x
x

Suksesi Ketua Percasi Surabaya Diduga Sengaja Diganjal

JATIMKINI.COM, Suksesi kepemimpinan persatuan catur seluruh Indonesia (Percasi) Surabaya berjalan buntu. Tarik ulur dalam musyawarah Percasi Surabaya yang diselenggarakan di Surabaya pada Mei lalu tidak menghasilkan kata sepakat.

Sedikitnya 30 anggota Percasi Surabaya yang merupakan klub catur tidak diundang dalam musyawarah cabang atau muscab. Sebaliknya, muscab awalnya hanya dihadiri delapan anggota yang tergolong baru didirikan. Hal ini yang menyebabkan 30 anggota lama kecewa dan mendesak untuk diundang. 

Persoalan ini menyebabkan kandidat Ketua Percasi Surabaya, Didik Eddy Susilo terhambat terpilih. Ia mengaku kecewa buntunya muscab. Padahal ia telah mengantongi dukungan dari 30 anggota Percasi Surabaya. Sebaliknya, Budi Leksono yang sebelumnya sudah menjabat ketua enggan lengser.

“Padahal (Budi Leksono) sudah memimpin Percasi Surabaya selama dua periode. Sepantasnya ketua yang memimpin selama dua periode lengser terhormat,” kata Didik Eddy Susilo saat dijumpai Jumat (26/7/2024).

Dampak dari keengganan Budi Leksono menyerahkan tampuk pimpinan gagal menghadirkan warna baru di tubuh Percasi Surabaya. Sebab dalam muscab yang dilaksanakan di KONI Surabaya, 29 Mei silam tidak ada kelanjutan, hingga memasuki usia dua bulan.

“Akibatnya Percasi Surabaya gagal berpartisipasi pada kejuaraan daerah. Harusnya muscab bisa segera menghasilkan (ketua baru), dan Surabaya bisa berlaga di kejurda,” imbuh Didik, yang diketahui sebagai pengusaha katering dan peralatan pesta ini.

Malahan Surabaya, lanjut Didik, pernah terpuruk dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) maupun kejurda catur. Dalam catatannya, Percasi Surabaya pernah terjerembab di urutan ketujuh pada Porprov. Sebelum-sebelumnya Percasi Surabaya tidak pernah terlempar dari tiga besar.

"Berarti ada kemunduran (prestasi). Bila seperti ini, kok masih ngotot dipertahankan. Harusnya, mundur secara terhormat dan sadar diri," tegas Didik. Ia juga mengaku belum mengetahui kapan muscab dilanjutkan. 

Sebelumnya muscab Percasi di KONI Surabaya gagal menghasilkan pemimpin baru. Delapan anggota yang mengusung Budi Leksono dituding menghalang-halangi 30 anggota yang mengusung Didik Eddy Susilo. Ada dugaan 30 anggota ini sengaja tidak diundang, meski memiliki suara sah. Bahkan 30 anggota ini sebelumnya mengusung Budi Leksono dalam muscab sebelumnya.

Ketua KONI Surabaya, Hoslih Abdullah menyesalkan buntunya muscab Percasi Surabaya. Menurutnya, pada saat muscab itu sudah ada struktur pengurus, agar bisa tampil di kejurda. Apakah Budi dipilih ulang ataukah harus digantikan Didik Eddy Susilo.

“Prinsipnya kami tidak ingin mencampuri urusan ‘rumah tangga’ organisasi. Bila AD/ART sudah ada aturannya, monggo dilanjut. Tentunya tidak boleh meninggalkan, apalagi menabrak aturan,” tegasnya.

Berita Terbaru
Selasa, 08 Jul 2025 19:58 WIB

Kadin Jatim Sebut Tarif Impor AS 32% Justru Bikin Peluang Besar Ekspor Tekstil

JATIMKINI.COM, Kebijakan tarif impor sebesar 32% yang diterapkan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap produk dari berbagai negara Asia menciptakan
Selasa, 08 Jul 2025 18:06 WIB

Problem Pendidikan, SDN Sepi Peminat

Di tengah mimpi besar menuju Indonesia Emas 2045, negeri ini justru dihantui fenomena penuh tanda tanya, mengapa Sekolah Dasar Negeri makin ditinggalkan
Selasa, 08 Jul 2025 16:21 WIB

PLN Elektrifikasi 21 Ribu Petani Buah Naga di Banyuwangi, Dorong Ekonomi Kerakyatan

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian berkelanjutan melalui program electrifyin
Selasa, 08 Jul 2025 15:37 WIB

Frank & co., Hadirkan Kemewahan Intim di Tengah Kota Surabaya

Frank & co., membuka gerai kelima di Surabaya, yang mengusung berlian dengan konsep perpaduan keintiman dan kemewahan menyatu.
Selasa, 08 Jul 2025 14:35 WIB

Pelatihan SDM Jadi Kunci TPS Tingkatkan Kinerja Terminal

TPS menjawab tantangan tata kelola pelabuhan melalui pelatihan SDM guna mendorong transformasi terminal bertaraf internasional.
Selasa, 08 Jul 2025 13:17 WIB

Kelompok Mahasiswa 96 UPN Veteran Dampingi RW 5 Pilang Makmur. Tujuaannya Ini

Guna menyiapkan kegiatan Lomba Kelurahan Berseri tingkat Kota Surabaya kelompok mahasiwa KKN 96 Universitas Pembanguna Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur