JATIMKINI.COM, Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur resmi memulai pelaksanaan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Periode 2 tahun 2025 yang berfokus pada Sustainable Development Goals (SDGs) yang tersebar di empat kelurahan di Kecamatan Rungkut.
Selama satu bulan, 91 mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur akan melaksanakan berbagai program pengabdian untuk mendukung pembangunan sosial, ekonomi, dan lingkungan berkelanjutan.
Menanggapi kegiatan KKN mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur ini Camat Rungkut, Maskur, S.H., M.H. menyatakan, pihaknya menyambut baik dan mengapresiasikan KKN mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur untuk menularkan serta mengaplikasikan keilmuan yang didapat di bangku perkuliahan kepada kelurahan-kelurahan tempat KKN berlangsung.
“Saya berterima kasih kepada UPN ada kolaborasi yang bersinegi dengan pemerintah kota khususnya di Wilayah Kecamatan Rungkut. Karena dari pengalaman KKN sebelumnya, mahasiswa UPN memberikan dampak positif di banyak lokasi” kata Maskur dalam pembukaan yang di hadiri langsung Dosen Pembimbing Lapang (DPL),Dr. Gyska Indah Harya, S.P., M.Agr, Lurah Rungkut Kidul, Nurnaning Kusuma Fitri, S.E, Lurah Wonorejo, Ari Hardini, S.T., M.M, Lurah Penjaringan Sari, Fonnyta Herfianti, S.KM, Lurah Kedung Baruk, Ina Natalia Siswanto, S.Sos., M.Si dan jajaran pejabat lainnya.
Sementara itu Gyska Indah Harya mengatakan, bahwa kegiatan KKN yang yang dilakukan para mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur merupakan awal untuk menanamkan semangat pengabdian pada masyarakat.
“Harapan pelaksanaan KKN Tematik Bela Negara UPN ”Veteran” Jawa Timur berkontribusi dan berdampak nyata untuk pengembangan potensi wilayah di masing – masing kelurahan. Kegiatan KKN ini menjadi pengalaman berharga Mahasiswa sehingga pelaksanaanya harus bersungguh- sungguh dalam menerapkan ilmu pengetahuan ke dunia nyata. Tujuan utama kegian ini adalah sebagai upaya membantu mencari solusi permasalahan dan tantangan di lingkungan masyarakat kita meliputi bidang ekonomi, lingkungan, kemasyarakatan, dan sosial budaya yang bersinergi dengan program pemerintah kota Surabaya yaitu program Kampung Pancasila.” Jelas Gyska Indah Harya
Menurutnya dalam kegiatan tersebut, menjadi pengingat bahwa keberhasilan KKN ini bukan hanya tentang program kerja, tetapi tentang seberapa besar dampak positif yang bisa kita berikan kepada masyarakat.
Seperti diketahui, kegiatan ini para mahasiswa berkesempatan untuk berdialog langsung dengan pihak kecamatan dan perwakilan kelurahan. Pada sesi ini, mahasiswa menanyakan berbagai hal terkait kondisi masing-masing kelurahan, termasuk permasalahan yang dihadapi serta solusi yang telah atau dapat dilakukan. Setiap lurah kemudian memaparkan kondisi wilayahnya secara singkat.
Sebagian besar pembahasan menyoroti isu seputar pengembangan UMKM, pengelolaan sampah yang dihasilkan oleh pelaku usaha, serta potensi ekonomi di wilayah perkampungan. Beberapa RW juga disebut memiliki potensi untuk dilakukan pendalaman lebih lanjut di bidang ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Penulis : Nadia Zaidatul Inayah- Kelompok 10 KKNT
( Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur )
Editor : Ali Topan