Ini Rekam Jejak Direksi dan Komisaris Anyar Merdeka Gold Resources

Reporter : Rochman Arief
Merdeka Gold Resource melakukan perubahan direksi dan komisaris sesuai dengan tata kelola perusahaan tambang global. (Foto: dok.Merdeka Copper Gold)

JATIMKINI.COM, PT Merdeka Gold Resources Tbk menyetujui perubahan susunan direksi dan komisaris melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).

Dalam laporan keterbukaan publik, perubahan direksi dan komisaris ini diharapkan memperkuat struktur manajemen dan tata kelola industri tambang global.Terumata dalam aspek eksekusi proyek, manajemen risiko, disiplin keuangan, serta transparansi kepada investor.

Baca juga: Cadangan Nikel MBMA Meningkat Signifikan, Perkuat Rantai Pasok Baterai Listrik

Tiga direktur anyar meliputi Nicholas John Green, Barend Johannes Nicolaas Knoetze, dan Suryadinata Tanu. 

Sedangkan komisaris independen yang ditunjuk dalam RUPST meliputi Winato Kartono, Xinyu Wang, John Mackay McCulloch Williamson, dan Yu Gao. 

Baca juga: Kinerja Operasional Merdeka Copper Gold 2025 Meningkat Signifikan

"Ketiganya telah disetujui, dan memiliki kombinasi pengalaman teknis, operasional, dan finansial yang kuat, serta rekam jejak dalam pengembangan dan pengelolaan aset pertambangan," bunyi pernyataan resmi entitas dengan kode saham EMAS ini.

Hasil RUPST juga menyetujui pengunduran diri tiga direksi yang meliputi Albert Saputro, David Thomas Fowler, dan Adi Adriansyah Sjoekri, yang akan kembali pada induk usaha, PT Merdeka Copper Gold Tbk. 

Baca juga: Merdeka Gold Resources Ajukan Pencatatan Saham di Bursa Efek Hong Kong

Pengunduran diri tersebut diharapkan mendukung pengembangan entitas dan proyek strategis sekaligus peningkatan tata kelola perusahaan.

Perubahan jajaran direksi dan komisaris tidak akan menggangu operasional. Sebaliknya, perusahaan akan terus memperkuat tata kelola dan pengawasan Tambang Emas Pani. 

Editor : Rochman Arief

Ekonomi
Berita Populer
Berita Terbaru