Pemerintah Kota Batu, Jawa Timur, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat mengunjungi objek wisata alam. Pasalnya dampak cuaca ekstrem disertai hujan intensitas tinggi dan angin kencang berpotensi bencana banjir, tanah longsor dan pohon tumbang.
"Kami tidak menutup objek wisata alam. Khususnya di wisata air terjun, kami mengimbau pengunjung agar berhati-hati," tegas Kepala Pelaksana BPBD Kota Batu Agung Sedayu, Kamis (2/3/2023).
Ia menjelaskan hujan dengan intensitas tinggi meningkatkan debit air yang membawa material ranting, tanah dan batu. Karena itu, pengunjung agar menahan diri dengan mencari tempat aman saat terjadi hujan dan angin.
Di Kota Batu ada 92 wisata alam. Aktivitas wisata masih dibolehkan meski cuaca ekstrem.
Sedangkan tanah longsor di Desa Sukomulyo, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, mulai bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat. Jalan provinsi akses dari dan ke Kota Batu-Jombang sempat tertutup material longsor.
Demikian juga longsor di jalan penghubung Dusun Brau, Claket, Desa Gunungsari, juga sudah dibersihkan.
Editor : Redaksi