JATIMKINI.COM, Awal Agustus ini memang terasa spesial, rasane bahagia banget. Bahagia karena bisa bertemu dengan orang-orang spesial di momen yang belum pernah terjadi.
Mumpung sik urip aku menikmati Surga Urip karena jika sudah mati, ada surga apa tidak? Untuk saat ini aku meyakini keberadaan Surga itu ya sekarang ini. Di dunia. Dulu aku termakan fiksi tentang Surga sesudah mati, setelah mempelajari beragam sumber berdasar ilmu pengetauan beserta tafsir hakekat dan nalar, bagiku kisah Surga sesudah mati itu dongeng amoh, gak masuk akal.
Makanya ketika ada momentum yang membuatku bahagia, apakah sedang ngemong putu ato ketemu orang-orang spesial, maka kebahagiaan itu aku resapi dengan sepenuh hati.
Sabtu, 2 Agustus 2025, pagi pukul 09.00, motor tak pancal memenuhi undangan Mas Tjuk Suwarsono, mentorku di Surabaya Post sehingga aku bisa menulis seperti sekarang. Di rumahnya, kawasan Kendangsari, ada Mas Amang Mawardi sama Antok. Kami reuni tipis-tipis, guyon ngalor ngidul lalu disuguhi masakane bojoe Mas Tjuk, steak. Hmmmmm ... Nggak nemu kata² nikmate ...
Jam 12 geser ke Balai Pemuda, soft launching ArtSubs 2025 bareng Antok. Mas Amang pulang, katanya butuh tidur siang biar bisa menghadiri pembukaan pameran senirupa terbesar di Indonesia. Besarnya ngalah-ngalahi Art-Jok, Jak Fest atau di Bandung.
Menjelajahi karya 142 seniman selama 3 jam ternyata nggak kelar. Baru separo aku keluar, nanti akan dilanjutkan. Aku resapi kenikmatan yang merasuk dalam hati dan pikiran ketika menyaksikan karya² spektakuler itu.
Mumpung ketemu sama orang-orang Top - baru kali ini aku minta pada mereka untuk foto bersama.
Foto bareng Rambat, wong asal Klaten yang modali ArtSubs, yang menelan dana 15 M !!! Kalo bukan bonek - bondhoe kuat - nggak bakal segendeng ini.
Lalu foto bareng Nasirun, yang harga karyanya sekarang di kisaran milyaran rupiah. Mumpung ada Agus Suwage, pelukis sugih gak ketara, aku juga minta foto bersama. Juga foto bareng Nur Ilham, konco virtual, ketepakan ketemu. Dia menampilkan lima karya.
Surga itu pintunya ada 7. Ada surga anak-anak, remaja, surganya orang muda, surga nikmat (kenthu), ada surga pikun juga ada Surga Firdaus, surganya orang pesta. Mumpung sedang ada Surga Firdaus, nggak aku sia²kan untuk menikmati di ArtSubs.
Minggu, 3 Agustus, aku lanjut lagi menikmati Surga Firdaus di Balai Pemuda, tempat aku tumbuh berkembang lebih dari duapuluh tahun. Jadi serasa napak tilas. Seperti baru kemarin meninggalkan BP.
Editor : Ali Topan