JATIMKINI.COM, Perusahaan ban terkemuka global, Hankook Tire & Technology (Hankook Tire), terus memperkuat sistem operasional internalnya untuk mendukung manajemen yang berkelanjutan. Sejak tahun 2021, perusahaan telah mengoperasikan Komite Environmental, Social, and Governance ( ESG ) di bawah Dewan Direksi, yang berperan dalam merumuskan pendekatan manajemen berbasis ESG serta membangun fondasi yang lebih terstruktur untuk pertumbuhan berkelanjutan.
Upaya untuk mempercepat transisi menuju ekonomi sirkular dalam industri ban terus berlanjut. Bekerja sama dengan Hyosung Advanced Materials dan SK Chemicals, perusahaan berhasil memasarkan ban pertama di Korea yang menggunakan tire cord dari serat PET yang didaur ulang secara kimiawi pada tahun lalu. Pencapaian lainnya termasuk produksi massal ban khusus kendaraan listrik (EV) yang mengandung 77han baku berkelanjutan dan telah tersertifikasi ISCC PLUS skema sertifikasi internasional untuk bahan ramah lingkungan serta produksi tiga jenis karbon hitam yang berasal dari minyak pirolisis ban bekas, yang juga telah tersertifikasi ISCC PLUS.
Selain itu, dalam keterangan resmi yang diterima Jatimkini.com, Hankook Tire terus mengembangkan berbagai inisiatif kontribusi sosial, termasuk upaya perlindungan iklim global dan ekosistem laut melalui aktivitas yang terkait dengan keanekaragaman hayati, mendukung manajemen hak asasi manusia dan pengembangan karyawan, serta membina pertumbuhan bersama komunitas lokal baik di Korea maupun luar negeri.
Sementara itu, Hankook Tire telah melakukan upaya konsisten di seluruh perusahaan untuk membangun daya saing kelas dunia dalam manajemen berkelanjutan. Upaya ini dimulai dengan pembentukan organisasi CSR khusus pada tahun 2009, diikuti dengan peluncuran ESG Strategy Committee dan Steering Committee pada tahun 2010.
Pada tahun 2018, perusahaan mengumumkan kebijakan karet alami berkelanjutan serta memperkenalkan ‘E.Circle,’ sebuah strategi ekonomi sirkular ramah lingkungan. Sejak 2023, perusahaan juga melaksanakan evaluasi internal terhadap kinerja Dewan Direksi untuk meningkatkan independensi, memperkuat keahlian, dan memperkokoh tata kelola yang transparan.
Editor : Ali Topan