x
x

Kasus PMK Merebak di Sentra Susu Nasional

Merebaknya penyakit mulut dan kaki (PMK) pada hewan ternak sapi merambah sentra produksi susu nasional. Kendati dampak penyakit itu belum membuat produksi susu segar merosot, tetapi Pemkab Malang melakukan berbagai upaya pencegahan.

"Sapi yang terindikasi ada 115 di wilayah Ngantang, Singosari dan Wajak," tegas Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang Nur Cahyo, Kamis (12/5).

Nur menjelaskan apabila sapi perah terserang penyakit itu bakal berpengaruh pada produksi susu. Laporan terkini, sejumlah sapi yang terserang penyakit kuku dan mulut sudah sembuh.

Saat ini, petugas masih melakukan berbagai upaya penanganan, pemantauan dan mengedaksi para peternak.

"Kami melakukan pemantauan ke kandang, pemeriksaan hewan serta melakukan pembinaan dan edukasi kepada kelompok dan para peternak," ujarnya.

Guna mencegah agar tidak terjangkit penyakit PMK lanjutnya, kesehatan kandang menjadi yang utama.

"Penyemprotan disinfektan di kandang, mengisolasi sapi yang terindikasi dan mengobati," imbuhnya.

Sementara itu, Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI) Jawa Timur terus memantau kasus itu.

"Kalau pengaruh ya pasti, karena mulut sapi sakit sehingga gak bisa makan rumput dan konsentrat secara optimal. Kuku sapi pun sakit sehingga sapi greges (meriang) gak enak badan, pincang, sehingga produksi susu drop," tutur Ketua GKSI Jawa Timur Sulistyanto.

Sejauh ini, PMK belum membuat produksi susu Kabupaten Malang menurun. Manager Koperasi Agro Niaga (KAN) Jabung Syariah Jawa Timur Eva Marliyanti menyatakan belum menemukan kasus PMK di wilayahnya.

"Saat ini kami belum ada dampak karena belum terdapat kasus positif di KAN Jabung dan sekitarnya," tegas Manager KAN Jabung Syariah Jawa Timur Eva Marliyanti.

Kendati demikian, Eva meningkatkan kewaspadaan dan mitigasi. Petugas melakukan biosekuriti di lapangan termasuk mengontrol lalu lintas ternak, orang dan barang semakin diperketat.

Produksi susu segar di KAN Jabung Syariah Jawa Timur mencapai 52 ton dan 1 ton susu olahan per hari. Sedangkan peternak sapi perah anggota koperasi itu sebanyak 2.315 orang.

Adapun total produksi susu dari 90 ribu anggota GKSI yang dikirim ke pabrikan Jatim mencapai 950 ton dari total produksi 1.100 ton per hari. GKSI memiliki 52 koperasi susu tersebar di 13 kabupaten.

Kabupaten Malang merupakan daerah dengan populasi sapi terbesar di Jatim. Jumlah Sapi potong pada 2020 di daerah itu sebanyak 242.371 ekor dan sapi perah 86.986 ekor. Produksi susu mencapai 161.544,2 ton susu dan daging 45.432,04 ton.

Berita Terbaru
Selasa, 08 Jul 2025 19:58 WIB

Kadin Jatim Sebut Tarif Impor AS 32% Justru Bikin Peluang Besar Ekspor Tekstil

JATIMKINI.COM, Kebijakan tarif impor sebesar 32% yang diterapkan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap produk dari berbagai negara Asia menciptakan
Selasa, 08 Jul 2025 18:06 WIB

Problem Pendidikan, SDN Sepi Peminat

Di tengah mimpi besar menuju Indonesia Emas 2045, negeri ini justru dihantui fenomena penuh tanda tanya, mengapa Sekolah Dasar Negeri makin ditinggalkan
Selasa, 08 Jul 2025 16:21 WIB

PLN Elektrifikasi 21 Ribu Petani Buah Naga di Banyuwangi, Dorong Ekonomi Kerakyatan

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian berkelanjutan melalui program electrifyin
Selasa, 08 Jul 2025 15:37 WIB

Frank & co., Hadirkan Kemewahan Intim di Tengah Kota Surabaya

Frank & co., membuka gerai kelima di Surabaya, yang mengusung berlian dengan konsep perpaduan keintiman dan kemewahan menyatu.
Selasa, 08 Jul 2025 14:35 WIB

Pelatihan SDM Jadi Kunci TPS Tingkatkan Kinerja Terminal

TPS menjawab tantangan tata kelola pelabuhan melalui pelatihan SDM guna mendorong transformasi terminal bertaraf internasional.
Selasa, 08 Jul 2025 13:17 WIB

Kelompok Mahasiswa 96 UPN Veteran Dampingi RW 5 Pilang Makmur. Tujuaannya Ini

Guna menyiapkan kegiatan Lomba Kelurahan Berseri tingkat Kota Surabaya kelompok mahasiwa KKN 96 Universitas Pembanguna Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur