JATIMKINI.COM, Indonesia Financial Group (IFG), holding BUMN yang menaungi ekosistem asuransi, penjaminan, dan investasi terus berupaya menghadirkan layanan yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan guna memacu tingkat literasi dan inklusi asuransi di Indonesia.
Salah satu bentuk inovasi digital yang dibanggakan IFG yakni aplikasi OnebyIFG, yakni sebuah platform terpadu yang mengintegrasikan layanan asuransi, penjaminan, dan investasi dalam satu genggaman.
Melalui aplikasi ini, misalnya seorang nelayan di pesisir dapat dengan mudah mengajukan asuransi jiwa guna memastikan keluarganya tetap terlindungi jika terjadi musibah, atau pekerja lepas di ibu kota yang memperoleh perlindungan dari asuransi kecelakaan diri (personal accident) dengan premi terjangkau.
Fitur unggulannya seperti klaim digital, cukup unggah foto dokumen serta konsultasi kesehatan online atau telemedicine yang bekerja sama dengan penyedia layanan, membuat prosesnya menjadi sangat sederhana.
Sekretaris Perusahaan IFG, Denny S. Adji mengatakan aplikasi one stop solution ini memungkinkan masyarakat mengakses dan membeli berbagai produk keuangan di ekosistem #IndonesiaFinancialGroup secara lebih mudah dan terpadu.
“Kehadiran aplikasi ini mencerminkan paradigma baru IFG dalam mendekatkan layanan, memudahkan akses, serta memberikan transparansi penuh bagi nasabah di era digital. Jadi, digitalisasi bukan hanya tentang kemudahan, tapi tentang menciptakan pengalaman yang manusiawi dan personal bagi segmen yang sebelumnya tidak terjangkau,” katanya, Rabu (24/9/2025).
Ia menuturkan, pendekatan digital melalui One by IFG menjadi cara jitu dalam menjangkau nasabah untuk perorangan karena memungkinkan akses yang lebih mudah dan fleksibel terhadap produk asuransi. Upaya ini juga sebagai cara mengatasi keterbatasan literasi asuransi dan menjembatani kesenjangan akses, menjadikan asuransi lebih mudah dijangkau oleh berbagai lapisan masyarakat, di manapun.
Menurutnya pun, pelanggan bukan sekadar penerima layanan, melainkan pusat dari seluruh startegi bisnis bagi #IFG. Untuk itu, IFG terus bernovasi dan bertransformasi guna meningkatkan nilai dan pengalaman pelanggan.
“IFG sebagai bagian dari Danantara Indonesia terus memperkuat kontribusi dalam membangun industri keuangan nasional yang lebih tangguh, inovatif, dan inklusif, dengan menempatkan pelanggan sebagai mitra utama dalam perjalanan transformasi,” ujarnya.
Adapun pengguna aplikasi OnebyIFG pada akhir 2024 tercatat sebanyak 22.000, dan hingga awal September 2025 telah melonjak menjadi lebih dari 257.000 pengguna aktif.
“Lonjakan ini menjadi bukti kuat bahwa strategi digital IFG berhasil meningkatkan penetrasi sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap layanan yang ditawarkan,” ujarnya.
Denny menambahkan, transformasi berbasis digital ini juga didukung dengan penguatan tata kelola risiko, efisiensi operasional, dan optimalisasi sinergi antar anggota holding. Semua inisiatif diarahkan untuk memperkuat posisi #IndonesiaFinancialGroup sebagai lembaga keuangan non-bank yang mampu memberikan solusi menyeluruh, cepat, dan terpercaya sesuai kebutuhan masyarakat.
Dalam rangka menyambut Hari Pelanggan Nasional pada September ini, IFG melalui aplikasi OnebyIFG menghadirkan berbagai program apresiasi khusus, antara lain diskon 20% untuk produk JRP Siranmor (Jasa Rahara Putera), cashback reksa dana hingga Rp50.000 (Bahana TCW), cashback 10% untuk produk Lifesaver (IFG Life), cashback 20% untuk produk LifeCover (IFG Life), dan buka akun baru dan dapatkan reksa dana BTIM senilai Rp20.000 (Bahana TCW).
Menurut Denny, peringatan Hari Pelanggan Nasional 2025 yang mengusung tema ‘ThinkCustomer’ ini menjadi pengingat bagi seluruh insan IFG untuk senantiasa mendengarkan suara pelanggan, memahami kebutuhannya, serta memberikan solusi terbaik.
Dengan semangat transformasi dan customer centricity berbasis digital, IFG berkomitmen menghadirkan layanan yang tidak hanya memenuhi ekspektasi, tetapi juga menciptakan kepercayaan dan loyalitas jangka panjang.
IFG juga berkomitmen menghadirkan praktik terbaik di bidang asuransi, penjaminan, dan investasi. Kami ingin mendorong perubahan paradigma industri asuransi nasional, dari sekadar common practice menjadi best practice, termasuk memberikan edukasi yang menyasar langsung kelompok keluarga muda, UMKM, individu generasi muda sektor strategis pemerintah dan segmen syariah.
“Transformasi ini bukan hanya memperkuat daya saing industri keuangan, tetapi juga memberikan nilai nyata bagi perekonomian nasional,” imbuh Denny.
Melalui berbagai inovasi yang memenuhi ekspektasi nasabah, tambah Denny, industri asuransi ke depan diyakini bakal semakin lebih baik dan kesadaran masyarakat terhadap asuransi akan semakin meningkat.
“Target kami terukur dan sejalan dengan arahan OJK. Kami tidak hanya mengejar angka, tapi juga fokus pada kualitas. Tentu ada peningkatan indeks literasi dan inklusi asuransi nasional,” tambahnya.
IFG sendiri secara aktif berkontribusi pada peningkatan indeks literasi dan inklusi keuangan nasional dari tahun ke tahun. Menurut catatan OJK pada Survei Nasional Literasi dan Inlusi Keuangan (SNLIK) indeks literasi keuangan perasuransian meningkat menjadi 45,45% pada 2025 dari sebelumnya 36,90%.
Sementara inklusi perasuransian di angka 28,5% naik dari tahun sebelumnya 12,21%. Meskipun ini adalah catatan nasional, sebagai holding BUMN di sektor asuransi, IFG sejak pendiriannya pada 2020 berperan dalam pencapaian tersebut.
Secara keseluruhan, target IFG dalam 5 tahun ke depan terkait inklusi asuransi adalah untuk secara signifikan meningkatkan angka literasi dan inklusi asuransi nasional melalui peningkatan penetrasi produk, edukasi literasi yang masif, pengembangan produk inovatif dan digital, serta kolaborasi strategis dengan berbagai pihak.
“IFG akan terus memantau indikator-indikator ini melalui riset berkelanjutan dari IFG Progress untuk memastikan efektivitas strateginya,” tutupnya.
Adapun saat ini IFG menaungi 10 anggota holding yang terdiri dari PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo), PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo), PT Asuransi Kerugian Jasa Raharja (Jasa Raharja), PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo), PT Bahana Sekuritas, PT Bahana TCW Investment Management, PT Bahana Artha Ventura, PT Grahaniaga Tatautama, PT Bahana Kapital Investa, PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life).
Editor : Peni Widarti