x
x

Maksimalkan Pengolahan FABA, PLN Nusantara Power Gandeng Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Cegah Abrasi di Pantura

PLN (Persero) dan Subholding pembangkitan terbesar di Asia Tenggara, PLN Nusantara Power bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam penanganan abrasi dan land Subsidence di Kawasan Ekonomi Ekslusif (KEE) di Pantura, Jawa Tengah.

Acara ini dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo serta Direktur Operasi Pembangkit Batubara PLN NP Rachmanoe Indarto.

Sejumlah 20 tetrapod disumbangkan PLN Nusantara Power melalui PLTU Rembang yang merupakan produksi dari Fly Ash Bottom Ash (FABA) guna menanggulangi abrasi pantai pada Kawasan Ekonomi Eksklusif Pasarbanggi, Rembang.

Ganjar Pranowo selaku Gubernur Jawa Tengah turut mengapresiasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dilakukan oleh PLN Nusantara Power ini. Menurutnya, PLN Nusantara Power sudah memiliki niat dan komitmen yang baik dalam mengolah limbah serta memanfaatkan untuk kebaikan bersama.

"Dalam pengembangan daerah di Jawa Tengah, kami membutuhkan kontribusi dan dukungan dari perusahaan serta instansi yang ada di sekitarnya. Bantuan dan dukungan dari PLN khususnya PLN Nusantara Power yang memiliki unit pembangkit di Rembang menjadikan sinergi ini bermanfaat untuk kebutuhan infrastruktur dan sosial, serta mencegah abrasi di Pantura ini," terang Ganjar.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menerangkan kerja sama antara PLN dengan Pemprov Jawa Tengah merupakan wujud nyata dari dukungan PLN melalui program TJSL untuk mendorong pengembangan sosial. Dalam mendorong perkembangan masyarakat, PLN akan turut menerjunkan berbagai inovasi dari bidang TJSL.

"Ini adalah komitmen kami di PLN untuk turut menjaga pesisir Pantura aman dari ancaman abrasi dan banjir rob. Untuk itu PLN mengolah FABA menjadi bahan bangunan seperti tetrapod yang bisa digunakan sebagai pemecah ombak," terang Darmawan.

Darmawan menjelaskan saat ini seluruh unit pembangkit yang dikelola PLN Nusantara Power sedang menggalakan pengelolan FABA agar dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sosial dan ekonomi.

Hal ini juga turut diamini oleh Direktur Operasi Pembangkit Batubara PLN Nusantara Power, Rachmanoe Indarto yang menerangkan komitmen PLN NP dalam berkontribusi kepada sosial. Menurutnya, pengelolaan FABA di PLTU yang dikelola PLN NP sudah menjadi hal yang masif dan sering dilakukan. Bahkan di sejumlah PLTU lain, pengelolaan FABA ini sudah menjadi rumah jadi dan diserahkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

"PLTU Rembang akan mengikuti jejak beberapa PLTU lain dalam memanfaatkan FABA untuk diolah menjadi produk yang bermanfaat. Harapan saya, sumbangsih ini tidak berhenti di sini saja, namun akan muncul berbagai produk olahan dari FABA yang lain yang dimanfaatkan untuk kebutuhan sosial", terang Rachmnaoe.

PLTU Rembang sendiri telah berhasil mengolah sisa pembakaran batubara menjadi tetrapod atau produk jadi yang dapat dimanfaatkan. Tetrapod sendiri memiliki empat sisi dengan bentuk setiap sisi seperti silinder yang memiliki berbagai fungsi antara lain untuk melindungi daratan agar terhindar dari erosi yang disebabkan oleh gelombang laut, pemecah ombak agar gelombang air yang sampai bibir pantai tidak merusak kawasan pantai, serta menjaga daratan terjaga dari abrasi.

Fly Ash Bottom Ash (FABA) atau limbah sisa pembakaran batubara, kini bisa dimanfaatkan menjadi produk-produk yang bermanfaat dan dapat mendukung pembangunan di suatu daerah. Salah satunya, yaitu pembuatan batako dari FABA yang dapat digunakan untuk membangun rumah.

Hal ini merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan pada tanggal 2 Februari 2021, yang menetapkan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) bukan lagi merupakan limbah Bahan Berbahaya dan beracun (B3).

Berita Terbaru
Selasa, 08 Jul 2025 19:58 WIB

Kadin Jatim Sebut Tarif Impor AS 32% Justru Bikin Peluang Besar Ekspor Tekstil

JATIMKINI.COM, Kebijakan tarif impor sebesar 32% yang diterapkan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap produk dari berbagai negara Asia menciptakan
Selasa, 08 Jul 2025 18:06 WIB

Problem Pendidikan, SDN Sepi Peminat

Di tengah mimpi besar menuju Indonesia Emas 2045, negeri ini justru dihantui fenomena penuh tanda tanya, mengapa Sekolah Dasar Negeri makin ditinggalkan
Selasa, 08 Jul 2025 16:21 WIB

PLN Elektrifikasi 21 Ribu Petani Buah Naga di Banyuwangi, Dorong Ekonomi Kerakyatan

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian berkelanjutan melalui program electrifyin
Selasa, 08 Jul 2025 15:37 WIB

Frank & co., Hadirkan Kemewahan Intim di Tengah Kota Surabaya

Frank & co., membuka gerai kelima di Surabaya, yang mengusung berlian dengan konsep perpaduan keintiman dan kemewahan menyatu.
Selasa, 08 Jul 2025 14:35 WIB

Pelatihan SDM Jadi Kunci TPS Tingkatkan Kinerja Terminal

TPS menjawab tantangan tata kelola pelabuhan melalui pelatihan SDM guna mendorong transformasi terminal bertaraf internasional.
Selasa, 08 Jul 2025 13:17 WIB

Kelompok Mahasiswa 96 UPN Veteran Dampingi RW 5 Pilang Makmur. Tujuaannya Ini

Guna menyiapkan kegiatan Lomba Kelurahan Berseri tingkat Kota Surabaya kelompok mahasiwa KKN 96 Universitas Pembanguna Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur