x
x

Gunakan IoT dan AI, GoTo Impact Foundation Dampingi Gandrung Tirta Bantu Sejahterakan Petani Kopi di Malang

JATIMKINI.COM, Inovasi agribisnis kopi berkelanjutan bertajuk Gandrung Tirta lewat program Catalyst Changemakers Ecosystem (CCE) 3.0 resmi diluncurkan di Malang, Jawa Timur, Rabu (7/5).

“Selama lima tahun bergerak bersama 138 changemakers, kami mempelajari bahwa perubahan sistemik dan berkelanjutan bukan hanya tentang menghadirkan solusi yang tepat sasaran, tapi bagaimana masyarakat bisa berdaya agar inovasi terus tumbuh di masa depan,” tegas Ketua GoTo Impact Foundation, Monica Oudang di Malang.

Monica menjelaskan inovasi ini hasil kerja bareng GoTo Impact Foundation (GIF), organisasi nirlaba yang didirikan oleh Grup GoTo, bersama changemakers, pemangku kepentingan, dan masyarakat.

Inisiatif untuk mendukung petani ini menggabungkan teknologi Internet of Things (IoT), Artificial Intelligence (AI), dan program pemberdayaan masyarakat,

Selain petani, para pemuda dan ibu rumah tangga di Desa Ketindan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, turut menerima manfaat. Mereka berdaya memanfaatkan peluang pasar kopi domestik yang diperkirakan akan terus meningkat.

Sebagai produsen kopi terbesar keempat di dunia, Indonesia ternyata masih menghadapi tantangan produktivitas kopi yang rendah, menduduki peringkat ke-14 dunia. Kondisi serupa terjadi di Desa Ketindan, Malang, di mana tingkat produktivitas 200 petani kopi fine robusta baru mencapai 43%, sehingga menghambat keefektivan aktivitas perkebunan dan pemenuhan permintaan pasar. 

Untuk mengatasi tantangan ini, Monica Oudang, Ketua GoTo Impact Foundation, menekankan pentingnya membangun keberanian dan kapasitas setiap individu untuk mendorong perubahan positif.

Dengan pendampingan intensif di Catalyst Changemakers Lab (CCLab), akan terus mendorong para changemakers, termasuk Gandrung Tirta mampu berinovasi secara kolektif dan kontekstual. Tujuannya bukan mengejar peningkatan produktivitas kopi semata, namun juga menyelesaikan akar permasalahan dengan menempatkan petani sebagai mitra dan meningkatkan minat generasi muda di bidang perkebunan.

Untuk mewujudkan misinya, Gandrung Tirta, yang merupakan hasil sinergi dari empat organisasi, Agroniaga, BIOPS Agrotekno, FAM Rural, dan Rise Social, mengembangkan tiga strategi utama.

Dalam konteks ini, teknologi pertanian meliputi pemanfaatan teknologi IoT dan AI membantu petani meningkatkan kualitas, konsistensi, dan produktivitas pertanian kopi. Petani bisa memantau kesehatan tanaman dengan informasi berbasis data terstandar dari jarak jauh, mengoptimalkan penggunaan pupuk dan pestisida yang tepat sehingga mengurangi risiko gagal panen.

Pengelolaan Limbah Organik. Memberdayakan ibu rumah tangga untuk mengelola limbah kulit kopi menjadi produk bernilai tambah seperti dompet kulit, bingkai kacamata, dan jam tangan. Sebagai bagian dari pendekatan berkelanjutan, program ini juga memanfaatkan kembali limbah kopi untuk aktivitas perkebunan melalui produk antipest dan coffee peat, serta mengolah limbah organik dari kotoran hewan ternak menjadi pupuk cair dan pupuk padat. 

Program Pemberdayaan Lembaga & Pemuda. Kegiatan edukasi dan pelatihan yang berfokus pada budi daya kopi berkelanjutan, wirausaha, dan tata kelola kelembagaan untuk kelompok tani dan pemuda desa. Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mereka sehingga dapat mendukung terciptanya agribisnis kopi yang berkelanjutan.

Nasrullah Aziz, Perwakilan Konsorsium Gandrung Tirta, menyampaikan bahwa penerapan strategi ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan petani dalam praktik budi daya kopi berkelanjutan (Good Agricultural Practices) hingga 80%, serta mendorong peningkatan produktivitas kopi sebesar 18% pada tahun pertama. Seiring peningkatan tersebut, pendapatan petani diharapkan naik hingga 15%.

Dalam acara peluncuran, Kepala Bappeda Kabupaten Malang, Tomie Herawanto turut mendukung Gandrung Tirta sebagai mitra strategis untuk mengakselerasi target indeks ekonomi hijau sebesar 66,84% pada 2045,

“Pengembangan agribisnis tidak hanya soal peningkatan produktivitas untuk memenuhi permintaan pasar, tetapi juga memastikan keberlanjutan daya dukung SDM dan lingkungan. Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk ambil bagian dalam inovasi Gandrung Tirta demi terwujudnya transformasi ekonomi hijau dan masyarakat Malang yang lebih sejahtera.”

Peluncuran inovasi agribisnis kopi di Malang ini sekaligus menjadi penutup rangkaian peluncuran implementasi solusi CCE 3.0 yang telah dilaksanakan di Magelang, Lombok Tengah, dan Belitung.

Keempat inovasi tersebut akan menjawab berbagai tantangan lokal yang mendorong peningkatan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat, mulai dari pertanian regeneratif, ekosistem pariwisata hijau, hingga budi daya ikan di lahan pascatambang. Selama satu tahun ke depan, para changemakers akan fokus membangun fondasi agar berbagai inovasi ini tumbuh secara mandiri bersama masyarakat. 

“Hari ini merupakan tonggak sejarah baru, tentang bagaimana potensi sumber daya lokal, semangat gotong-royong, dan teknologi, dapat menjadi kekuatan nyata untuk membawa perubahan di suatu wilayah," ucap Monica.

Harapannya, gerakan kolaboratif ini dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara maksimal. Bahkan direplikasi ke daerah-daerah lainnya.

"Sudah saatnya kita berani untuk berdaya, terbebas dari cara penyelesaian lama yang menghalangi ruang tumbuh kita,” pungkas Monica.

Berita Terbaru
Selasa, 08 Jul 2025 19:58 WIB

Kadin Jatim Sebut Tarif Impor AS 32% Justru Bikin Peluang Besar Ekspor Tekstil

JATIMKINI.COM, Kebijakan tarif impor sebesar 32% yang diterapkan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap produk dari berbagai negara Asia menciptakan
Selasa, 08 Jul 2025 18:06 WIB

Problem Pendidikan, SDN Sepi Peminat

Di tengah mimpi besar menuju Indonesia Emas 2045, negeri ini justru dihantui fenomena penuh tanda tanya, mengapa Sekolah Dasar Negeri makin ditinggalkan
Selasa, 08 Jul 2025 16:21 WIB

PLN Elektrifikasi 21 Ribu Petani Buah Naga di Banyuwangi, Dorong Ekonomi Kerakyatan

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian berkelanjutan melalui program electrifyin
Selasa, 08 Jul 2025 15:37 WIB

Frank & co., Hadirkan Kemewahan Intim di Tengah Kota Surabaya

Frank & co., membuka gerai kelima di Surabaya, yang mengusung berlian dengan konsep perpaduan keintiman dan kemewahan menyatu.
Selasa, 08 Jul 2025 14:35 WIB

Pelatihan SDM Jadi Kunci TPS Tingkatkan Kinerja Terminal

TPS menjawab tantangan tata kelola pelabuhan melalui pelatihan SDM guna mendorong transformasi terminal bertaraf internasional.
Selasa, 08 Jul 2025 13:17 WIB

Kelompok Mahasiswa 96 UPN Veteran Dampingi RW 5 Pilang Makmur. Tujuaannya Ini

Guna menyiapkan kegiatan Lomba Kelurahan Berseri tingkat Kota Surabaya kelompok mahasiwa KKN 96 Universitas Pembanguna Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur