x
x

Korban Penipuan Transaksi Keuangan Bisa Wadul IASC

JATIMKINI.COM, Keberadaan Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) atau Pusat Penanganan Penipuan Transaksi Keuangan bisa untuk mempercepat koordinasi antar penyedia jasa keuangan dalam menangani laporan penipuan.

Dengan demikian, IASC bisa mendunda transaksi pelaku, memblokir rekening, identifikasi pihak yang terlibat, pengembalian dana korban, dan penindakan hukum terhadap pelaku.

Saat ini, IASC sudah mendapat dukungan dari berbagai asosiasi industri keuangan. Sebut saja perbankan, penyedia sistem pembayaran, maupun e-commerce. Sebelumnya IASC telah melakukan soft launching akhir pecan lalu di Jakarta. Sebanyak 79 bank telah bergabung dan menyiapkan pengembangan lebih lanjut.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan, Friderica Widyasari Dewi, menyatakan bahwa penipuan di sektor jasa keuangan telah merugikan masyarakat.

“Harus segera bertindak bersama untuk melindungi konsumen dan masyarakat,” dalam surat elektroniknya, Senin (25/11/2024).

Friderica menambahkan bahwa IASC diinisiasi sebagai upaya untuk memudahkan korban penipuan melaporkan kejadian. Harapannya segera ditangani dengan koordinasi antarlembaga.

“Ini adalah hadiah untuk bangsa Indonesia dalam rangka ulang tahun OJK,” Friderica menambahkan.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, menekankan penipuan di sektor keuangan adalah kejahatan yang tak mengenal batas dan dampaknya. Menurutnya, pembentukan IASC menjadi langkah penting memperkuat integritas dan kepercayaan masyarakat terhadap industri jasa keuangan.

“Mari melakukan tindakan yang tepat untuk memenuhi harapan masyarakat dan stakeholder,” ungkap Mahendra.

Kehadiran IASC bisa membantu korban penipuan untuk melaporkan melalui website IASC di alamat http://iasc.ojk.go.id, disertai bukti dokumen yang relevan. Website ini mudah diakses melalui perangkat mobile, sehingga memungkinkan korban segera melapor agar dana yang hilang dapat diselamatkan.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Layanan Konsumen OJK di Kontak 157 atau melalui email [email protected]. Korban juga bisa melaporkan penipuan ke penyedia jasa keuangan yang digunakan, untuk berkoordinasikan dengan IASC.

Peluncuran IASC dilakukan pada Jumat 22 November di Jakarta, yang dihadiri Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Mirza Adityaswara; Direktur Fasilitasi Perencanaan, Keuangan, dan Aset Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri; Lutfi T; serta Inspektur Bidang Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial, Ronald Bangun Valentino.

Berita Terbaru
Selasa, 08 Jul 2025 19:58 WIB

Kadin Jatim Sebut Tarif Impor AS 32% Justru Bikin Peluang Besar Ekspor Tekstil

JATIMKINI.COM, Kebijakan tarif impor sebesar 32% yang diterapkan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap produk dari berbagai negara Asia menciptakan
Selasa, 08 Jul 2025 18:06 WIB

Problem Pendidikan, SDN Sepi Peminat

Di tengah mimpi besar menuju Indonesia Emas 2045, negeri ini justru dihantui fenomena penuh tanda tanya, mengapa Sekolah Dasar Negeri makin ditinggalkan
Selasa, 08 Jul 2025 16:21 WIB

PLN Elektrifikasi 21 Ribu Petani Buah Naga di Banyuwangi, Dorong Ekonomi Kerakyatan

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian berkelanjutan melalui program electrifyin
Selasa, 08 Jul 2025 15:37 WIB

Frank & co., Hadirkan Kemewahan Intim di Tengah Kota Surabaya

Frank & co., membuka gerai kelima di Surabaya, yang mengusung berlian dengan konsep perpaduan keintiman dan kemewahan menyatu.
Selasa, 08 Jul 2025 14:35 WIB

Pelatihan SDM Jadi Kunci TPS Tingkatkan Kinerja Terminal

TPS menjawab tantangan tata kelola pelabuhan melalui pelatihan SDM guna mendorong transformasi terminal bertaraf internasional.
Selasa, 08 Jul 2025 13:17 WIB

Kelompok Mahasiswa 96 UPN Veteran Dampingi RW 5 Pilang Makmur. Tujuaannya Ini

Guna menyiapkan kegiatan Lomba Kelurahan Berseri tingkat Kota Surabaya kelompok mahasiwa KKN 96 Universitas Pembanguna Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur