x
x

Bawang Merah Picu Inflasi Jatim Menjelang Akhir Tahun

JATIMKINI.COM, Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat tren inflasi bulanan di Jatim pada November 2024 sebesar 0,24% yang dipengaruhi oleh kenaikan sejumlah harga bahan pangan dan tembakau.

Kepala BPS Jatim, Zulkipli menjelaskan secara tahun kalender yakni November 2024 terhadap Desember 2023, Jatim telah mengalami inflasi sebesar 1,04%, sedangkan secara tahun ke tahun yakni November 2024 terhadap November 2023, Jatim mengalami inflasi sebesar 1,41%.

“Inflasi di Jatim tertinggi terjadi di Bojonegoro sebesar 0,46% , sedangkan inflasi terendah terjadi di Banyuwangi 0,11%,” ujarnya dalam paparan Berita Resmi Statistik (BRS), Senin (2/12/2024).

Ia menjelaskan, pada November 2024, beberapa komoditas tanaman hortikultura tercatat mengalami kenaikan harga, di antaranya bawang merah yang rata-rata harganya naik 33,10% menjadi Rp37.183/kg, bawang putih naik menjadi Rp40.165/kg, dan tomat naik menjadi Rp15.650/kg.

Ketiga komoditas ini memberikan andil gabungan sebesar 0,17% terhadap inflasi umum atau memberikan andil inflasi tertinggi. Selain itu, rata-rata harga daging ayam ras juga kembali mengalami kenaikan yaitu mencapai Rp35.701/kg.

“Jika dilihat pola perkembangan harga selama beberapa tahun terakhir, kenaikan ini umumnya akan berlanjut hingga Desember,” imbuhnya.

Zulkipli menambahkan, laju inflasi Jatim pada November ini telah ditahan oleh penurunan harga sejumlah barang pokok lainnya yang mengalami deflasi di antaranya seperti cabai rawit yang mengalami penurunan harga hingga 1-3,28%, disusul penurunan harga beras, serta kentang yang turun -10%.

Sementara itu, untuk menjaga inflasi akhir tahun atau menjelang momen Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Kota Surabaya akan menggencarkan kegiatan operasi pasar dan pasar murah di setiap kecamatan. 

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan (Dinkopumdag) Kota Surabaya, Dewi Soeriyawati memastikan stok bahan pangan masih aman sampai Nataru. Dinkopumdag Surabaya pun telah menghubungkan kebutuhan pasar dengan para distributor. 

“Cabai, bawang merah, bawang putih, telur, dan daging masih aman. Kebanyakan Nataru, lebih ke bahan-bahan pembuatan kue, seperti gula, dan tepung,” katanya.

Meski demikian, di Kios/Warung TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) yang berada di beberapa pasar tradisional di Kota Pahlawan juga dipastikan tersedia pasokan bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan Nataru.

Saat ini ada sekitar 40 Kios atau Warung TPID di pasar yang dikelola PD Pasar Surya. Sejumlah Kios TPID itu di antaranya berada di Pasar Wonokromo, Pasar Pucang Anom, Pasar Genteng Baru dan Pasar Tambahrejo Surabaya.

“Jadi tidak hanya beras, sekarang kita penuhi dengan gula dan minyak, lalu ada penambahan telur juga,” ujar dia.

 

 

 

Berita Terbaru
Selasa, 08 Jul 2025 19:58 WIB

Kadin Jatim Sebut Tarif Impor AS 32% Justru Bikin Peluang Besar Ekspor Tekstil

JATIMKINI.COM, Kebijakan tarif impor sebesar 32% yang diterapkan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap produk dari berbagai negara Asia menciptakan
Selasa, 08 Jul 2025 18:06 WIB

Problem Pendidikan, SDN Sepi Peminat

Di tengah mimpi besar menuju Indonesia Emas 2045, negeri ini justru dihantui fenomena penuh tanda tanya, mengapa Sekolah Dasar Negeri makin ditinggalkan
Selasa, 08 Jul 2025 16:21 WIB

PLN Elektrifikasi 21 Ribu Petani Buah Naga di Banyuwangi, Dorong Ekonomi Kerakyatan

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian berkelanjutan melalui program electrifyin
Selasa, 08 Jul 2025 15:37 WIB

Frank & co., Hadirkan Kemewahan Intim di Tengah Kota Surabaya

Frank & co., membuka gerai kelima di Surabaya, yang mengusung berlian dengan konsep perpaduan keintiman dan kemewahan menyatu.
Selasa, 08 Jul 2025 14:35 WIB

Pelatihan SDM Jadi Kunci TPS Tingkatkan Kinerja Terminal

TPS menjawab tantangan tata kelola pelabuhan melalui pelatihan SDM guna mendorong transformasi terminal bertaraf internasional.
Selasa, 08 Jul 2025 13:17 WIB

Kelompok Mahasiswa 96 UPN Veteran Dampingi RW 5 Pilang Makmur. Tujuaannya Ini

Guna menyiapkan kegiatan Lomba Kelurahan Berseri tingkat Kota Surabaya kelompok mahasiwa KKN 96 Universitas Pembanguna Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur