yang menjadi tulang punggung ekonomi Jatim.
Dia berharap langkah awal ini bisa segera ditindaklanjuti dengan penyusunan program kerja taktis demi kemajuan ekonomi Jawa Timur yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Editor : Peni Widarti