Nobar Piala Dunia, Moment Silaturahmi Bersama Bonek

Reporter : Soemadji
Ketua DPRD Surabaya menyelenggarakan  Ngopi dan Nonton Bareng (Nobar) piala dunia 2026 di rumah dinas ketua DPRD jalan Porong 8-10 Surabaya ( Foto : Soemadji/Jatimkini.com)

JATIMKINI.COM, Ketua DPRD Surabaya menyelenggarakan  Ngopi dan Nonton Bareng (Nobar) sepak bola piala dunia 2026 antara Portugal melawan Uzbekistan di rumah dinas ketua DPRD jalan Porong 8-10 Surabaya, Selasa (23/06/2026.
 
Nabar ini menjadi moment silaturahmi arek-arek Bonek bersama ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri. Hal ini juga, bertepatan dengan anniversary 99 Persebaya.
 
Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri menyatakan, silaturahmi ini menjadi ajang komunikasi bersama Bonek Persebaya untuk mencari solusi positif.
 
"Kami ingin mengenal lebih dekat arek-arek Bonek yang memiliki militansi, loyalitas, dan ikatan persaudaraan yang sangat kuat,” ujarnya.
 
Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan, Bonek merupakan aset berharga bagi Kota Surabaya. Karena ada potensi besar yang dimiliki komunitas tersebut. Namun perlu ada arahan yang positif dalam menjalankan kegiatan, agar bermanfaat bagi masyarakat dan pembangunan kota Surabaya.
 
“Bonek adalah aset Kota Surabaya. Yang terpenting, keberadaan mereka tidak menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat, akan tetapi justru menjadi bagian dari kekuatan yang menjaga Surabaya. Bonek harus menjadi komunitas yang kreatif, produktif, dan selalu ingin berkontribusi untuk kotanya,” tegasnya.
 
Syaifuddin mengaku, semangat, keberanian dan loyalitas yang selama ini menjadi identitas Bonek dapat diwujudkan dalam bentuk kontribusi nyata bagi kemajuan Surabaya. Untuk itu, perlu kemauan yang  kuat dalam mewujudkan kesejahteraan para suporter.
 
“Ayo rek, keberanian dan loyalitas itu kita rumuskan bersama agar memberikan nuansa bahwa arek Surabaya itu berani, tetapi bukan berani merusak kotanya atau membuat masyarakat merasa takut,” tegasnya.
 
Syaifuddin menambahkan, dirinya membuka lebar-lebar Rumah Kediaman ketua DPRD sebagai ruang dialog dan musyawarah bagi komunitas Bonek. Mereka membutuhkan tempat komunikasi bersama untuk menyatukan gagasan dan kini sudah tersedia.
 
“Saya persilakan komunitas Bonek menggunakan rumah dinas ini untuk berkumpul, bermusyawarah, menyatukan visi dan misi. Tidak hanya mendukung Persebaya sebagai klub kebanggaan Surabaya, tetapi juga mendukung Surabaya agar tetap aman, tenteram, dan solid dalam semangat gotong royong,” tuturnya.
 
Menanggapi  Juna si bonek kecil agar disekolahnya diajari tentang sepak bola yang benar. Syaifuddin  akan melakukan dengan dinas terkait, utamanya seorang guru olah raga setidaknya mempunyai licensi kepelatihan sepakbola.
 
“Masukan ini menjadi pekerjaan rumah bagi kami. Seperti, Bagaimana siswa yang beragama Buddha, Hindu, dan agama lainnya juga mendapatkan layanan pendidikan agama yang memadai", pungkasnya.

Baca juga: Perkuat Komunikasi Jurnalis Temui Ketua DPRD Surabaya. Ini Hasilnya

Editor : Ali Topan

Ekonomi
Berita Populer
Berita Terbaru