JATIMKINI.COM, PT Pelindo Multi Terminal memastikan seluruh operasional pelabuhan tetap berjalan normal selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Subholding PT Pelabuhan Indonesia ini menegaskan layanan pelabuhan nonpetikemas di seluruh terminal tetap siaga 24 jam.
Langkah tersebut diambil untuk menjaga kelancaran arus barang dan penumpang di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat serta aktivitas logistik selama periode Nataru. Meski pemerintah menerapkan kebijakan work from anywhere (WFA), Pelindo Multi Terminal menegaskan sektor operasional pelabuhan tetap berjalan penuh.
Baca juga: Volume Penumpang Juanda Tembus 430 Ribu Selama Angkutan Nataru
Direktur Operasi Pelindo Multi Terminal Arif Rusman Yulianto mengatakan, perusahaan telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi menghadapi potensi lonjakan aktivitas dan perubahan cuaca akhir tahun.
“Kami memastikan layanan operasional pelabuhan berjalan normal selama libur Nataru. Fokus kami menjaga kelancaran arus logistik nasional dan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa,” ujarnya.
Pelindo Multi Terminal mengoperasikan 20 cabang pelabuhan yang tersebar di Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Bali dan Nusa Tenggara. Seluruh terminal tersebut tetap melayani bongkar muat nonpetikemas serta layanan kepelabuhanan lainnya.
Baca juga: Angkutan Nataru Mulai Padat, KAI Daop 8 Layani 49 Ribu Penumpang Kereta Api
Untuk menjaga keberlangsungan operasional, perusahaan melakukan pengecekan kesiapan fasilitas dan peralatan bongkar muat, penguatan kesiapan sumber daya manusia, serta pengaturan pola kerja selama libur panjang. Selain itu, pengaturan lalu lintas di area terminal, peningkatan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta pemantauan cuaca juga dilakukan secara berkala.
Koordinasi dengan para pemangku kepentingan di lingkungan pelabuhan turut diperkuat, termasuk dalam mendukung kebijakan pemerintah terkait pembatasan angkutan barang selama periode Nataru.
Baca juga: Patroli Malam Jelang Nataru Pengawasan Makin Diperketat
Arif menambahkan, Pelindo Multi Terminal membuka akses layanan pelanggan bagi pengguna jasa yang membutuhkan informasi atau mengalami kendala operasional.
“Kami berkomitmen memastikan operasional pelabuhan berjalan aman, lancar, dan efisien. Dengan kesiapan ini, kami optimistis dapat menjaga kepercayaan pengguna jasa sekaligus mengawali 2026 dengan kinerja operasional yang semakin baik,” pungkasnya.
Editor : Rochman Arief