x
x

Gapasdap Desak Pemerintah Untuk Menaikkan Tarif Angkutan Penyeberangan

Sekjen DPP Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (Gapasdap), Aminuddin Rifai secara tegas menyatakan, pihaknya meminta pada pemerintah segara menaikkan tarif angkutan penyeberangan laut akibat pemerintah pada tanggal 3 September 2022 telah menaikkan BBM subsidi jenis solar dari Rp. 5150/liter menjadi Rp. 6800/liter atau sebesar 32%.

"Kami minta pemerintah segara meraalisasikan kenaikkan tarif angkutan penyebarangan. Bagi kami, kenaikaan BBM ini semakin berat beban kami dalam menjalakan usaha ini. Kami beri batas waktu dua hari jika tidak ada respon, semantara dihentikan dulu jasa penyeberangan ini," tegas Aminuddin Rifai pada media di Surabaya, Senin (05/09/2022)

Aminuddin Rifai juga mengungkapkan, pihaknya semakin berat dengan adanya kenaikkan BBM tersebut. pasalnya kata dia, beban operasional angkutan penyeberangan bertambah yang sebelumnya sudah terbebani akibat ketertinggalan tarif dari biaya pokok yang telah dihitung pemerintah sebesar 35,1%. Dan sekarang disusul dengan kenaikan BBM sebesar 32%, sehingga hal ini akan semakin menyulitkan kondisi operasional angkutan penyeberangan.

"Kami beberapa waktu lalu telah menyampaikan keberatan terhadap rencana kenaikan BBM subsidi karena hal ini akan semakin mempersulit kondisi usaha angkutan penyeberangan, ataupun jika BBM subsidi harus naik hal ini tidak berlaku untuk angkutan penyeberangan yang juga selain sebagai sarana transportasi juga merangkap sebagai infrastruktur jalan raya/jembatan, yang seharusnya diberikan perlakukan berbeda dibandingkan dengan sarana transportasi yang tidak merangkap sebagai infrastruktur seperti transportasi publik darat. Apalagi jargon dari Presiden Joko Widodo adalah Maritim. Harusnya segala kebijakan pemerintah akan berpihak pada sektor maritim, sebagai contoh bunga bank perbankan di malaysia untuk sektor maritim 1/3 dari bunga bank komersial sektor lainnya padahal negara tersebut bukanlah negara maritim," beber Aminuddin Rifai

"Kami minta kepada pemerintah untuk dapat segera menetapkan tarif angkutan penyeberangan mengingat biaya untuk BBM adalah merupakan komponen biaya terbesar dari sektor transportasi penyeberangan. Jika tidak cepat dinaikkan dan mengakibatkan pelayanan terhenti maka dampaknya baik secara sosial ekonomi serta politik akan sangat besar," sambungnya

Aminuddin Rifai menjelaskan pula, beberapa waktu lalu ketika terjadi kemacetan panjang pada saat angkutan lebaran di Merak-Bakauheni akibatnya sudah menjadi isu nasional, padahal seluruh kapal waktu itu beroperasi sesuai dengan jumlah dermaga yang ada. Bagaimana jika dalam sebuah lintas, tidak ada satupun kapal yang dapat melayani karena tidak mampu untuk beroperasi.

"Beberapa waktu yang lalu ketika BBM subsidi belum mengalami kenaikan saja kondisi pengusaha angkutan penyeberangan sudah demikian memprihatinkan. Banyak yang terlambat dalam memberikan gaji karyawannya hingga perusahaannya dijual karena tidak mampu mengoperasikannya. Pengusaha kesulitan memenuhi standar pelayanan minimum dan juga standar keselamatan internasional, karena yang penting kapal bisa beroperasi," beber dia

Berita Terbaru
Selasa, 08 Jul 2025 19:58 WIB

Kadin Jatim Sebut Tarif Impor AS 32% Justru Bikin Peluang Besar Ekspor Tekstil

JATIMKINI.COM, Kebijakan tarif impor sebesar 32% yang diterapkan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap produk dari berbagai negara Asia menciptakan
Selasa, 08 Jul 2025 18:06 WIB

Problem Pendidikan, SDN Sepi Peminat

Di tengah mimpi besar menuju Indonesia Emas 2045, negeri ini justru dihantui fenomena penuh tanda tanya, mengapa Sekolah Dasar Negeri makin ditinggalkan
Selasa, 08 Jul 2025 16:21 WIB

PLN Elektrifikasi 21 Ribu Petani Buah Naga di Banyuwangi, Dorong Ekonomi Kerakyatan

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian berkelanjutan melalui program electrifyin
Selasa, 08 Jul 2025 15:37 WIB

Frank & co., Hadirkan Kemewahan Intim di Tengah Kota Surabaya

Frank & co., membuka gerai kelima di Surabaya, yang mengusung berlian dengan konsep perpaduan keintiman dan kemewahan menyatu.
Selasa, 08 Jul 2025 14:35 WIB

Pelatihan SDM Jadi Kunci TPS Tingkatkan Kinerja Terminal

TPS menjawab tantangan tata kelola pelabuhan melalui pelatihan SDM guna mendorong transformasi terminal bertaraf internasional.
Selasa, 08 Jul 2025 13:17 WIB

Kelompok Mahasiswa 96 UPN Veteran Dampingi RW 5 Pilang Makmur. Tujuaannya Ini

Guna menyiapkan kegiatan Lomba Kelurahan Berseri tingkat Kota Surabaya kelompok mahasiwa KKN 96 Universitas Pembanguna Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur