JATIMKINI.COM, Milad Muhammadiyah ke-113 tahun 20205 di Jawa Timur lebih hidup dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Perbedaannya adalah kehadiran keluarga Marsinah untuk menerima apresiasi, di Aula Mas Mansyur, Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, di Surabaya, Sabtu (29/11/2025).
“Sudah hadir di sini keluarganya, kakak dari Marsinah,” kata Ketua PWM Jawa Timur, Sukadiono dalam sambutannya. “Marsinah merupakan alumni SMA Muhammadiyah 1 Nganjuk,” imbuhnya.
Prof, Suko, sapaannya menegaskan bahwa rangkaian acara ini akan dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada finalis CRM Award 2025. Selanjutnya, pengurus Muhmmadiyah Jatim menggelar konsolidasi organisasi bersama para pengurus Muhammadiyah di tingkat kabupaten/kota se-Surabaya.
Forum ini menjadi ruang penyampaian hasil konsolidasi nasional sekaligus evaluasi kemajuan kinerja PWM Jatim.
Sukadiono menyampaikan bahwa seluruh pimpinan akan memaparkan capaian program. Seluruh unsur diharapkan menyampaikan usulan mulai dari wakil ketua hingga bendahara dan sekretaris umum. Langkah ini, menurutnya, penting untuk memastikan transparansi dan kesinambungan program.
Rangkaian kegiatan berikutnya adalah penandatanganan prasasti di Balai Diklat PWM Jawa Timur di Prigen, Mojokerto oleh PP Muhammadiyah. Gedung tersebut telah selesai dibangun dan siap digunakan oleh seluruh elemen persyarikatan.
“Selama ini kita tidak pernah mempublikasikannya. Alhamdulillah sekarang sudah selesai dibangun,” ujarnya.
Kepada anggota persyarikatan, Sukadiono mengingatkan bahwa kesuksesan organisasi tidak selalu bertumpu pada kerja keras. Ia menekankan perlunya kesabaran dalam setiap proses.
Menurutnya, dua hal penting ini harus selalu dimiliki seluruh penggerak persyarikatan. Ia mengingatkan bahwa tidak ada amal yang mudah, pun tidak ada kesuksesan tanpa amal yang dijalankan dengan sabar.
“Kesuksesan sebuah gerakan yang besar, tidak cukup ditopang kerja keras saja. Tapi juga harus ditopang kesabaran yang luar biasa,” jelasnya memungkasi.
Editor : Rochman Arief