x
x

OJK Kirim Pesan untuk Calon Kepala Daerah, Prioritasnya Bukan Kaleng-kaleng

JATIMKINI.COM, Pemilihan kepala daerah serentak bisa memberi pengaruh terhadap kinerja industri jasa keuangan di Jawa Timur. Sebab, kebijakan kepala daerah terpilih bisa saja memberi efek terhadap penanaman modal ke depannya.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Timur telah mengirim message kepada para kandidat, agar iklim investasi on the track. Salah satunya mengoptimalkan tim percepatan akses keuangan daerah (TPKAD) yang sudah terbentuk.

Menurut Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen dan Layanan Manajemen Strategis OJK Jawa Timur, Dedy Patria bahwa TPAKD perlu diperkuat guna meningkatkan literasi keuangan.

“Kami optimis industri jasa keuangan akan lebih baik, mengingat para kandidat juga bukan orang baru di daerah masing-masing,” katanya dalam pesan singkat, Sabtu (5/10/2024).

Ia menitip pesan kepada calon kepala daerah agar sektor perbankan diperkuat. Penguatan ini bisa dilakukan melalui pemegang saham eksisting maupun melalui merger atau konsolidasi. Terlebih sektor perbankan masih menjadi episentrum dari pertumbuhan investasi yang bersumber dari berbagai lini.

Berdasar data yang ia sampaikan, perbankan memiliki kinerja yang cukup bagus. Di mana rasio kecukupan modal di atas aman. Demikian risiko kredit dan likuiditas menunjukkan tren yang sehat dan terkendali.

“Selain itu, pasar modal akan terus kami dorong pertumbuhannya di Jatim. Terus terang pasar modal menjadi penting lantaran memiliki potensi yang masih bisa digali,” imbuh alumnus Universitas Gadjah Mada itu.

OJK Jatim, lanjut Dedy, telah merangkul Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk meningkatkan literasi pasar modal ke masyarakat dan pengusaha. Kolaborasi ini diharapkan bisa menguatkan pasar modal di Jatim selepas pemilihan kepala daerah.

Hasilnya cukup positif. Di mana jumlah emiten yang sudah IPO hingga Juli 2024 mencapai 54, dengan dana terhimpun Rp13,68 triliun. Dari jumlah tersebut, emiten industri pengolahan masih mendomasi dengan 25 perusahaan, dan dana yang terhimpun total Rp8,9 triliun.

“Sampai Juli 2024 sudah ada 24 calon emiten yang masuk IDX Incubator. Calon-calon ini telah dibimbing untuk dapat melantai di BEI,” Dedy memungkasi.

Dedy, dalam paparannya di sela media gathering di Semarang 3-4 Oktober 2024, menyebutkan bahwa kinerja industri jasa keuangan Jatim hingga Agustus 2024 masih resilien.

Rasio kecukupan modal untuk bank umum 30,32 persen, BPR 39,66 persen dan BPR Syariah 28,7 persen. Begitu juga dengan risiko kredit masih di bawah batas ketentuan, yakni 5 persen. Kecuali pemodalan ventura yang mencapai 6,02 persen, tetapi masih dianggap aman.

 

Berita Terbaru
Selasa, 08 Jul 2025 19:58 WIB

Kadin Jatim Sebut Tarif Impor AS 32% Justru Bikin Peluang Besar Ekspor Tekstil

JATIMKINI.COM, Kebijakan tarif impor sebesar 32% yang diterapkan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap produk dari berbagai negara Asia menciptakan
Selasa, 08 Jul 2025 18:06 WIB

Problem Pendidikan, SDN Sepi Peminat

Di tengah mimpi besar menuju Indonesia Emas 2045, negeri ini justru dihantui fenomena penuh tanda tanya, mengapa Sekolah Dasar Negeri makin ditinggalkan
Selasa, 08 Jul 2025 16:21 WIB

PLN Elektrifikasi 21 Ribu Petani Buah Naga di Banyuwangi, Dorong Ekonomi Kerakyatan

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian berkelanjutan melalui program electrifyin
Selasa, 08 Jul 2025 15:37 WIB

Frank & co., Hadirkan Kemewahan Intim di Tengah Kota Surabaya

Frank & co., membuka gerai kelima di Surabaya, yang mengusung berlian dengan konsep perpaduan keintiman dan kemewahan menyatu.
Selasa, 08 Jul 2025 14:35 WIB

Pelatihan SDM Jadi Kunci TPS Tingkatkan Kinerja Terminal

TPS menjawab tantangan tata kelola pelabuhan melalui pelatihan SDM guna mendorong transformasi terminal bertaraf internasional.
Selasa, 08 Jul 2025 13:17 WIB

Kelompok Mahasiswa 96 UPN Veteran Dampingi RW 5 Pilang Makmur. Tujuaannya Ini

Guna menyiapkan kegiatan Lomba Kelurahan Berseri tingkat Kota Surabaya kelompok mahasiwa KKN 96 Universitas Pembanguna Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur