x
x

Pemerintah Swiss Beri Progam SS4C, Respon Kadin Jatim Begini..

JATIMKINI.COM, Perwakilan pemerintah Swiss melalui State Secretariat for Economic Affairs (SECO) melakukan evaluasi kerja sama antara Swisscontact dengan Kamar Dagang dan Industri ( Kadin ) Jatim dalam pelaksanaan Program Skills for Competitiveness (S4C), kini Swiss Skills for Competitiveness (SS4C) yang dilakukan sejak tahun lalu.

Program Manager, Private Sector Development, SECO Bern, Jonas Grunder mengungkapkan,  bahwa Swiss memiliki komitmen kuat untuk mendukung Indonesia, khususnya Jatim dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dengan memperkuat ekosistem pendidikan dan pelatihan vokasi (VET) dengan menyelaraskan pembelajaran di institusi pendidikan dengan kebutuhan ril industri.

“Melalui program Swiss Skills for Competitiveness (SS4C) ini, kami mendorong penerapan elemen-elemen penting dari sistem vokasi ganda (dVET). Kemitraan strategis dengan Kadin dan TKDV di Jatim akan membantu menjembatani kesenjangan keterampilan (skills gap), meningkatkan daya saing perusahaan lokal, dan pada akhirnya berkontribusi pada pembangunan ekonomi secara berkelanjutan di Jatim,” terang  Jonas Grunder dalam kunjungannya di Graha Kadin Jatim di Surabaya kemarin sore.

Menanggapi kunjungan pihak SECO , Ketua Kadin Jatim Adik Dwi Putranto mengungapkan, pihanya berkomitmen dalam membangun ekosistem pendidikan dan pelatihan vokasi yang baik dan benar. Untuk itu kata Adik, Kadin Jatim telah bekerja sama dengan IHK Trier Jerman sejak tahun 2016 hingga 2024.

“Harapan saya, kerja sama dengan Swisscontact dalam program ini dapat berlangsung dalam jangka waktu lama, bisa sampai 10 tahun, seperti dengan IHK Trier Jerman, dari tahun 2016 hingga 2024,” ujar Adik.

Menurut Adik, Program SS4C memiliki sejumlah ciri khas. Selain dalam hal pembekalan tenaga pendidik melalui pelatihan pelatih tempat kerja, Program SS4C juga melakukan pelatihan peningkatan produktivitas, analisa biaya atau 'cost and benefit analysis', dan melakukan pendampingan di teaching factory (Tefa).

“Kita diwajibkan mendampingi Perguruan Tinggi vokasi yang memiliki Tefa. Kebetulan Swissontact sudah bekerja sama dengan Politeknik Negeri Jember (Polije) dengan melakukan pendampingan Tefa Polije,” ungkapnya.

Tefa adalah sebuah model pembelajaran dengan membuat industri di sekolah vokasi maupun perguruan tinggi vokasi yang berbasis produksi/jasa yang mengacu pada standar dan prosedur yang berlaku di industri dan dilaksanakan dalam suasana seperti yang terjadi di industri.

 “Tefa ini dibuat dengan tujuan agar bisa menjadi tempat belajar bagi mahasiswa. Tetapi tentunya industri ini harus berjalan dengan baik agar bisa menjadi tempat belajar. Oleh karena itu, kami berusaha mencarikan partner industri agar bisa menerima produk Tefa. Selain Polije, sudah banyak PT yang memiliki Tefa. Dan Kadin berkomitmen untuk mendampingi semua Tefa di seluruh PT,” ujarnya.

Selain itu, Adik juga berharap,  kerja sama juga diperluas dengan pemagangan di Swiss, khususnya di sektor pariwisata, hotel dan restoran.

“Karena potensi di Swiss bagus di pariwisata, seperti Jerman. Harapan kami di 2025 ada pemagangan dari Jatim ke Swiss, seperti kerja sama kami dengan Jerman dengan mengirimkan siswa magang ke sana,” kata Adik.

 

 

 

Berita Terbaru
Selasa, 08 Jul 2025 18:06 WIB

Problem Pendidikan, SDN Sepi Peminat

Di tengah mimpi besar menuju Indonesia Emas 2045, negeri ini justru dihantui fenomena penuh tanda tanya, mengapa Sekolah Dasar Negeri makin ditinggalkan
Selasa, 08 Jul 2025 16:21 WIB

PLN Elektrifikasi 21 Ribu Petani Buah Naga di Banyuwangi, Dorong Ekonomi Kerakyatan

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian berkelanjutan melalui program electrifyin
Selasa, 08 Jul 2025 15:37 WIB

Frank & co., Hadirkan Kemewahan Intim di Tengah Kota Surabaya

Frank & co., membuka gerai kelima di Surabaya, yang mengusung berlian dengan konsep perpaduan keintiman dan kemewahan menyatu.
Selasa, 08 Jul 2025 14:35 WIB

Pelatihan SDM Jadi Kunci TPS Tingkatkan Kinerja Terminal

TPS menjawab tantangan tata kelola pelabuhan melalui pelatihan SDM guna mendorong transformasi terminal bertaraf internasional.
Selasa, 08 Jul 2025 13:17 WIB

Kelompok Mahasiswa 96 UPN Veteran Dampingi RW 5 Pilang Makmur. Tujuaannya Ini

Guna menyiapkan kegiatan Lomba Kelurahan Berseri tingkat Kota Surabaya kelompok mahasiwa KKN 96 Universitas Pembanguna Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur
Senin, 07 Jul 2025 19:34 WIB

Pamer Lukisan Abstrak di Galeri Merah Putih

Seni lukis abstrak tampil dengan kesunyian yang menantang.