x
x

Bidik Penjualan Rp447 Miliar di 2026, Langgeng Makmur Waspadai Konflik Geopolitik hingga Kurs Rupiah

JATIMKINI.COM, PT Langgeng Makmur Industri Tbk (LMPI) mematok target penjualan 2026 sebesar Rp447 miliar. Meski turun dibanding realisasi 2025, manajemen menyebut masih berupaya untuk bisa tumbuh di tengah sejumlah tantangan usaha.

"Proyeksi 2026 Rp447 miliar atau turun dibanding 2025. Tapi kami usahakan untuk bisa tumbuh," ujar Direktur Langgeng Makmur, Kosasih Koenawan dalam Paparan Publik 2026 di Sidoarjo, Selasa (30/6/2026).

Kinerja 2025: Domestik Turun, Ekspor Melesat

Pada 2025, LMPI membukukan penjualan Rp472 miliar, turun Rp49 miliar atau 9,51% dibandingkan penjualan 2024 sebesar Rp521 miliar.

Penjualan domestik turun Rp51 miliar atau 9,74ri Rp519 miliar pada 2024 menjadi Rp469 miliar pada 2025. Divisi peralatan dapur aluminium mencatat penjualan Rp238 miliar, turun Rp19 miliar atau 7,24%.

Divisi peralatan rumah tangga plastik membukukan Rp96 miliar, turun Rp18 miliar atau 15,67%. Divisi pipa, fitting dan profil turun 10,54ri Rp144 miliar di 2024 menjadi Rp129 miliar di 2025.

Sebaliknya, penjualan ekspor melonjak 42,44ri US$0,144 juta pada 2024 menjadi US$0,190 juta pada 2025. Tujuan utama ekspor adalah negara-negara Asia termasuk Timur Tengah dan Australia.

Hingga kuartal I/2026, penjualan bersih tercatat Rp69 miliar. Divisi peralatan dapur aluminium dan peralatan rumah tangga plastik menyumbang Rp26 miliar dan Rp20 miliar, atau 67ri total penjualan.

Dihantam 3 Risiko Usaha: Geopolitik, Kurs, Persaingan Plastik

Dalam paparannya, LMPI membeberkan 3 risiko usaha utama yang membayangi target 2026.

Pertama, dampak eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah dan penutupan jalur logistik di Selat Hormuz. Hal ini menyebabkan gangguan pasokan dan harga minyak bumi internasional yang sangat berfluktuasi serta mempengaruhi harga pokok bahan dasar produksi plastik dan pipa fitting. Manajemen menyebut risiko ini berlaku untuk seluruh pemain di industri.

Kedua, perlemahan kurs Rupiah terhadap USD, yang menekan biaya bahan baku impor. Ketiga, persaingan di bidang produk plastik yang makin ketat.

Prospek Masih Besar: Proyek Infrastruktur & Pasar Ekspor Asia

Meski dibayangi risiko, LMPI melihat prospek usaha tetap besar. Potensi pasar domestik tumbuh seiring pertumbuhan penduduk, khususnya untuk alat masak aluminium dengan lapisan anti lengket yang dilengkapi desain dan variasi menarik.

Potensi pasar produk PVC dan PE juga sangat besar, terutama dari proyek infrastruktur pemerintah untuk air minum dan saluran irigasi ke sawah. Selain itu ada permintaan pipa dari masyarakat untuk saluran air rumah dan perusahaan swasta untuk industri maupun proyek swasta. Untuk pasar ekspor, LMPI membidik potensi besar di kawasan Asia. 

Adapun 8 strategi perseroan menghadapi tantangan dan mengejar target. Di antaranya, continuous improvement di semua divisi, efisiensi di semua lini perusahaan untuk meningkatkan competitive advantage, dan meningkatkan sarana dan prasarana produksi.

Selain itu juga menjaga kualitas mulai proses produksi hingga produk jadi, optimalisasi aset dan pengembangan pelanggan strategis, inovasi dan diversifikasi produk untuk pengembangan pasar, meningkatkan komunikasi dengan pelanggan untuk menjaring perubahan selera konsumen serta perbaikan mutu berkesinambungan, serta menjalin kerjasama dengan pelanggan potensial di sektor industri.

"Manajemen optimistis potensi meningkatkan penjualan ke depan masih sangat besar, dengan harapan perbaikan ekonomi nasional dapat meningkatkan konsumsi masyarakat," tambah Corporate Secretary Langgeng Makmur, Henri Subiyanto.

 

 

 

Berita Terbaru
Selasa, 30 Jun 2026 19:27 WIB

FGD Pola Hidup Sehat : Wagub Emil Sebut Kebijakan Harus Seimbangkan Ekonomi Kafe dengan Gaya Hidup Sehat Warga

JATIMKINI.COM, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menegaskan kebijakan kesehatan di Jatim tidak boleh hanya teknokratis, tapi harus memperhatikan
Selasa, 30 Jun 2026 18:01 WIB

Jaga Habitat Tukik, PLN NP Lestarikan Kawasan Pesisir Selatan Jawa

PLN Nusantara Power komitmen menjaga kelestarian habitat pesisir dengan merawat dan menjaga habitat penyu di Kabupaten Blitar.
Selasa, 30 Jun 2026 17:56 WIB

Suparma Kebut Target Penjualan Rp3 Triliun di 2026, Begini Strateginya! 

JATIMKINI.COM, Emiten tisu dan kertas, PT Suparma Tbk (SPMA) tengah mengejar target penjualan 2026 sebesar Rp3 triliun melalui sejumlah startegi.  Direktur
Selasa, 30 Jun 2026 12:32 WIB

SIG Berdayakan 36 UMKM di Desa Glondonggede - Tuban

JATIMKINI.COM, Komitmen PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa terus menunjukkan hasil nyata.  Melalui
Selasa, 30 Jun 2026 11:50 WIB

PCNU Surabaya : Sampaikan Aspirasi Denga Cara Damai dan Bermartabat

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Surabaya menyampaikan pernyataan sikap terkait demo mahasiswa yang berujung pada tindakan anarkis
Selasa, 30 Jun 2026 10:10 WIB

PLN NP UP Brantas Gelar Khitanan Massal di Ponorogo

JATIMKINI.COM, Hilman Abdul Karim, warga Desa Wagir Lor, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, merasa bergembira setelah mengikuti khitanan massal,