x
x

Stabilitas Sektor Keuangan Jatim Tetap Terjaga, OJK Perkuat Pengawasan

JATIMKINI.COM, Stabilitas sektor keuangan Jawa Timur tetap terjaga hingga triwulan ketiga 2025. Kondisi ini tercermin dari kinerja intermediasi perbankan yang solid, likuiditas yang ample, serta pasar modal daerah yang masih mencatat aliran dana positif. 

Kepala OJK Jawa Timur, Yunita Linda Sari, menegaskan bahwa fundamental Sektor Jasa Keuangan (SJK) Jatim berada pada jalur yang sehat meski tekanan global masih berlanjut.

“Stabilitas sektor keuangan Jatim tetap kuat dan terjaga. Intermediasi tumbuh positif, likuiditas memadai, serta risiko kredit terkendali,” ujar Yunita dalam paparannya pada Media Briefing di Surabaya, Selasa (18/11/2025).

Hingga triwulan III, intermediasi perbankan Jawa Timur mencatat pertumbuhan yang berkesinambungan. Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh stabil diikuti penyaluran kredit yang naik di hampir seluruh segmen, terutama modal kerja.

Likuiditas perbankan juga berada pada level aman. Rasio-rasio permodalan bank yang berada di bawah pengawasan OJK Jatim tercatat kuat, memberikan ruang ekspansi kredit tanpa mengganggu manajemen risiko. Non-Performing Loan (NPL) masih terjaga jauh di bawah batas risiko industri.

“Peningkatan kredit masih didorong sektor-sektor utama dan wilayah metropolitan, seperti Surabaya, Kota Mojokerto, dan Kota Pasuruan. Namun tren menggembirakan terlihat dari mulai naiknya penyaluran kredit ke daerah dengan PDRB rendah,” Yunita menambahkan.

Pasar modal Jawa Timur terus menunjukkan geliat positif. Jumlah investor Single Investor Identification (SID) meningkat signifikan hingga akhir triwulan, diikuti pertumbuhan transaksi dan penjualan reksa dana.

Jatim juga menjadi salah satu kontributor terbesar net buy investor domestik. OJK mencatat setidaknya enam calon emiten berasal dari Jawa Timur, khususnya sektor industri pengolahan dan jasa produktif.

Kinerja Securities Crowdfunding (SCF) pun terus tumbuh, menjadi alternatif pendanaan bagi pelaku usaha kecil dan menengah. “Minat UMKM Jatim terhadap pendanaan pasar modal naik. Ini menandakan literasi semakin baik,” terang Yunita.

Pada sektor Penjaminan, Perasuransian, dan Dana Pensiun (PPDP), stabilitas tetap terjaga meski terdapat sedikit kontraksi premi asuransi. Namun aset dan investasi dana pensiun justru tumbuh, menunjukkan daya tahan sektor ini dalam menghadapi tekanan ekonomi.

Di sisi lain, sektor pembiayaan (PVML) memperlihatkan tren campuran. Pembiayaan perusahaan pembiayaan sedikit tertekan, tetapi Pegadaian swasta dan LPBBTI terus mencatat kenaikan permintaan. Rasio pembiayaan bermasalah (NPF gross) masih terkendali di kisaran wajar.

Untuk menjaga stabilitas hingga akhir tahun, OJK mendorong penguatan pengawasan berbasis teknologi atau supervisory technology (sup-tech). Kompleksitas industri yang terus meningkat, termasuk aset kripto dan layanan keuangan digital, membuat pengawasan berbasis data menjadi kebutuhan.

“Penguatan sup-tech menjadi prioritas agar pengawasan bisa lebih cepat, tepat, dan efisien. Termasuk dalam mitigasi risiko digital yang semakin berkembang,” tegas Yunita.

OJK Jatim juga memperkuat sinergi dengan lembaga terkait di bawah Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) untuk memastikan stabilitas tetap berada pada level aman.

Dengan fundamental sektor jasa keuangan yang tetap kuat, Yunita menyatakan OJK optimistis kinerja SJK Jatim tetap stabil hingga tutup tahun. Distribusi kredit diproyeksikan makin merata dan jumlah investor pasar modal diperkirakan terus bertambah.

“Dengan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, kami yakin stabilitas sektor keuangan Jawa Timur dapat terus dijaga dan mendukung pemulihan ekonomi daerah,” tandasnya.

Berita Terbaru
Selasa, 18 Nov 2025 21:56 WIB

Jatim Belum Penuhi Syarat Soal Ekonomi Kreatif Mandiri. Ini Alasannya

JATIMKINI.COM, mengacu pada PMK Nomor 65 Tahun 2024 Jatim saat ini masih berstatus berkapasitas fiskal sedang
Selasa, 18 Nov 2025 19:19 WIB

Alarm Ekspor Jatim, BI Beber Strategi Penyelamatan

BI Jawa Timur menyiapkan strategi ekspor guna menghadapi intervensi dan kebijakan tarif resiprokal AS yang bisa menjdi ancaman baru.
Selasa, 18 Nov 2025 13:51 WIB

KIM Hadir Jadi Garda Terdepan Perangi Informasi Hoaks

JATIMKINI.COM, Kehadiran Komunitas Informasi Masyarakat  (KIM) dinilai paling tepat dan menjadi garda terdepan dalam meluruskan informasi yang dianggap hoaks
Selasa, 18 Nov 2025 13:11 WIB

Tangkal Informasi Hoaks Kemkomdigi Perkuat Dengan KIM

JATIMKINI.COM, Dirjen KPM Kemkomdigi, Fifi Aleyda Yahya secara tegas bahwa adanya KIM berperan sebagai garda terdepan untuk menangkal informasi hoaks
Selasa, 18 Nov 2025 06:55 WIB

Lampung Siap Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

Provinsi Lampung resmi menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) 2027 dan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas).
Senin, 17 Nov 2025 20:37 WIB

Langkah Indonesia Kreatif di Kampung Berseri Astra Kemiren

JATIMKINI.COM, PT Astra Internasional Tbk sebagai perusahaan multinasional di Indonesia tidak hanya fokus mengedepankan profit yang berasal dari berbagai