x
x

Berkat Ciptakan Tong Sampah Pintar Mahasiswa UIN Sumut Ini Raih Penghargaan Internasional

JATIMKINI.COM, Dhimas Kurniawan, mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN Sumut), kembali mengharumkan nama kampusnya dengan meraih Beasiswa Produk Inovatif TFI–KSE 2024 dari Yayasan Karya Salemba Empat (KSE). Beasiswa ini adalah penghargaan internasional didanai oleh Give2Asia. Inovasi "Tong Sampah Pintar" yang diciptakan oleh Dhimas berhasil memenangkan perhatian para juri saat dipresentasikan secara online pada Rabu (09/10/2024).

"Alhamdulillah, melalui inovasi 'Tong Sampah Pintar' ini, saya dapat mengharumkan nama baik UIN Sumatera Utara di kancah nasional. Semoga ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya," ujar Dhimas Kurniawan dalam wawancara Jatimkini.com di Medan, Rabu (09/10/2024).

Dhimas menjelaskan bahwa "Tong Sampah Pintar" berfungsi secara otomatis dengan menggunakan sensor untuk mendeteksi jenis sampah organik dan non-organik, sehingga memisahkan sampah tersebut tanpa memerlukan sentuhan manusia. "Sensor pada tong sampah ini secara otomatis menginstruksikan tempat pembuangan yang sesuai setelah mendeteksi jenis sampah," tambahnya.

Pada bulan Mei 2024, Dhimas diundang untuk mengikuti Camp dan Implementasi Technology For Indonesia (TFI) di Hotel Sahid Jakarta. Di sana, ia bersama timnya mendapatkan pembinaan serta pembekalan lebih lanjut mengenai pengembangan produk tersebut. Kemudian, pada periode September hingga Oktober 2024, Dhimas kembali diundang untuk mengikuti program magang dalam proses pengembangan dan produksi prototipe "Tong Sampah Pintar" di Jakarta. Program magang ini dijalankan dengan dukungan Bank BNI, yang berkomitmen membantu produksi alat ini agar dapat digunakan secara layak di lingkungan masyarakat.

Zulham, Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sumut, yang didampingi Ketua Prodi Ilmu Komputer, Ilka Zufria, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian Dhimas.

"Kita sangat bangga dengan pencapaian Dhimas. Dukungan penuh dari Rektor UIN Sumut, Nurhayati, yang memiliki visi menjadikan UIN Sumut sebagai Smart Islamic University, sangat membantu. Seluruh unsur pimpinan FST dan Dekanat akan terus berupaya memfasilitasi pengembangan skill mahasiswa, khususnya dalam bidang rekayasa alat pintar (Intelligent System) untuk menghadapi perkembangan teknologi saat ini," ujar Zulham.

Zulham juga berharap bahwa inovasi "Tong Sampah Pintar" ini dapat mendukung program Eco Green Campus di UIN Sumut, khususnya di Fakultas Sains dan Teknologi. Inovasi ini tidak hanya diharapkan mampu memberikan kontribusi pada kampus, tetapi juga pada masyarakat luas dengan membawa dampak positif bagi lingkungan dan keberlanjutan.

 

Berita Terbaru
Jumat, 11 Jul 2025 12:07 WIB

Hong Kong Tarik Peluang Kedatangan Wisatawan Indonesia di HKTB Trade & Media Luncheon Surabaya

JATIMKINI.COM, Pemerintah Hong Kong tahun ini tengah membidik kunjungan wisatawan mancanegara secara total mencapai 49 juta wisatawan yang salah satu
Kamis, 10 Jul 2025 18:48 WIB

Layanan Baru TPS Perkuat Jalur Perdagangan ke China Utara

TPS membuka layanan baru di awal semester kedua 2025 dengan mendapat kepercayaan untuk melayani rute Surabaya China Utara.
Kamis, 10 Jul 2025 12:19 WIB

EIGER Junior Kirim 2.000 Tas Sekolah untuk Anak-Anak di Pelosok Indonesia

JATIMKINI.COM, Mengawali Juli 2025, musim liburan sekolah jadi momentum EIGER Junior untuk berkeliling Indonesia. Membawa satu misi khusus, menjelajahi ribuan
Kamis, 10 Jul 2025 10:24 WIB

ASEAN Perkuat Sentralitas dan Solidaritas Menuju Visi 2045 di AMM ke-58 Kuala Lumpur

Sentralitas ASEAN, koordinasi, kolaborasi dan solidaritas antara kebijakan luar negeri dan ekonomi mewujudkan "Visi ASEAN 2045 : Masa Depan Kita Bersama"
Rabu, 09 Jul 2025 19:25 WIB

Sempat Terganggu Pasca Insiden RTG, Layanan TPK Bitung Kembali Normal Sejak Awal Juli

JATIMKINI.COM, PT Pelindo Terminal Petikemas berkomitmen melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kinerja pelayanan peti kemas di TPK Bitung pasca insiden
Rabu, 09 Jul 2025 16:01 WIB

Produksi Melimpah Tapi Perut Rakyat Masih Keroncongan

Dibalik gegap gempita pernyataan pemerintah mengenai keberhasilan sektor pangan nasional, muncul satu ironi yang menggigit