JATIMKINI.COM, Jajaran Polda Jawa Timur (Jatim) antisipasi lonjakan pengunjung di beberapa lokasi wisata. Sedikitnya ada 488 lokasi wisata yang ada di seluruh wilayah Jawa Timur dengan kategori 105 lokasi yang dinilai rawan menjadi pusat keramaian.
Memasuki hari Kesembilan Operasi Ketupat Semeru 2026, antisipasi di berbagai lokasi wisata terus dipantau jajaran Polda Jatim. Terutama lokasi wisata yang rawan terjadi bencana hidrometeorologi.
"Polda Jawa Timur juga telah menempatkan personel dari satuan wilayah berkolaborasi dengan instansi lintas sektor untuk siaga,"kata Kabid Humas Polda Jatim selaku Kasatgas Humas Operasi Ketupat Semeru 2026, Kombes Pol Jules Abraham Abast, Senin (23/3/2026).
Pada hari kedua libur lebaran diprediksi masyarakat akan menikmati liburan di tempat - tempat wisata. Polda Jatim telah menempatkan personel yang bertugas mulai dari antisipasi kepadatan arus lalu lintas menuju lokasi hingga keamanan di lokasi wisata tersebut.
"Kami hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pelayanan pengamanan, sehingga masyarakat yang menikmati libur lebaran merasa nyaman dan aman," ujar Kombes Abast.
Sementara jauh sebelumnya Polda Jatim telah melakukan mitigasi dan mengimbau kepada pengelola wisata untuk memastikan kelayakan wahana bermain untuk antisipasi adanya kecelakaan atau kerusakan yang dapat menimbulkan korban.
"Untuk lokasi wisata yang rawan bencana alam, Polda Jatim melalui rapat koordinasi lintas sektor juga mengimbau pengelola baik itu pemerintah daerah ataupun swasta untuk antisipasi tanggap darurat bencana," terang Kombes Abast.
Kabid Humas Polda Jatim mengimbau kepada masyarakat tetap waspada jika berkunjung ke lokasi wisata khususnya daerah yang rawan bencana alam.
"Pastikan kondisi cuaca sedang baik jika berkunjung ke lokasi wisata alam seperti puncak ataupun wisata pantai," ujar Kombes Abast.
Ia juga mengimbau, masyarakat memanfaatkan pos - pos yang sudah didirikan oleh Kepolisian untuk mendapatkan pelayanan. Selain itu masyarakat juga dapat melaporkan setiap kejadian gangguan kamtibmas di layanan Call Center 110 bebas pulsa.
Editor : Ali Topan